Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sumber Ajaran Islam

Sumber Ajaran Islam

Ratings: (0)|Views: 243 |Likes:
Published by adeiraputra

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: adeiraputra on Jun 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2012

pdf

text

original

 
MODUL IIISUMBER AJARAN ISLAM
 Artinya : “Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah, taatilah Rasul-Nyadan ‘Ulil amri’ diantara kamu; lalu jika kamu berlainan pandapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia (sesuatu yang diperselisihkan itu) kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Al- Hadits atau Sunnahnya) jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan Hari Akhirat; yang demikian itu lebih utama (bagimu)dan sebaik-baik ‘ta’wil’ (memberi interprestasi / tafsiran uraian)”. Q.S. An-Nisa (4):59
1
H.R. Abu Dawud dan Turmudzi : berisi kesetujuan Rasulullah SAWdan jawaban-jawaban Mu’adz bin Jabbal RA (sahabat beliau ) ketika beliaumengutus Mu’adz ke Yaman untuk menjabat sebagai Hakim di sana :
 
“Rasulullah SAW, bertanya kepada Muadz: ‘Dengan pedomanapa anda memutuskan suatu perkara ?’ Jawab Mu’adz :Dengan KitabullahTanya Rasul :Kalau tidak ada dalam Al-Qur’an Jawab Mu’adz:Dengan Sunnah Rasulullah.Tanya Rasul:Kalau dalam Sunnah Juga tidak ada Jawab Mu’adz:Saya beriitihad dengan pikiran saya.Sabda Rasul :Maha Suci Allah yang telah memberikanbimbingan kepada Rasul-Nya.
 
QS. An-Nisa (4): 59 merupakan dalil yang menunjukkan ada empatsumber yang harus ditaati yaitu dua di antaranya sebagai
Sumber Pokok / Utama
ialah
al-Qur’an
dan
as-Sunnah
, sebagaimana keterangan Hadits:
“Aku (Nabi SAW) tinggalkan dua perkara, agar kamu semua tidak tersesat jika terus berpedoman hidup kepada keduanya yaitu Kitabullah (al-Qur’an) dan Sunnah Rasul” 
. Adapun dua berikutnyamerupakan sumber yang
“koordinatif 
dan
bergantung” 
kepada
Sumber Pokok 
tadi, ialah
Ijma
(konsensus Ulama / ahli ilmu ) dan
Ijtihad 
( upayasungguh-sungguh untuk menetapkan hukum Islam). Ijma (konsensus Ulama /ilmuwan) dan Ijtihad merupakan sumber yang
kordinatif 
dan
bergantung 
,artinya masih harus mengacu kepada al-Qur’an dan Sunnah, dan tidak bolehbertentangan apalagi membatalkan (me-mansukh/menghapus) keduanya.
3 
Oleh karenanya Ijma dan ijtihad merupakan sumber hukum Islam alternatif (bukan utama) sebagaimana makna dari Hadits Muadz bin Jabbal RA.Demikian dalil yang bersifat umum dari Al-Qur’an. akan tetapi dalilkedua atau
Hadits Taqriri 
( hadits yang bersifat pengukuhan/kesetujuan dariNabi SAW atas pendapat Muadz ) mempunyai konteks khusus yang relevandengan proses Ijtihad yang menjadi kewajiban hakim untuk
“qadla” 
(penetapan / putusan hukum terhadap suatu perkara atau kasus diPengadilan). Jadi Hadits Muadz bin Jabbal RA tersebut lebih spesifik,sehingga hanya menyebutkan 3 (tiga) sumber saja untuk memutus perkarayaitu:
yaitu Al-Qur’an, Sunnah
dan
Ijtihad 
.
Dengan demikian QS. An-Nisa(4): 59 memiliki lingkup yang lebih universal yakni untuk menetapkan tatanilai / hukum pada sasaran setiap individu di tengah masyarakat, di sampingtata nilai yang harus dipatuhi para pencari keadilan
.
A. Al-Qur’an1. Fungsi dan peranan Al-Quran
 Al-Qur’an adalah wahyu Allah berfungsi sebagai berikut :a.Sebagai mu’jizat: Al-Qur’an telah menjadi salah satu sebab pentingbagi masuknya orang-orang Arab dijaman Rasulullah ke dalam agamaIslam, dan menjadi sebab penting pula bagi masuknya orang-orangsekarang, dan (Insya Allah) pada masa yang akan datang.b.Sebagai Pedoman Hidup: Al-Qur’an banyak mengemukakan pokok-pokok serta prinsip-prinsip umum pengaturan hidup dalam hubungan
2
 
antara manusia dengan Tuhan dalam hubungan antara manusiadengan manusia dan mahkluk lainya. Didalamnya terdapat peraturan-peraturan seperti beribadah langsung kepada Allah, dan aspek-aspekkehidupan lainnya oleh Allah dijamin dapat berlaku dan dapat sesuaipada setiap tempat dan setiap waktu.
c.
Sebagai Korektor: Al-Qur’an banyak mengungkapkan persoalan-persoalan yang dibahas oleh kitab-kitab Taurat, Injil dan lain-lain yangdinilai Al-Qur’an sebagai tidak sesuai dengan ajaran Allah yangsebenarnya. Baik menyangkut segi sejarah orang-orang tertentu,hukum-hukum, prinsip-prinsip Ketuhanan dan lain sebagainya.Sebagai contoh koreksi-koreksi yang dikemukakan Al-Qur’an tersebutantara lain sebagai berikut :1) Tentang ajaran Trinitas dalam Al-Qur’an:Q.S. Al-Maidah (5): 75, yang artinya :
“Al-Masih putra Mariam itu hanyalah seorang Rasul, yang sesungguhnya telah berlaku sebelumnya beberapa Rasul danIbunya seorang yang sangat besar….” 
4
2) Tentang Isa Almasih dalam Al-Qur’an :Q.S. Ali Imron (3): 59, yang artinya :
Sesungguhnya misal (Penciptaan) Isa disisi Allah, adalahseperti (penciptaan Adam). Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya :“Jadilah”(Seorang manusia) maka jadilah dia” 
5
3) Tentang Penyaliban Isa Almasih dalam Al-Qur’anQ.S. An-Nisa (4):157, yang artinya :
Dan karena ucapan mereka : Sesungguhnya kami telahmembunuh Al-Masih, Isa Putra Mariam, Rasulullah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan denganIsa bagi mereka” 
6
2.Nama-nama dan Pembagian Isi Al-Qur’an.
 Al-Qur’an mempunyai beberapa nama lain yang relevan dengankegunaannya bagi umat manusia yaitu: Al-Kitab (sumber bacaan untukdipedomani), Al-Furqon (pembeda hak dan batil), Al-Burhan / Al-Huda
3

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Vidya Cyanx Amue liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->