Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
38Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gizi Dalam Pembangunan

Gizi Dalam Pembangunan

Ratings:

4.68

(28)
|Views: 32,037|Likes:
Published by Valentino Vavayosa

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: Valentino Vavayosa on Jan 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

03/19/2013

 
PERBAIKAN GIZI DAN LINGKUNGAN UNTUKKELANGSUNGAN HIDUP BAYI & ANAKI.PENDAHULUAN
Pembangunan suatu bangsa merupakan upaya pemerintah bersamamasyarakat dalam mensejahterakan bangsa. Keberhasilan pembangunannasional ditentukan oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM). SDMyang berkualitas dicirikan dengan fisik yang tangguh, mental yang kuat,kesehatan yang prima dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi.
Indikator yang digunakan untuk pengukur tinggi rendahnya kualitas SDM antara lainindeks kualitas hidup atau yang lebih dikenal dengan Indeks Pembangunan Manusia(IPM) dan Indeks Kemiskinan Manusia (IKM). Pada dasarnya IPM dan IKMmempunyai komponen yang sama, yaitu angka harapan hidup (tingkat kesehatan),penguasaan ilmu pengetahuan (tingkat pendidikan) dan standar kehidupan yanglayak (tingkat ekonomi), Pada IPM standar hidup layak dihitung dari pendapatan per kapita, sementara IKM diukur dengan persentase penduduk tanpa akses terhadapair bersih, fasilitas kesehatan dan balita kurang gizi.Pada tahun 2003 IPM Indonesia pada peringkat 112 dari 175 negara, sementaraIKM pada peringkat 33 dari 94 negara, jika dibandingkan dengan negara ASEANlainnya seperti pada tabel berikut;
NegaraIPMperingkatIKMPeringkat
Singapore88.4286.36BruneiDarussalam87.231--Malaysia79.058-- Thailand76.87412.924Philipine75.18514.828Vietnam68.810919.939
Indonesia68.211217.933
Cambodia55.613042.873Myanmar54.913125.745Laos52.51354066
Tiga faktor utama penentu IPM yang dikembangkan UNDP adalah tingkatpendidikan, kesehatan dan ekonomi. Ketiga faktor tersebut erat kaitannya denganstatus gizi masyarakat.
Salah satu prioritas pembangunan nasional di bidang kesehatan adalahupaya perbaikan gizi yang berbasis pada sumberdaya, kelembagaan danbudaya lokal. Kurang gizi berdampak pada penurunan kualitas SDM yanglebih lanjut dapat berakibat pada kegagalan pertumbuhan fisik,perkembangan mental dan kecerdasan, menurunkan produktivitas,meningkatkan kesakitan serta kematian.
 
Seperti halnya di negara berkembang lain, di Indonesia masalah giziutama adalah Kurang Energi Protein (KEP), Anemia Gizi Besi (AGB),Gangguan Akibat Kekurangnan Yodium (GAKY) dan pada kota-kota besarsudah mulai terjadi masalah gizi lebih.
II.PENYEBAB MASALAH GIZI
Masalah gizi merupakan masalah yang multi dimensi, dipengaruhi olehberbagai faktor penyebab. Penyebab langsung gizi kurang adalah makantidak seimbang, baik jumlah dan mutu asupan gizinya, di samping ituasupan zat gizi tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh secara optimalkarena adanya gangguan penyerapan akibat adanya penyakit infeksi.Penyebab tidak langsung
 
adalah tidak cukup tersedianya pangan dirumah tangga, kurang baiknya pola pengasuhan anak terutama dalampola pemberian makan pada balita, kurang memadainya sanitasi dankesehatan lingkungan serta kurang baiknya pelayanan kesehatan.
Semuakeadaan ini berkaitan erat dengan rendahnya tingkat pendidikan,tingkat pendapatan dan kemiskinan.
Akar masalah gizi adalahterjadinya krisis ekonomi, politik dan sosial termasuk kejadian bencanaalam, yang mempengaruhi ketidak seimbangan antara asupan makanandan adanya penyakit infeksi, yang pada akhirnya mempengaruhi statusgizi balit
a.Kemiskinan dan kurang gizi merupakan suatu fenomena yang saling terkait, olehkarena itu meningkatkan status gizi suatu masyarakat erat kaitannya dengan upaya
 
KURANG GIZI
Makan Tidak SeimbangPenyakit Infeksi Tidak CukupPersediaanPanganPola Asuh Anak Tidak MemadaiKurang Pendidikan, Pengetahuan dan KeterampilanKurang pemberdayaan wanita dan keluarga,kurang pemanfaatan sumberdaya masyarakatPengangguran, inflasi, kurang pangan dan kemiskinanKrisis Ekonomi, Politik, dan Sosial
DampakPenyebablangsungPenyebab Tidak langsungPokok Masalahdi MasyarakatAkar Masalah(nasional)
Sanitasi dan airBersih/Pelayanan KesehatanDasar Tidak memadai
 
peningkatan ekonomi. Beberapa penelitian di banyak negara menunjukkan bahwaproporsi bayi dengan BBLR berkurang seiring dengan peningkatan pendapatannasional suatu negara.Secara umum dapat dikatakan bahwa peningkatan ekonomi sebagai dampak dariberkurangnya kurang gizi dapat dilihat dari dua sisi, pertama berkurangnya biayaberkaitan dengan kematian dan kesakitan dan di sisi lain akan meningkatkanproduktivitas. Manfaat ekonomi yang diperoleh sebagai dampak dari perbaikanstatus gizi adalah: berkurangnya kematian bayi dan anak balita, berkurangnya biayaperawatan untuk neonatus, bayi dan balita, produktivitas meningkat karenaberkurangnya anak yang menderita kurang gizi dan adanya peningkatankemampuan intelektualitas, berkurangnya biaya karena penyakit kronis sertameningkatnya manfaat “intergenerasi” melalui peningkatan kualitas kesehatan.Berdasarkan analisis HL Bloomm (1978) menunjukan bahwa status kesehatantermasuk status gizi dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku , pelayanankesehatan dan faktor keturunan. Faktor lingkungan antara lain lingkungan fisik,boilogis dan sosial memegang peranan yang terbesar dalam menentukan statuskesehatan dan gizi, selanjutnya faktor yang cukup berpengaruh adalah faktor perilaku yang berkaitan dengan pengetahuan dan pendidikan yang menentukanperilaku seseorang atau kelompok untuk berperilaku sehat atau tidak sehat. Faktor pelayanan kesehatan memegang peranan yang lebih kecil dalam menentukan statuskesehatan dan gizi dibandingkan dengan kedua faktor tersebut, sedangkan faktor keturunan mempunyai pengaruh yang lebih kecil dibandingkan faktor lingkungan,perilaku da pelyanan kesahatan. Dengan demikian disarankan dalam meningkatkanstatus kesehatan dan gizi disamping peningkatan akses dan kualitas pelayanankesehatan dan gizi harus disertai dengan upaya perbaikan lingkungan dan perilakumasyarakat yang berdampak positf pada status kesehatan dan gizi.
Status Kesehatan&Gizi
Lingkungan
Gambar. Bagan Bloomm
Genetik/keturunan
Pelayanan KesehatanPerilaku
 Adanya keterkaitan upaya perbaikan gizi dengan pembangunan ekonomi jugadikemukakan oleh Sekjen PBB Kofi Annan bahwa : Gizi yang baik dapat merubahkehidupan anak, meningkatkan pertumbuhan fisik dan perkembangan mental,melindungi kesehatannya dan meletakan fondasi untuk masa depan produktivitas anak.
Faktor Yang Berkaitan dengan Peningkatan Mutu SDM

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Julia Pertiwi liked this
minoera liked this
Rizqi Anisah liked this
Oktaviani Nasir liked this
annisa_insani added this note|
ini ga bisa di download ya?
Uchiha Anto liked this
Qw Chynk Km Sllw liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->