Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
107Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Aspek Penalaran Dalam Karangan

Aspek Penalaran Dalam Karangan

Ratings:

4.57

(14)
|Views: 45,201|Likes:
Published by Binet Care
Aspek Penalaran Dalam Karangan
Aspek Penalaran Dalam Karangan

More info:

Published by: Binet Care on Jan 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/18/2013

pdf

text

original

 
 1
BAB VIIIASPEK PENALARAN DALAM KARANGAN
1. Menulis Sebagai Proses Penalaran
Menulis merupakan proses bernalar. Untuk menulis mengenai suatu topik kita harus berpikir, mcnghubung-hubungkan berbagai fakta, membandingkan dansebagainya. Dalam bab ini akan dibahas aspek penalaran dalam karangan.
1.1 Berpikir dan Bernalar
Setiap saat selama hidup kita, terutama dalam keadaan jaga (tidak tidur),kita selalu berpikir. Berpikir merupakan kegiatan mental. Pada waktu kitaberpikir, dalam benak kita timbul serangkaian gambar tentang sesuatu yang tidak hadir secara nyata. Kegiatan ini mungkin tidak terkendali, terjadi dengansendirinya, tanpa kesadaran, misalnya pada saat-saat kita melamun. Kegiatanberpikir yang lebih tinggi dilakukan secara sadar, tersusun dalam urutan yangsaling berhubungan, dan bertujuan untuk sampai kepada suatu kesimpulan. Jeniskegiatan berpikir vang terakhir inilah yang disebut kegiatan bernalar.Berdasarkan uraian di atas, dapatlah dicatat bahwa proses bernalar atausingkatnya penalaran merupakan proses berpikir yang sistematik untuk memperolch kesimpulan berupa pengetahuan. Kegiatan penalaran mungkinbersifat ilmiah atau tidak ilmiah. Dari prosesnya, penalaran itu dapat dibedakansebagai penalaran
induktif 
dan
deduktif 
. Penalaran ilmiah mencakup kedua prosespenalaran itu.
1.2 Penalaran lnduktif 
Penalaran induktif adalah
 proses penalaran untuk menarik kesimpulanberupa prinsip atau sikap yang berlaku umum ber 
dasarkan atas fakta-fakta yangbersifat khusus, prosesnya disebut induksi.Penalaran induktif mungkin merupakan
generalisasi, analogi
, atauhubungan sebab akibat. Generalisasi adalah proses penalaran berdasarkan
 
 2pengamatan atas sejumlah gejala dengan sifat-sifat tertentu mengenai sernua atausebagian dari gejala serupa itu. Di dalam analogi kesimpulan tentang kebenaransuatu gejala ditarik berdasarkan pengamatan terhadap sejurnlah gejala khususyang bersamaan. Hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antaragejala-gejala yang mengikuti pola sebab akibat, akibat-sebab, dan akibat-akibat,
Contoh:
Suatu lembaga kanker di Amerika melakukan studi tentanghubungan antara kebiasaan merokok dengan kematian. Antara tanggal 1Januari dan 31 Mei 1952 terdaftar 187.783 laki-laki yang berumur antara50 sampai 69 tahun. Kepada mereka dikemukakan pertanyaan-pertanyaantentang kebiasaan merokok mereka pada masa lalu dan masa sekarang.Selanjutnya keadaan mereka diikuti terus-menerus selama 44 bulan.Berdasarkan surat kematian dan keterangan medis tentang penyebabkematiannya, diperoleh data bahwa di antara 11.870 kematian yangdilaporkan 2.249 disebabkan kanker.Dari seluruh jumlah kematian yang terjadi (baik pada yangmerokok maupun yang tidak) ternyata angka kematian di kalanganpengisap rokok tetap jauh lebih tinggi daripada yang tidak pernahmerokok, sedangkan jumlah kematian pengisap pipa dan cerutu tidak banyak berbeda dengan jumlah kernatian yang tidak pernah merokok.Selanjutnya, dari data yang terkumpul itu terlihat adanya korelasipositif antara angka kematian dan jumlah rokok yang diisap setiap hari .. ...........................................................Dari bukti-bukti yang terkumpul dapatlah dikemukakan bahwaasap tembakau memberikan pengaruh yang buruk dan memperpendek umur manusia. Cara yang paling sederhana untuk menghindarikemungkinan itu ialah dengan tidak merokok sama sekali.(Disarikan dari tulisan Roger W. Holmes dalam Me Crimmon).
 
 3Tulisan di atas memaparkan hubungan sebab akibat antara merokok dankematian. Dari paparan itu dapat dilihat bagaimana proses bernalar itu terjadi.Mula-mula mereka mengurnpulkan data dari sejumlah orang laki-laki. Mereka itudikelompokkan menurut kebiasaan merokoknya, mulai dari yang tidak pernahmerokok sampai pada perokok berat. Selanjutnya perokok itu juga dibedakanantara yang menghisap rokok putih (sigaret) dan yang menghisap cerutu dan pipa.Dalam waktu yang cukup panjang mereka diarnati. Kematian dan penyebabnyadicatat dan dianalisis. Dari bukti-bukti yang terkumpul ditariklah kesimpulan-kesimpulan sehubungan dengan rnasalahnya.Secara ringkas paparan di atas menggambarkan proses penalaran induktif.Proses itu dilakukan langkah demi langkah sehingga sampai pada kesimpulan.
1. 3 Penalaran Deduktif 
Deduksi dimulai dengan suatu
 premis
yaitu
 pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan.
Kesimpulannya merupakan implikasi pernyataan dasar itu.Artinya apa yang dikemukakan di dalam kesimpulan secara tersirat telah ada didalam pernyataan itu..Jadi sebenarnya proses deduksi tidak menghasilkan suatu pengetahuan yang baru,melainkan pernvataan kesimpulan yang konsisten dengan pernyataan dasarnya.Sebagai contoh. kesimpulan-kesimpulan berikut sebenarnya adalah implikasipermintaan
“Bujur sangkar adalah segi empat yang sama sisi”.
 (1) Suatu segi empat yang sisi-sisi horisontalnya tidak sama panjang dengan sisitegak lurusnya
bukan
bujur sangkar.(2) Semua bujur sangkar harus merupakan segi empat, tetapi tidak semua segiempat merupakan bujur sangkar.(3) Jurnlah sudut dalam bujur sangkar ialah 360 derajat.(4) Jika scbuah bujur sangkar dibagi dua dengan garis diagonal akan terjadi duasegi tiga sama kaki.(5) Segi tiga yang terbentuk itu merupakan segi tiga siku-siku.(6) Setiap segi tiga itu mempunyai dua sudut lancip yang besarnya 45 derajat.(7) Jumlah sudut dalam segi tiga itu 180 derajat.

Activity (107)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Liha Royani liked this
Agus Winarno added this note|
sangat membantu di dalam penerapan kerangka berfikir murid
Jo Sumarja liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->