/  7
 
 
halaman 1 dari 7 halaman
Laporan TugasPenyelesaian Assembly Line denganMetode Dynamic ProgrammingMata Kuliah :
[ CF-1333 Alpro 2 ]
Disusun oleh :
Khairu Rahman 5207 100 030
Jurusan Sistem InformasiFakultas Teknologi InformasiInstitut Teknologi Sepuluh NopemberSurabaya
 
 
halaman 2 dari 7 halaman
Dynamic Programming
Dynamic Programming merupakan suatu teknik untuk menyelesaikan masalahkomputasional. Solusi dari suatu permasalahan harus dapat diselesaikan secaraoptimal ( bisa maksimum maupun minimum). Dalam hal tersebut dimungkinkanadanya beberapa solusi yang dapat mengembalikan nilai optimal. PenyusunanDynamic Programming dapat dibagi menjadi 4 langkah :1.
 
Melakukan struktur karakterisasi dari solusi yang optimal2.
 
Menemukan rekursif dari solusi yang optimal3.
 
Menghitung nilai dari solusi optimal dengan cara bottom – up4.
 
Mengkonstruksikan solusi optimal dari informai perhitungan yang telahdilakukanSalah satu penggunaan Dynamic Programming adalah untuk menyelesaikankasus Assembly-line Scheduling yang akan dibahas dalam laporan kali ini.
Assembly-line Scheduling
Assembly-line Scheduling adalah suatu proses memproduksi sesuatu secaramaksimal namun dapat diselesaikan dalam waktu yang seminimal mungkin. Untuklebih memperjelas seperti apa proses Assembly-line akan diberikan sebuah contoh.Sebuah perusahaan mobil ingin memproduksi sebuah mobil. Tentunya terdapatbanyak sekali bagian atau casis yang harus dirakit sebelum menjadi sebuah mobil.Bagian – bagian tersebut akan dirangkai di beberapa stasiun yang memiliki tugasberbeda – beda. Perusahaan mobil ini menerapkan aplikasi Assembly-line untukmenentukan alur perakitan mobil. Terdapat dua line untuk merakit sebuah mobil dimana pada masing – masing line terdapat beberapa stasiun. Untuk keefektifanproses produksi mobil ini perusahaan harus dapat menentukan jalur tercepat yangbisa ditempuh, yaitu dengan cara Assembly-line Schedulling.Assembly-line yang dibuat memiliki n stasiun. Variabel j adalah untukmenunjukkan stasiun yang sedang dilalui ( j=1,2,……..n ) dan terdapat variabel iyang menunjukkan line yang dilewati (di mana i adalah 1 atau 2). Sehingga untukmenunjukkan stasiun yang sedang dilalui kita dapat menuliskannya secara singkatdengan S
i,j
. Stasiun ke-j pada line 1 (S
1,j
) memiliki fungsi yang sama sepertistasiun ke-j pada line 2 ( S
2,j
). Tetapi kedua stasiun tersebut (yang memiliki posisisama tetapi berbeda line) dibuat dengan teknologi yang berbeda sehinggamembutuhkan waktu yang berbeda dalam proses pengerjaannya. Waktu yang
 
 
halaman 3 dari 7 halaman
dibutuhkan untuk pengerjaan pada S
i,j
dilambangkan dengan a
i,j
. Entry timedilambangkan dengan e
i
, entry time adalah waktu yang diperlukan casis ketikamemasuki Assembly-line i. Waktu keluar dilambangkan dengan x
i
. Waktu keluaradalah waktu yang diperlukan untuk mobil yang telah selesai dirakit untuk keluardari Assembly-line i. Sedangkan waktu yang diperlukan untuk transfer casis (pindah jalur) dari asemmbly line i setelah melalui S
i,j
dilambangkan dengan t
i,j
( di mana i =1,2 dan j = 1,2, . . .. n-1) . Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar 1.
a
2,n
 x
2
 x
1
 e
1
 e
2
 
chasis
a
1,n
 t
1,1
 t
2,1
 ……….a
1,1
a
1,2
 a
2,1
 a
2,2
 a
2,n-1
a
1,n-1
t
1,n-1
 t
2,n-1
 
S
1,1
S
1,2
S
2,1
S
2,2
S
1,n-1
S
2,n-1
S
1,n
S
2,n
Assembly line 1Assembly line 2

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...