Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Untitled

Untitled

Ratings: (0)|Views: 187|Likes:
Published by api-153606130

More info:

Published by: api-153606130 on Jun 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/27/2013

pdf

text

original

 
 
MAKALAHRUKYATUL HILAL
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas matakuliah ilmu alamiah dasar
Dosen Pembimbing: Drs. Abdul basid
Disusun Oleh :Ahmad multazam (11110042)
FAKULTAS TARBIYAHJURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMUNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIMMALANG2011
 
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam penentuan awal bulan maupun hari-hari besar lainnya, itu tidak luput dari yangnamanya rukyat serta hisab sebab kedua itu adalah cara yang dipakai sejak zaman dulu sampaisekarang, walaupun sekarang sudah banyak alat yang lebih canggih yang digunakan dalammelihat hilal seperti tedapatnya teropong bintang untuk mempermudah dalam berukyat.Tapi tidak dapat dipungkiri juga bahwa dalam berukyat ada kalanya terdapat kejanggalandalam pelaksanaannya,karena pada zaman sekarang keadaan alam sudah berbeda dengan zamandahulu sehingga terdapat kesulitan dalam pelaksanaannya. Maka dari itu dalam menentukan awalbulan ramadhan tidak diharuskan menggunakan rukyat saja tapi metode hisab juga sangatberperan penting karena dalam segi metodologi, analisis kebenarannya lebih unggul, sehinggaapabila kedua metode tersebut digabungkan pasti akan menghasilkan suatu penentuan yang logisdan benar tanpa ada perbedaan.Sebagian orang memahami bahwa yang dimaksud rukyah adalah tampaknya hilal yang
dilihat oleh mata telanjang di lapangan pada hari ke 29 bulan Sya’ban atau bulan Ramadlan.
Oleh sebab itu, manakala sesaat matahari terbenam hilal dapat dilihat maka malam dan keesokanharinya merupakan bulan baru, tetapi manakala pada saat itu hilal tidak tampak maka malam dankeesokan harinya merupakan hari terakhir bulan yang sedang berlangsung, sehingga umur bulanyang sedang berlangsung itu 30 hari (istikmal). Rupanya cara seperti itulah yang berlaku padamasa Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Cara semacam inilah yang kemudian dikenal
dengan Rukyah bil fi’li; yang dalam kaitannya dengan penetapan awal bulan, cara seperti ini
dikenal dengan penetapan awal bulan berdasarkan rukyah.Oleh karena rukyah dapat dijadikan dasar penetapan awal bulan, maka hisab puntentunya dapat pula dijadikan dasar penetapan awal bulan, Penetapan awal bulan dengan melihat
hilal dengan ilmu pengetahuan (hisab) seperti ini dikenal dengan Rukyah bil ‘ilmi atau Ru
kyah
 bil ‘aqli.
 
 
 
1.2 Rumusan Masalah
 1. apa yang dimaksud dengan rukyat?2. Historitas rukyat?3. Apa hukum berukyat!4.bagaimana kewajiban teliti dengan rukyat serta theology hisab rukyat!
1.3 Tujuan
 1. untuk mengetahui pengertian,serta historitas rukyat !2. memahami hukum dalam berukyat !3. memahami theology serta hubungan hisab dengan rukyat !

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->