Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pusat Laba

Pusat Laba

Ratings: (0)|Views: 215 |Likes:
Published by Dhani Suryantarini

More info:

Published by: Dhani Suryantarini on Jun 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2012

pdf

text

original

 
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
Dosen : Syamsu Alam, SE., Ak. M.Si.
MODUL 5
PUSAT LABA
Sub Pokok Bahasan :
-
Pertimbangan Umum
-
Unit Bisnis sebagai pusat laba
-
Pusat laba lainnya
-
Mengukur ProfitabilitasREFERENSI
Management Control System, Robert N. Anthony., Vijay Govindarajan
 
PUSAT LABA
Pusat laba adalah pusat pertanggungjawaban yang keluarannya maupunmasukannya diukur dalam satuan moneter.
Walaupun laba mampu menunjukkan efisiensi dan efektivitas perusahaanmaupun pusat laba, tetapi sebagai alat pengukur, laba juga menimbulkanmasalah. Laba tidak mencerminkan seluruh
 
hasil kerja manajemen.
Transaksi interen adalah transaksi antar pusat laba dalam sebuahperusahaan. Harga yang harus dibayar untuk barang/jasa oleh pusat-laba-konsumen kepada pusat-laba-produsen disebut harga transfer 
(transfer price).
Kalau bahan yang diperlukan sebuah pusat laba juga diperdagangkan dipasar, maka pusat-Iaba-konsumen maupun pusat-Iaba-produsen masing-masing mempunyai pilihan, yaitu membeli dari luar atau dari dalam, danmenjual ke luar atau ke dalam. Pilihan tersebut dapat mengganggu usahauntuk mengoptimumkan laba perusahaan kalau harga pasar lebih menarikdaripada harga transfer.
Masih ada sebuah hal lagi yang menyebabkan laba perusahaan tidakoptimum: pusat-laba-hilir menjadi pelimbahan biaya tetap dan laba dari pusat-laba-hulu
(upstream fixed costs and profits).
Cara untuk menghindari permasalahan yang ditimbulkan pusat laba:prestasi manajemen tidak dinilai hanya berdasarkan laba, tetapi jugadidasarkan atas kriteria lain.
Untuk mengurangi dampak jelek transaksi interen terhadap optimasiperusahaan dapat digunakan: (a) harga transfer dua jenis dan (b) hargatransfer dua tahap.
Kalau persaingan sempurna, maka demi efisiensi, perusahaan harusmenggunakan harga pasar sebagai harga transfer.
Kalau sebuah pusat laba hanya dapat beroperasi dengan menjual barangkepada pusat laba lain dengan harga yang lebih tinggi daripada harga pasar,maka pusat-laba-produsen tersebut harus dihentikan operasinya.
Sebaliknya, kalau pusat-Iaba-konsumen hanya dapat untung denganmembeli keperJuan masukannya dari pusat-laba-produsen dengan harga dibawah harga pasar, maka pusat-Iaba-konsumen terse but juga harus ditutup.
Ketentuan tentang penutupan pusat laba tidak diberlalukan, kalau barangharus diproduksi sendiri demi: (a) menjaga kerahasiaan proses produksi, atau(b) mempertahankan mutu.
Harga transfer dapat didasarkan pada biaya penuh. Akan tetapipenggunaan biaya penuh sebagai penentu harga transfer dapat menyebabkanpusat laba hilir menjadi pelimbahan biaya dan laba pusat-laba-hulu.Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB
Syamsu Alam, SE., Ak. M.Si SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
2
 
Pusat laba adalah pusat pertanggungjawaban yang keluarannya maupunmasukannya diukur dalam satuan moneter, sehingga labanya dapat dihitung.Masukan pusat pendapatan dihubungkan dengan pendapatannya karena masuk-annya dan keluarannya dapat dikendalikan oleh pusat laba. Untuk membericontoh pusat laba biasanya disebutkan divisi-misalnya
Geueral Motor Corporation(GMC)
mempunyai
Divisi Chevrolet, Di 'isi Oldsmobile, Divisi Pontiac, Divisi Buick,dan Divisi Cadilac.
Oleh karena
GMC 
mendelegasikan wewenang kepada divisi-divisinya untuk membuat produk, menentukan harga jualnya, dan menentukanbiaya produk-produk tersebut, maka sudah sewajarnya manajer divisi-divisitersebut dituntut untuk bertanggung jawab terhadap pendapatan dan biaya divisi. Akan tetapi, pembahasan pusat laba tidak selalu harus terkait dengandivisi. Sebuah perusahaan yang tidak mempunyai divisipun dapat menjadi pusatlaba, nisalnya, Perusahaan Leces--sebuah badan usaha milik negara yangmemproduksi kertas. Di Perusahaan Leces, Departemen Produksi danDepartemen Pemasaran masing-masing merupakan pusat biaya dan pusatpendapatan. Perusahaan Leces itu sendiri bagi pemilik--Departemen KeuanganRepublik Indonesia --merupakan salah satu pusat laba.Sebaliknya, tidak setiap perusahaan merupakan pusat laba. Di tahun1960-an di kota-kota besar terdapat sebuah perusahaan dagang negara."Perusahaan" di kota-kota besar tersebut ternyata hanya kantor administrasi,karena "manajernya" tidak berhak menentukan harga jual maupun mencarisumber barang sendiri. Sebuah divisipun belum tentu merupakan divisi dalam artisebenarnya. Untuk menentukan apakah sebuah divisi merupakan sebuah pusatlaba, harus diteliti .dahulu mengenai wewenang divisi tersebut. Divisi/perusahaanyang tidak mempunyai wenang untuk menentukan harga juaI ataupun biayadisebut
 pusat laba semu.
Bagi perusahaan yang mencantumkan laba sebagai salah satu tujuannya,pusat laba terpacu untuk ikut mencapai tujuan perusahaan tersebut. Pacuan tersebut timbul karena dengan adanya pusat laba, maka peranan pimpinan pusat labadalam mencapai tujuan perusahaan menjadi kelihatan Iebih jelas. Oleh karenatidak ada pimpinan yang ingin dikenal sebagai pimpinan gagal, maka pimpinanpusat laba akan berusaha keras untuk memperoleh laba. Akan tetapi, pusat laba bukan tanpa masalah. Ambisi untuk mencapaiyang terbaik, dapat membuat pimpinan pusat laba lupa, bahwa pusat laba yangPusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB
Syamsu Alam, SE., Ak. M.Si SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->