Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Prinsip Kerja Mesin Pendingin

Prinsip Kerja Mesin Pendingin

Ratings: (0)|Views: 65 |Likes:
Published by Nourmalita Sari

More info:

Published by: Nourmalita Sari on Jun 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2012

pdf

text

original

 
23
BAB IIPrinsip Kerja Mesin Pendingin
A. Sistem Pendinginan Absorbsi
Sejarah mesin pendingin absorbsi dimulai pada abad ke-19 mendahului jenis kompresi uap dan telah mengalami masa kejayaannya sendiri. Sikluspendinginan absorbsi mirip dengan siklus pendinginan kompresi uap. Perbedaanutama kedua siklus tersebut adalah gaya yang menyebabkan terjadinya perbedaantekanan antara tekanan penguapan dan tekanan kondensasi serta cara perpindahanuap dari wilayah bertekanan rendah ke wilayah bertekanan tinggi.Pada sistem pendingin kompresi uap digunakan kompresor, sedangkanpada sistem pendingin absorbsi digunakan absorber dan generator. Uapbertekanan rendah diserap di absorber, tekanan ditingkatkan dengan pompa danpemberian panas di generator sehingga absorber dan generator dapatmenggantikan fungsi kompresor secara mutlak. Untuk melakukan proseskompresi tersebut, sistem pendingin kompresi uap memerlukan masukan kerjamekanik sedangkan sistem pendingin absorbsi memerlukan masukan energipanas. Oleh sebab itu, siklus kompresi uap sering disebut sebagai siklus yangdigerakkan dengan kerja (
WORK 
-
OPERATED
) dan siklus absorbsi disebut sebagaisiklus yang digerakkan dengan panas (
 HEAT OPERATED
). Gambar 1menunjukkan persamaan dan perbedaan antara siklus kompresi uap dengan siklusabsorbsi.
 
24
Salah satu keunggulan sistim absorbsi adalah karena menggunakan panassebagai energi penggerak. Panas sering disebut sebagai energi tingkat rendah(low level energy) karena panas merupakan hasil akhir dari perubahan energi dansering kali tidak didaur ulang. Pemberian panas dapat dilakukan dengan berbagaicara, seperti menggunakan kolektor surya, biomassa, limbah, atau dengan boileryang menggunakan energi komersial.
1. Prinsip Kerja Siklus Absorbsi
 Dasar siklus absorbsi disajikan pada gambar 2. Pada gambar ditunjukkanadanya dua tingkat tekanan yang bekerja pada sistem, yaitu tekanan rendah yangmeliputi proses penguapan (di evaporator) dan penyerapan (di absorber), dantekanan tinggi yang meliputi proses pembentukan uap (di generator) danpengembunan (di kondensor).Siklus absorbsi juga menggunakan dua jenis zat yang umumnya berbeda,zat pertama disebut penyerap sedangkan yang kedua disebut refrigeran.Selanjutnya, efek pendinginan yang terjadi merupakan akibat dari kombinasiproses pengembunan dan penguapan kedua zat pada kedua tingkat tekanantersebut. Proses yang terjadi di evaporator dan kondensor sama dengan padasiklus kompresi uap
 
25
Kerja siklus secara keseluruhan adalah sebagai berikut :
Proses 1-2/1-3
:Larutan encer campuran zat penyerap dengan refrigeran(konsentrasi zat penyerap rendah) masuk ke generator padatekanan tinggi. Di generator panas dari sumber bersuhu tinggiditambahkan untuk menguapkan dan memisahkan refrigerandari zat penyerap, sehingga terdapat uap refrigeran dan larutanpekat zat penyerap. Larutan pekat campuran zat penyerapmengalir ke absorber dan uap refrigeran mengalir kekondensor.
Proses 2-7
:Larutan pekat campuran zat penyerap dengan refrigeran(konsentrasi zat penyerap tinggi) kembali ke absorber melaluikatup cekik. Penggunaan katup cekik bertujuan untuk mempertahankan perbedaan tekanan antara generator danabsorber.
Proses 3-4
:Di kondensor, uap refrigeran bertekanan dan bersuhu tinggidiembunkan, panas dilepas ke lingkungan, dan terjadiperubahan fase refrigeran dari uap ke cair. Dari kondensordihasilkan refrigeran cair bertekanan tinggi dan bersuhurendah.
Proses 4-5
:Tekanan tinggi refrigeran cair diturunkan denganmenggunakan katup cekik (katup ekspansi) dan dihasilkanrefrigeran cair bertekanan dan bersuhu rendah yangselanjutnya dialirkan ke evaporator.
Proses 5-6
:Di evaporator, refrigeran cair mengambil panas darilingkungan yang akan didinginkan dan menguap sehinggaterjadi uap refrigeran bertekanan rendah.
Proses 6-8/7-8
:Uap refrigeran dari evaporator diserap oleh larutan pekat zatpenyerap di absorber dan membentuk larutan encer zatpenyerap. Jika proses penyerapan tersebut terjadi secaraadiabatik, terjadi peningkatan suhu campuran larutan yangpada gilirannya akan menyebabkan proses penyerapan uapterhenti. Agar proses penyerapan berlangsung terus-menerus,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->