Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Percaya Kemampuan Diri Sendiri Kumpulan Cerita Motivasi _ Artikel Motivasi

Percaya Kemampuan Diri Sendiri Kumpulan Cerita Motivasi _ Artikel Motivasi

Ratings:

4.6

(5)
|Views: 7,284 |Likes:
Published by Deddy

More info:

Published by: Deddy on Jan 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

12/02/2012

 
Percaya Kemampuan Diri Sendiri
August 6, 2008 · Filed Under  Artikel Motivasi,Cerita Motivasi,Sosok by Resensinet  WAKTU masih kecil, Anda mungkin pernah mendengar kisahadaptasi ‘The Little Engine That Could’? Buku itu bercerita tentang kereta api yang bergerak ke bukit dengan perlahan dan tersendat. Lokomotifnya berkata pada diri sendiri,“Aku bisa, aku bisa, aku bisa.” Kereta pun terus bergerak perlahan naik hingga tiba di bukit dengan selamat.Pelajaran sederhana yang dapat diberikan ialah: percayalah pada kemampuan diri sendiri.Seandainya lokomotif itu tidak percaya akan kemampuannya tiba di atas bukit, bisa jadikisah dalam buku itu berakhir menyedihkan.Bukan hanya lokomotif itu saja yang dapat mengatakan, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa”,tetapi Anda pun dapat melakukan yang sama. William Arthur Ward, penulis kondang asalAmerika mengatakan, ”Saya adalah pemenang karena saya berpikir seperti pemenang, bersiap jadi pemenang, dan bekerja serupa pemenang.” Ward betul, jika Anda berpikir menjadi seorang pemenang, maka memang benar Anda seorang pemenang.
 
Kisah heroik lokomotif itu dalam dunia nyata dibuktikan sendiri oleh Hendrawan, atlet bulutangkis Indonesia. Tahun 1997, Hendrawan dinyatakan sudah habis oleh PBSI.Karena faktor usia dan prestasinya yang menurun, PBSI bermaksud mengeluarkanHendrawan dari Tim Pelatnas. Tapi Hendrawan punya keyakinan sendiri, bahwa ia percaya kemampuannya dan belumlah habis. Hendrawan masih percaya bahwa ia dapatmeraih prestasi yang lebih baik lagi. Dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi,dan diiringi kerja keras yang tidak lelah, Hendrawan menunjukkan kepada dunia bahwaia memang mampu meraih prestasi luar biasa.Hendrawan membuktikan kemampuannya telah sempat dinyatakan sudah habis. Tahun1998, Hendrawan menjadi penentu kemenangan Tim Thomas Indonesia. Juga iamenjuarai Singapura Terbuka. Kemudian di tahun 2000, Hendrawan kembali menjadi penentu kemenangan Tim Thomas Indonesia. Di tahun itu pula ia mengukir namanyadengan meraih medali perak dalam Olimpiade Sydney. Masih di tahun yang sama, iamenjadi runner up Jepang Terbuka. Dan pada tahun 2001, ia menjadi Juara DuniaTunggal Putra, sebuah gelar yang menjadi idaman pebulutangkis manapun di dunia.Tahun 2002, ia kembali membawa Indonesia mempertahankan Piala Thomas ke TanahAir.Percaya kemampuan diri sendiri tak harus ditunjukkan oleh mereka yang berprofesisebagai atlet, yang bekerja di kantoran, yang mempunyai stamina fisik yang prima, ataumereka yang masih muda dan memiliki semangat menggebu-gebu. Percaya pada dirisendiri, percaya akan kemampuannya, dapat ditunjukkan oleh siapa pun. Tanpa mengenal pekerjaan, status, umur, dan jenis kelamin.Generasi sekarang mungkin hanya mengenal nama Mak Erot. Seorang tokoh pengobatankhusus laki-laki yang telah tiada. Nama lain yang tak kalah kesohornya yang hampir mirip adalah Mak Eroh. Generasi sekarang mungkin tak mengenal nama ini. Tahun 1988,nama Mak Eroh sempat menyedot publik nasional. Saat itu, semua orang ramaimemperbincangkannya . Mak Eroh, waktu itu berumur 50 tahun, perempuan dariKampung Pasirkadu, Desa Santana Mekar, Kecamatan Cisayong, KabupatenTasikmalaya, Jawa Barat memang telah mengukir prestasi besar.Apa yang membuat nama Mak Eroh melambung? Mak Eroh, bergelantungan seorang diridi lereng yang tegak di tebing cadas, di lereng timur laut Gunung Galunggung. Mak Eroh berhasil berjuang sendirian membuat saluran air sepanjang 47 hari. Ketika pertama kaliMak Eroh melakukannya, banyak masyarakat sekitar yang mencibir tindakannya. Tapihal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk terus bekerja. Mak Eroh percaya akankemampuan nya, walau saat itu usianya boleh dibilang tidak muda. Seorang wanita yangmustinya menikmati hari tuanya dengan menimang atau bermain dengan cucu.Mak Eroh yang hanya mengecap pendidikan hingga kelas III SD dan memiliki tiga oranganak, dalam aksinya menggunakan tali areuy, tali sejenis rotan sebagai penahan ketika bergelantungan. Sedangkan alat yang dipakai untuk ‘mengebor’ tebing cadas hanyalahcangkul dan balincong, serupa linggis pendek.
 
Saluran untuk mengalirkan air dari Sungai Cilutung akhirnya berhasil diselesaikan.Berhentikah tindakan Mak Eroh mengebor tebing cadas? Belum. Dengan semangat yangtak kenal menyerah, Mak Eroh melanjutkan membuat saluran air berikutnya sepanjang4,5 kilometer mengitari 8 bukit dengan kemiringan 60-90 derajat. Bukan main!Pengerjaannya kali ini dibantu oleh warga desa yang mau membantunya, setelah melihatdengan mata kepala sendiri hasil yang telah dilakukan Mak Eroh. Dalam waktu 2,5 tahun, pekerjaan lanjutan itu terselesaikan dengan baik. Hasilnya? Bukan hanya lahan pertaniansawah Desa Santana Mekar yang terairi sepanjang tahun. Tapi juga dua desa tetanggayang ikut menikmati kucuran air hasil kerja keras Mak Eroh setelah warganya membuatsaluran penerus, yaitu Desa Indrajaya dan Sukaratu.Aksi Mak Eroh akhirnya sampai juga ketelinga Presiden Suharto. Atas aksinya yangtergolong berani dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar, Mak Erohmendapat penghargaan Upakarti Lingkungan Hidup pada tahun 1988. Setahun kemudian,dia juga meraih penghargaan lingkungan dari PBB.Dua kisah di atas memberi hikmah bahwa sebenarnya kita memiliki kepercayaan diriyang tinggi atas kemampuan yang dimiliki. Seperti yang dikatakan oleh Mary Kay Ash, pengusaha kosmetik sukses asal Amerika, ”Anda bisa melakukannya jika Anda berpikir demikian, dan jika Anda kira tidak dapat melakukannya, Anda benar.” Percaya akankemampuan diri sendiri. Jadilah lokomotif, dan teruslah bergerak untuk maju. (210708)“Jika ada keyakinan yang dapat menggerakkan gunung, itu adalah keyakinan dalam diriAnda.” – Marie von Ebner-Eschenbach, penulis, 1830-1916Sumber: Percaya Pada Kemampuan Diri Sendiri oleh Sonny Wibisono, penulis, tinggal diJakartaTags:
Comments
8 Responses to “Percaya Kemampuan Diri Sendiri”
1.nulul on August 9th, 2008 11:02 amThank for sharing this article…2.oon on August 13th, 2008 4:05 amsetuju, memang Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang kalo org tsb tidak mau berupaya mengubah nasibnya, dengan percaya pada kemampuan sendiri berarti org tsb siap untuk berubah kepada yg lebih baik.3.wulan on August 17th, 2008 2:55 am

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Jey Ahmad liked this
Anil Fas Toni liked this
agam rizqi liked this
Enof Nazwa Syach liked this
Mohd Ashraf liked this
Eko Anto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->