Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan

Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan

Ratings: (0)|Views: 75 |Likes:
Published by adeiraputra

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: adeiraputra on Jun 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/04/2013

pdf

text

original

 
MODUL 21. PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Kemampuan akhir yang diharapkan menjelaskan perihal pemecahan masalahdan pengambilan keputusan. Materi/bahan kajian yang diberikan :1.Masalah dan keputusan2.Proses pengambilan keputusan3.Manajer sebagai pembuat keputusan4.Kondisi dan gaya pengambilan keputusan5.Pembuatan keputusan di era kini 
Materi 21.1. MASALAH DAN KEPUTUSAN
Siapapun orangnya tak terkecuali seorang manajer, dalam melaksanakan tugas pasti pernah dihadapkan dengan adanya masalah yaitu kesenjangan antara keadaan nyata dankeadaan yang dikehendaki Masalah2 yang dihadapi tentu saja harus dicarikan solusinya,dan untuk itu harus ada suatu keputusan yang tepat sehingga masalah yang dihadapi dapatsegera diatasi..Membuat keputusan yang baik/tepat adalah sesuatu yang diperjuangkan oleh setiapmanajer untuk dilaksanakan, karena seluruh keputusan manajerial mempunyai pengaruhyang besar pada keberhasilan atau sebaliknya yaitu kegagalan organisasi.Pada saat menyaksikan pertandingan sepak bola antara Persija melawan PSM,apakah pendukung Persija yang berada dipinggir lapangan dapat membuat keputusan yanglebih baik dari pelatih Persija yang ada di lapangan. Tim Persija memperoleh peluang/kesempatan untuk menang, namun pelatih tidak membuat keputusan tentang apayang seharusnya dilakukan di lapangan, tapi malahan mengandalkan pengambilankeputusan tsb pada 100 –an fans Persija yang mengirimkan perintah mereka melaluitelepon seluler. Walaupun kita jarang melihat jenis pengambilan keputusan dalamorganisasi yang dilakukan secara interaktif melalui tilpun seluler, namun hal ini dapatmenggambarkan adanya keputusan dan bagaimana cara membuatnya serta peranannyadalam kinerja.
Pemecahan Masalah dan pengambilan keputusanPage 1
 
Orang2 pada semua tingkatan dan disemua bidang organissi membuat keputusan,yang berarti bahwa mereka membuat pilihan diantara dua alternative atau lebih. Misal paramanajer tingkat puncak membuat keputusan mengenai sasaran organisasi mereka yaitudimana mereka menempatkan fasilitas pabrikasi, pasar baru mana yang akan dimasuki dan produk apa yang ditawarkan.Para manajer tingkat menengah dan tingkat rendah membuat keputusan tentang jadwal produksi mingguan atau bulanan, menangani masalah yang muncul, mengalokasikankenaikan upah dan memilih ataupun menertibkan karyawan. Tetapi membuat keputusantidak sekedar sesuatu yang hanya dilakukan oleh para manajer, melainkan semua anggotaorganisasi membuat keputusan yang mempengaruhi pekerjaan mereka dan organisasitempat mereka bekerja.Meskipun pengambilan keputusan itu lazimnya digambarkan sebagai “ memilihdiantara sejumlah alternatif ”, pandangan demikian ini terlalu disederhanakan.Mengapa?karena pembuatan keputusan merupakan proses yang menyeluruh, bukan sekedar tindakansederhana memilih diantara sejumlah alternatif.Bahkan untuk sesuatu yang langsung seperti memutuskan akan pergi makan siang dimana,anda melakukan lebih dari hanya sekedar memilih nasi soto ataukah nasi rawon. Dijaminanda tidak akan membuang banyak waktu memikirkan keputusan makan siang, teta[I andatetap terlibatdalam sejumlah langkah pada proses pengambilan keputusan.
Materi 21.2. PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Menurut Stephen P.Robbin dan Mary Coulter Proses pengambilan keputusanmerupakan rangkaian delapan langkah yang terdiri dari :1.Identifikasi masalah ; 5. Analisis alternatif 2.Identifikasi criteria keputusan ; 6. Pemilihan sebuah alternatif 3.Alokasi bobot pada criteria ; 7. Penerapan/implementasi alternatif 4.Penyusunan alternatif ; 8. Evaluasi efektivitas keputusan.Proses diatas ini sama relevannya bagi keputusan pribadi anda mengenai kemana anda akanmelihat bioskop pada malam minggu nanti. Analog juga dengan tindakan perusahaan
Pemecahan Masalah dan pengambilan keputusanPage 2
 
seperti keputusan untuk menggunakan teknologi dalam mengatur hubungan klien. Prosesini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keputusan perorangan maupun kelompok.
 Ad 1. IDENTIFIKASI MASALAH 
.Proses pengambilan keputusan berawal dari adanya masalah, atau lebih tepat adanyakesenjangan antara keadaan nyata dengan keadaan yang dikehendaki. Contoh : si Aseorang manajer penjualan yang baru saja pension, dan dia memutuskan ingin menjadiseorang wirausaha daripada peluang pilihan yang lainnya. Demi kemudahan , anggaplah Atidak ingin membeli usaha kecil yang telah ada melainkan dia memutuskan untuk melihatkemungkinan waralaba apa yang dapat dibeli.Sekarang munculah masalah yaitu adanya perbedaan antara dimana A sekarang berada (tidak bekerja lagi) dan kemana dia ingin berada (seorang wirausaha dan pemilik waralaba). Dia harus mengambil keputusanwaralaba yang mana yang terbaik untuk dibeli.Contoh diatas tidak memberi tahu banyak hal pada kita tentang bagaimana paramanajer menidentifikasi masalah. Di dunia nyata kebanyakan masalah tidak muncul dalamtanda “lampu neon” yang ber-kedip2 bertuliskan “masalah”.Keluhan2 tenaga penjual mengenai kemampuan computer yang tidak memadai gunamembantu menyelesaikan pekerjaan mereka secara efektif dapat merupakan isyarat yang jelas bagi manajer B, bahwa dia harus membelikan mereka computer yang baru, namunhanya sedikit persoalan yang cukup jelas seperti itu. Manajer juga harus ber-hati2 untuk tidak mencampur adukan antara masalah dengan gejala masalah tsb. Apakah kemerosotan penjualan sebesar 5 % itu masalah, ataukah kemerosotan penjualan se-mata2 merupakangejala masalah lain? Misalnya akibat produk yang tidak memuaskan, harga yang terlalutinggi atau akibat pemasangan iklan yang tidak tepat. Jadi mengenali masalah ternyata jugatidak mudah. Seorang manajer menganggap masalah tetapi manajer lain mungkin tidak menganggapnya sebagai masalah. Manajer akan dapat mengenali masalah dengan lebih baik jika mereka memahami tiga sifat masalah, yaitu :1.Harus sadar terhadap masalah2.Berada dalam tekanan untuk bertinda3.Mempunyai sumberdaya yang diperlukan untuk bertindak.
Pemecahan Masalah dan pengambilan keputusanPage 3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->