halaman 2 dari 7 halaman
Dynamic Programming
Dynamic Programming merupakan suatu teknik untuk menyelesaikan masalahkomputasional. Solusi dari suatu permasalahan harus dapat diselesaikan secaraoptimal ( bisa maksimum maupun minimum). Dalam hal tersebut dimungkinkanadanya beberapa solusi yang dapat mengembalikan nilai optimal. PenyusunanDynamic Programming dapat dibagi menjadi 4 langkah :1.
Melakukan struktur karakterisasi dari solusi yang optimal2.
Menemukan rekursif dari solusi yang optimal3.
Menghitung nilai dari solusi optimal dengan cara bottom – up4.
Mengkonstruksikan solusi optimal dari informai perhitungan yang telahdilakukanSalah satu penggunaan Dynamic Programming adalah untuk menyelesaikankasus Assembly-line Scheduling yang akan dibahas dalam laporan kali ini.
Assembly-line Scheduling
Assembly-line Scheduling adalah suatu proses memproduksi sesuatu secaramaksimal namun dapat diselesaikan dalam waktu yang seminimal mungkin. Untuklebih memperjelas seperti apa proses Assembly-line akan diberikan sebuah contoh.Sebuah perusahaan mobil ingin memproduksi sebuah mobil. Tentunya terdapatbanyak sekali bagian atau casis yang harus dirakit sebelum menjadi sebuah mobil.Bagian – bagian tersebut akan dirangkai di beberapa stasiun yang memiliki tugasberbeda – beda. Perusahaan mobil ini menerapkan aplikasi Assembly-line untukmenentukan alur perakitan mobil. Terdapat dua line untuk merakit sebuah mobil dimana pada masing – masing line terdapat beberapa stasiun. Untuk keefektifanproses produksi mobil ini perusahaan harus dapat menentukan jalur tercepat yangbisa ditempuh, yaitu dengan cara Assembly-line Schedulling.Assembly-line yang dibuat memiliki n stasiun. Variabel j adalah untukmenunjukkan stasiun yang sedang dilalui ( j=1,2,……..n ) dan terdapat variabel iyang menunjukkan line yang dilewati (di mana i adalah 1 atau 2). Sehingga untukmenunjukkan stasiun yang sedang dilalui kita dapat menuliskannya secara singkatdengan S
i,j
. Stasiun ke-j pada line 1 (S
1,j
) memiliki fungsi yang sama sepertistasiun ke-j pada line 2 ( S
2,j
). Tetapi kedua stasiun tersebut (yang memiliki posisisama tetapi berbeda line) dibuat dengan teknologi yang berbeda sehinggamembutuhkan waktu yang berbeda dalam proses pengerjaannya. Waktu yang
Add a Comment