Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Magneto Tel Uri k

Magneto Tel Uri k

Ratings: (0)|Views: 10 |Likes:

More info:

Published by: Adi Sutanto Simanjuntak on Jun 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/28/2013

pdf

text

original

 
GEOLISTRIK
 Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang mempelajari sifat aliran listrik di dalam bumi dan bagaimana cara mendeteksinya di permukaan bumi.Dalam hal inimeliputi pengukuran potensial,arus dan medan elektromagnetik yang terjadi baik secaraalamiah ataupun akibat injeksi arus ke dalam bumi. Ada beberapa macam metoda geolistrik,antara lain : metode potensial diri, arus telluric, magnetoteluric, elektromagnetik, IP(Induced Polarization), resistivitas (tahanan jenis) dan lain-lainJika di permukaan bumi timbul medan elektromagnetik akan timbul arus listrik yangmelewati berbagai lapisan konduktor di bawah permukaan bumi sesuai dengan hukuminduksi elektromagnetik. Arus ini akan mengganggu medan elektromagnetik di permukaanbumi dengan timbulnya medan elektromagnetik baru. Untuk memetakan bawah permukaanyang dilalui arus di gunakan metode Magnetotelurik dan metode control source audiomagnetotelurik(CSAMT).A.
 
MAGNETOTELURIK Metode pengukuran MT (magnetotelluric) dan AMT (audio magnetotelluric) secaraumum adalah sama, perbedaanya hanya pada cakupan frekuensi yang ditangkap, dimanasemakin kecil frekuensi yang dihasilkan maka semakin dalam penyelidikan yang diperoleh.Metode MT memperoleh data dari frekuensi sekitar 400 Hz sampai 0.0000129 Hz (periodasekitar 21.5 jam) sedangkan metode AMT memperoleh data dari frekuensi 10 kHz sampai0.1 Hz, dimana sumbernya berasal dari alam (arus telurik yang terjadi di sekitar ionosferbumi).Untuk memperbaiki kualitas data dari gangguan elektromagnet lokal (power line,aktivitas industri, aktivitas manusia, jalan, pohon-pohon besar yang dapat menghasilkangangguan micro-vibrations dari akar-akarnya, dll) dapat dilakukan dengan caramengkorelasikan data dari satu alat yang disimpan statis di suatu tempat yang jauh darigangguan elektromagnetik lokal dengan alat lainnya yang berpindah-pindah (local, remote,far remote station) dan dilakukan dalam rentang waktu yang sama yang disinkronisasikanterhadap waktu UTC.Penggunaan metode magnetotelurik ini secara umum adalah untuk penelitian panasbumi, minyak dan gas bumi, geohidrologi, geologi regional, dan penelitian-penelitian dalam
 
lainnya. Peralatan magnetotelurik yang dimiliki Pusat Survei Geologi adalah : MTU-5APhoenix.Bila tidak homogeny yang diperoleh adalah tahanan jenis semu. Kisaran pengukurandari MT adalah dari 1-1-4 Hz. Secara teoritik, jika frekuensinya sangat rendah, penetrasinyaakan semakin dalam.Seperti telah disebutkan diatas, struktur tahanan dibawah permukaan terhadapkedalaman (z) akan terjadi atenuasi sebesar :
 A
t = exp(-( )
1/2
 Dimana :
 
f = frekuensi
 
μ= permeabilitas magnetic
 
 
σ=konduktasi(1/p)
 
Kedalaman dimana medan H teretanuasi menjadi 1/e dari nilai asal. Jika μ.adalah permeabilitas maka μ
0
adalah permeabilitas dala ruang hampa
dalam detik dan ρa dalam
Ohm. Kedalaman diatas adalah skin depth.
Dalam medan magnet terpolarisasi pada arah y(By = μ
0
 H 
y) pada periode
, aruslistrik menginduksi pada arah x (tegak lurus) mengakibatkan medan listrik Ex di permukaanBila
 Ex
dan
By
diukur bersamaan :r a =
(μ2π
 f 
)(
2/ 
 
2
)=0,2
(
2/ 
 
2
)Dimana :
, μ = μ
0
=10
-3
V/ 
10
3
m dan =10
-9
TeslaSesuai dengan orientasi mendatar medan
 H 
diukur dua komponen,missal
 Ex
dan
 Ey
serta
By
dan
 Bx.
 Penambahan
medan
 H 
akan enambah kedalaman penetyrasi, sehingga kita dapatberfikir secara analogi seperti sounding schlumberger ( sebagaiBiasanya
berkisar antara 1- 1000 detik Dengan demikian kita akan memperoleh kurva MT (biasanya tidak seidealkonfigurasi schlumberger), karena
sangat terpengaruh tahanan jenis di permukaan.Untuk model berlapis, penafsiran dapat dilakukan dengan
Curve Matching
denganmaster curve 2 atau 3 lapisan.Dalam lapangan panas bumi untuk MT sounding didapat beberapa kendala, yaitu :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->