Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
151Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembentukan Kata

Pembentukan Kata

Ratings:

4.67

(15)
|Views: 17,307 |Likes:
Published by Binet Care
Pembentukan Kata
Pembentukan Kata

More info:

Published by: Binet Care on Jan 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IVPEMBENTUKAN KATA
 
A.
 
Pengantar
Sudah kita ketahui bahwa dalam bahasa Indonesia ada kata dasar dan katabentukan. Kata dasar disusun menjadi kata bentukan melalui tiga macam prosespembentukan, yaitu: (1) afiksasi atau pengimbuhan; (2) reduplikasi ataupengulangan; (3) komposisi atau pemajemukan. Kita juga sudah mengenal adanyaimbuhan atau afiks yang meliputi prefiks atau awalan, sufiks atau akhiran, daninfiks atau sisipan. Infiks sebenarnya tidak begitu penting dalam bahasa Indonesia,tetapi dalam pembentukkan istilah infiks-in yang berasal dari Jawa sering jugadipakai.Menurut FPBS (1994 :19), pembentukan kata dengan menggunakan awalandan akhiran dalam bahasa Indonesia sudah banyak dikenal oleh para mahasiswa.Namun demikian sering juga kita jumpai kata-kata yang bentuknya tidak tepatatau salah.Perhatikan contoh pemakaian kata bercetak miring pada teks berikut!Pergaulan hidup yang
berdeferensiasi
berarti pergaulan hidup terbagi atassektor-sektor dimana tiap khusus tertuju pada pelaksanaan salah satu fungsi yangtelah disebut itu.Kata
berdeferensiasi
dalam kalimat tersebut digunakan secara salah. Katayang lebh sesuai adalah berbeda-beda karena kata
deferensiasi
bukanlah anggotakosa kata baku bahasa Indonesia walaupun maknanya sama dengan kata
berbeda-beda
.Contoh-contoh lain dapat diamati pada kalimat-kalimat di bawah ini.Perhatikan kata-kata yang bercetak miring!1.
 
Usaha kami selama ini memang
 profitable
sehingga kami dapatmenghidupi karyawan secara layak.2.
 
Semua ilmuwan sangat besar
atensiny
a terhadap penemuan Andi.3.
 
Supaya mudah dicetak,
lempung
sebaiknya diolah tidak terlalu lunak dan tidak terlalu keras.
 
24.
 
Pengambilan data
dijalankan
dengan menyebarkan angket kepadasemua informan yang telah ditentukan.Kesalahan juga terjadi pada bentukan kata. Dalam hal ini bentukan kata yangdigunakan dalam kalimat merupakan bentukan-bentukan kata yang tidak tepat.Perhatikan contoh berikut ini!1.
 
Penulis terpaksa mengubah rumus itu dan ternyata hasil
 perubahan
itudapat digunakan untuk menyelesaikan analisis data.2.
 
Setiap pemerian data selalu dilengkapi dengan contoh
 pemerian
data itudapat dipahami secara lebih konkret.3.
 
Kedua kendaraan itu
tabrakan
di tikungan tajam dan kecelakaan tak dapatdihindari.Jika diperhatikan konteks dan acuan kata-kata bercetak miring tersebuttampak bahwa bentukan kata-kata itu tidak tepat. Akan lebih tepat jika kata
 perubahan
diganti dengan
ubahan
, kata
 pemerian
diganti dengan
 perian,
dankata
tabrakan
diganti dengan
bertabrakan.
Alasannya sudah jelas. Hasilmengubah adalah
ubahan
, yang diperikan adalah
 perian
, bukan
 pemerian
,bentukan
tabrakan
merupakan bentukan yang tidak baku. (FPBS : 1994 :38).
B.
 
Imbuhan dari bahasa asing
Yang perlu kita pelajari ialah adanya imbuhan yang berasal dari bahasa asingyang kadang juga dikenakan pada kata dasar bahasa Indonesia. Kata-kata asingyang diserap dalam bahasa Indonesia itu pada dasarnya kita pandang sebagai katadasar. Namun demikian bentuk-bentuk kata asing itu bermacam-macam, sehinggamemungkinkan kita untuk menganalisis bentuk-bentuk tersebut dan menemukanawalan atau akhirannya. Kita mengenal kata-kata
objek, objektif, objektivitas,objektivisme, objektivisasi
. Dari bentuk tersebut kita menemukan kata dasar
objek 
,akhiran
 –if, itas, -isme, -isasi
. Di samping kata
moral
atau
sosial
kita kenal adanya
amoral
, atau
asosial
. Di samping kata
evaluasi
kita mengenal
devaluasi
, disamping
regulasi
kita mengenal
deregulasi
, di samping
harmoni
kita mengenal
disharmoni
, di samping
integrasi
kita mengenal
disintegrasi
. Demikianlah kitamengenal adanya awalan
a-, de-, dis-
.
 
3
1.
 
Awalan
Awalan-awalan pada kata-kata serapan yang disadari adanya, juga olehpenutur yang bukan dwibahasawan, adalah sebagai berikut:a.
 
a-
seperti pada
amoral, asosial, anonym, asimetris
. Awalan inimengandung arti ‘tidak’ atau ‘tidak ber’;b.
 
anti-
seperti pada
antikomunis, antipemerintah, antiklimaks, antimagnet,antikarat 
yang artinya ‘melawan’ atau ‘bertentangan dengan’;c.
 
bi-
misalnya pada
bilateral, biseksual, bilingual, bikonveks
. Awalan iniartinya ‘dua’;d.
 
de-
seperti pada
dehidrasi, devaluasi, dehumanisasi, deregulasi
. Awalanini artinya ‘meniadakan’ atau ‘menghilangkan’;e.
 
eks-
seperti pada
eks-prajurit, eks-presiden, eks-karyawan, eks-partaiterlarang
. Awalan ini artinya ‘bekas’ yang sekarang dinyatakan dengankata ‘mantan’.f.
 
ekstra-
seperti pada
ekstra-universiter, ekstra-terestrial, ekstra linguistic
,kadang juga dipakai pada kata-kata bahasa Indonesia sendiri. Contoh:
ekstra-ketat, ekstra-hati-hati
. Awalan ini artinya ‘tambah’, ‘diluar’, atau‘sangat’;g.
 
hiper-
misalnya pada
hipertensi, hiperseksual, hipersensitif 
. Awalan iniartinya ‘lebih’ atau ‘sangat’;h.
 
in-
misalnya pada kata
inkonvensional, inaktif, intransitive
. Awalan iniartinya ‘tidak’;i.
 
infra-
misalnya pada
infrastruktur, inframerah, infrasonic
. Awalan iniartinya ‘di tengah’; j.
 
intra-
misalnya pada
intrauniversiter, intramolekuler 
. Awalan ini artinya‘di dalam’;k.
 
inter-
misalnya
interdental, internasional, interisuler 
, yang biasa diIndonesiakan dengan antar-;l.
 
ko-
misalnya pada
kokulikuler, koinsidental, kopilot, kopromotor 
. Awalanini artinya ‘bersama-sama’ atau ‘beserta’;

Activity (151)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Perrie Sigan liked this
aurararo liked this
Ain Adnan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->