Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Adat Basandi Syarak, Pengantar Filosofi

Adat Basandi Syarak, Pengantar Filosofi

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 2,228|Likes:

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Jan 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

11/09/2012

 
Filosofi Adat Basandi Syarak
ADAT BASANDI SYARAK (ABS),SYARAK BASANDI KITABULLAH(SBK)
 
Membangkitkan Kembali Kesadaran Kolektif Akan Nilai danNorma Dasar
 Adat Basandi Syarak, Syarak BasandiKitabullah
 Untuk Membangun Manusia dan Masyarakat Minangkabau Yang Unggul Dan Tercerahkan
Oleh : H. Mas’oed Abidin
1
ABS SBK M
ERUPAKAN
B
ATU
P
OJOK 
B
ANGUNAN
M
ASYARAKAT
 M
INANGKABAU
ANG
 
(D
ULU
P
ERNAH
)
U
NGGUL
D
AN
T
ERCERAHKAN
 Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah
merupakanhasil kesepakatan -- Piagam
Sumpah Satie Bukik Marapalam
diawal abad ke 19 -- dari dua arus besar (
main-streams
”)Pandangan Dunia dan Pandangan Hidup (PDPH) MasyarakatMinangkabau yang sempat melewati konflik yang melelahkan.Sejarah membuktikan, kesepakatan yang bijak itu telahmemberikan peluang tumbuhnya beberapa angkatan ”generasiemas” selama lebih satu abad berikutnya.Dalam periode keemasan itu, Minangkabau dikenal sebagailumbung penghasil tokoh dan pemimpin, baik dari kalangan alimulama ”
suluah bendang anak nagari
” maupun ”
cadiak pandai
(cendekiawan pemikir dan pemimpin sosial politik), yangberkiprah di tataran nusantara serta dunia internasional. Merekamerupakan ujung tombak kebangkitan budaya dan politik bangsaIndonesia pada awal abad ke 20, serta dalam upayamemerdekakan bangsa ini di pertengahan abad 20.Sebagai kelompok etnis kecil yang hanya kurang dari 3%dari jumlah bangsa ini, peran kunci yang dilakukan oleh sejumlah
1
Disampaikan sebagai bahan pengantar filosofi dalam Kompilasi ABSSBK di Genta Budaya 7 April 2008.
1 H Mas’oed Abidin
 
Filosofi Adat Basandi Syarak
tokoh besar dan elit pemimpin berbudaya asal Minangkabau telahmembuat ”
Urang Awa
” terwakili-lebih (”
over-represented 
”) didalam kancah perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesiaini.Alhamdulillah, Minangkabau sebagai kelompok etnis kecilpernah berada di puncak piramida bangsa ini (”
the pinnacle of the country’s culture, politics and economics
”). Putera-puteriterbaik berasal dari budaya Minangkabau pernah menjadipembawa obor peradaban (”
suluah bendang
”) bangsa Indonesiaini.ABS-SBK merupakan landasan yang memberikan lingkungansosial budaya yang melahirkan kelompok signifikan manusiaunggul dan tercerahkan. ABS-SBK dapat diibaratkan ”
Surau Kito
tempat pembinaan ”
anak nagari
” yang ditumbuh-kembangkanmenjadi
nan mambangkik batang tarandam, nan pandaimanapiak mato padang, nan bagak manantang mato ari, nanabeh malawan dunia urang, dan di akhiraik beko masuak Sarugo”.
Namun, ketika ”
 jalan lah di alieh urang lalu
” dan di masa
lupo kacang di kuliknyo
”, adat dan syaraak mulai di
kucawai
kan,maka bagian peran yang berada di tangan etnis Minangkabaunyaris tak terdengar. Para penghulu ninik mamak, para ulamasuluh bendang, dan para cerdik cendekia, menjadi sasarankeluhan dan pertanyaan umat banyak.Orang Minangkabau terkenal kuat agamanya dan kokohadatnya. Seorang anak Minangkabau di mana saja berdiam tidakakan senang di sebut tidak beragama, dan tidak beradat.Orang yang tidak beradat dan tidak beragama Islam, disamakan kedudukannya dengan orang tidak berbudi pekerti Disebutkan
indak tahu di nan ampek 
.
2
 
2
Sama artinya dengan bodoh. Sangat menarik pemakaian angka-angka di Minangkabau, lebih nyata bilangan genap, realistis seperti
”kato nan ampek 
(4)
 , undang-undang nan duopuluah
(20)
 , urang nanampek jinih, nagari nan ba ampek suku, cupak nan duo
(2)
 , cupak usali jo cupak buatan, rumah basandi ganok, tiang panjang jo tonggak tapi, basagi lapan
(8)
atau sapuluah
(10) artinya angka genap. Datang
2 H Mas’oed Abidin
 
Filosofi Adat Basandi Syarak
Adat Minangkabau dinamis, menampakkan
raso
(hati, arif,intuitif) dan
 pareso
(akal, rasio, logika), hasil nyata dari
alamtakambang jadi guru,
makin kokoh dengan
keyakinan
yang diisioleh agama Islam yang benar (haq dari Rabb).
M
ASYARAKAT
M
ADANI
M
INANGKABAU
 
ADALAH
M
ASYARAKAT
ANG
 B
ERADAT
D
AN
B
ERADAB
Kegiatan hidup masyarakat dipengaruhi oleh berbagailingkungan tatanan (
”system” 
) pada berbagai tataran (”
structurallevels
”). Yang paling mendasar adalah
meta-environmentalsystem” 
yaitu tatanan nilai dan norma dasar sosial budayaberupa Pandangan Dunia dan Pandangan Hidup (PDPH).PDPH ini memengaruhi seluruh aspek kehidupanmasyarakat berupa sikap umum dan perilaku serta tata-carapergaulan masyarakat. PDPH ini merupakan landasanpembentukan pranata sosial budaya yang melahirkan berbagailembaga formal maupun informal.Pranata sosial budaya (”
social and cultural institution
”)adalah batasan-batasan perilaku manusia atas dasarkesepakatan bersama yang menjadi ”kesadaran kolektif” didalam pergaulan masyarakat berupa seperangkat aturan maindalam menata kehidupan bersama. (“
humanly deviseconstraints on actions; rules of the game
.”).PDPH merupakan pedoman serta petunjuk perilaku bagisetiap dan masing-masing anggota masyarakat di dalamkehidupan sendiri-sendiri maupun bersama-sama.PDPH memberikan
ruang
(dan sekaligus
batasan-batasan
) yang merupakan
ladang
bagi
pengembangankreatif potensi manusiawi
dalam menghasilkan buah karya
agama Islam, di ajarkan pula
 pitalo langik nan tujuah
(7)
 , sumbayang nan limo wakatu, rukun Islam nanlimo
(5), maka secara batinnya antara adat dan agama saling melengkapi dari yang genap sampai yangganjil.
3 H Mas’oed Abidin

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Habil Macho liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->