Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Studi kasus pasien Hipertensi Grade II

Studi kasus pasien Hipertensi Grade II

Ratings: (0)|Views: 1,795|Likes:

More info:

Published by: Adhitya Soewadji Martodimuljo on Jun 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

 
1
STUDI KASUS PASIENHIPERTENSI GRADE II PADA PASIEN WANITA DENGAN PENDEKATANDIAGNOSIS HOLISTIK DI PUSKESMAS KECAMATAN KELAPA GADING
OlehAria Adhitya SPembimbingDR. Dr. Artha Budi Susila Duarsa, M.KesKEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGABAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKATFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSIJAKARTA
 
2
BERKAS PASIENIDENTITAS PASIENNama : Ny. SatariaJenis kelamin : PerempuanUsia : 55 tahunSuku : JawaAgama : IslamPendidikan : SMPPekerjaan : Penjual nasi pecel dan gado-gadoAlamat : Jl Merah Delima No 21, RT 04/RW 010, Kelapa Gading TimurTanggal berobat : 21 Mei 2012No. CM : 60409
A.
 
Anamnesa
1. Keluhan Utama :Sering nyeri kepala2. Keluhan Tambahan :- Leher pegal- Sulit tidur3. Riwayat Penyakit Sekarang :Pasien datang ke Puskesmas Kelapa Gading dengan keluhan nyeri kepala.Keluhan ini sudah dirasakan pasien sejak 2 tahun terakhir dan bersifat hilang timbul.Sejak 2 minggu ini pasien merasakan keluhan ini secara terus menerus sehinggamembuat pasien datang berobat ke Puskesmas Kelapa Gading. Nyeri kepala dirasakandalam sehari bisa timbul > 3 kali, lebih berat jika pasien kecapaian atau stress.Keluhan ini membuat kepala pasien terasa berat dan menjalar hingga ke leher. Selainnyeri kepala, selama seminggu belakangan ini pasien merasa lehernya sering tegangatau kaku dan sulit tidur. Pasien juga mengaku selama sebulan terakhir ini dirinyasering makan makanan dengan pemakaian garam yang lumayan banyak dan nafsumakannya biasa saja. Pasien mengaku keluhan ini berlangsung sejak tahun 2010.Setelah berobat ke Puskesmas, pasien didiagnosis hipertensi. Keluhan ini dirasakansetelah suami pasien telah meninggal.Pasien menyangkal adanya kencing yang banyak, berwarna merah, gatal, nyeriatau kencingnya berpasir dan buang air besar pasien normal tidak ada keluhan. Pasienturut menyangkal adanya perubahan pada penglihatannya dan tidak mempunyaikeluhan penurunan berat badan yang bermakna. Pasien tidak pernah mengeluhkannyeri dada, sesak atau bengkak pada kaki.
 
3
4. Riwayat Penyakit Dahulu :Riwayat penyakit dahulu : didiagnosis hipertensi sejak 1 tahun yang laluasam urat disangkaldiabetes disangkalpenyakit paru disangkalpenyakit jantung disangkalmaag disangkalRiwayat alergi obat/makanan : disangkalRiwayat dirawat di Rumah Sakit : pasien belum pernah dirawat di Rumah SakitRiwayat operasi : disangkal5. Riwayat Penyakit Keluarga :Riwayat tekanan darah tinggi pada bapak (sudah meninggal) dan suami (sudahmeninggal). Riwayat penyakit gula pada keluarga disangkal, riwayat penyakit parudisangkal.6. Riwayat Sosial Ekonomi :Pasien tinggal bersama kedua anaknya. Dalam hal ekonomi, keluarga penderitatermasuk ke dalam keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Pasien merasalebih berat perekonomiannya setelah suami pasien meninggal. Sejak itu pasienmencoba mencari nafkah dengan berjualan nasi pecel dan gado - gado di depan rumah.Penghasilan pasien tidak tetap, rata-rata Rp 500.000,00 per bulan. Perekonomianpasien juga dibantu oleh kedua anaknya yang bekerja menjadi buruh pabrik danpedagang makanan keliling. Penghasilan dari kedua anaknya tidak tetap, rata-rata Rp1.700.000,00 per bulan. Sejak pasien menderita tekanan darah tinggi ini pasienmengalami keterbatasan aktivitas untuk bekerja mencari nafkah.
 
7. Riwayat Kebiasaan :Pasien mempunyai kebiasan tiap pagi sebelum subuh pasien bangun untuk kepasar membeli bahan-bahan dagangannya, setelah ke pasar pasien langsung masak untuk persiapan julannya. Menu makan pasien dan keluarga sering dengan nasi, sayur,tahu tempe. Menu sayur yang sering pasien masak adalah sayur asam biasanya di sertaidengan ikan asin. Pasien sangat jarang mengkonsumsi buah-buahan. Dalam seharipasien makan dua sampai tiga kali sehari. Kedua anak pasien jarang makan di rumahkarena mereka bekerja saat siang hari. Pasien memiliki kebiasaan minum kopi danmerokok. Awal pasien merokok karena sangat sedih kehilangan suaminya. Semenjak itu pasien menjadi terbiasa dan sering merokok. Konsumsi rokok pasien mencapai satubungkus per hari. Pasien tidak meminum alcohol. Pasien tidak suka berolah raga.Kegiatan senam di daerahnya tidak pernah diikuti pasien.

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rizky Triyadi liked this
NafhyraJunet liked this
Silvianti Budi liked this
Asdiana Nur liked this
Dina Afritasari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->