Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tinjauan Pustaka "Kompensasi dan Remunerasi"

Tinjauan Pustaka "Kompensasi dan Remunerasi"

Ratings: (0)|Views: 1,328 |Likes:
Published by Shita Addina

More info:

Published by: Shita Addina on Jun 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2013

pdf

text

original

 
BAB 2TINJAUAN PUSTAKA
2.1
Konsep Kompensasi
2.1.1
Definisi Kompensasi
Tenaga kerja adalah setiap orang yang bekerja dengan menjualtenaganya (fisik dan pikiran) kepada suatu perusahaan dan memperoleh balas jasa sesuai dengan peraturan ataupun perjanjian. Dengan demikian,seseorang yang bekerja atau memberikan kontribusi terhadap organisasi(badan usaha, lembaga, instansi, dan lain sebagainya) berhak memperolehkompensasi. Oleh karena itu, sebagai bagian manajemen sumber dayamanusia, kompensasi merupakan hal yang penting untuk menarik,memelihara, maupun mempertahankan tenaga kerja bagi kepentingan suatuorganisasi mereka pada perusahaan.Kompensasi merupakan sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Mengenai definisikompensasi sendiri, para ahli memiliki berbagai macam pendapat. Beberapadi antaranya sebagai berikut:
 Employee compensation refers to all forms of pay or rewards that  go to employees and arise from their employment”
(Dessler 1995, h.285).
“Compensation is what employee receive in exchange of their work.wheather hourly wages or periodic salaries, the personnedepartment usually designs and administers employeecompensation”
(Werther & Davis dalam Hasibuan 2002, h. 119).4
 
”Kompensasi adalah imbalan jasa yang diberikan oleh perusahaankepada para tenaga kerja, karena tenaga kerja tersebut telahmemberikan sumbangan tenaga dan pikiran demi kemajuan perusahaan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan”(Sastrohadiwiryo 2003, h. 183).“Kompensasi merupakan semua bentuk kembalian finansial, jasa- jasa berwujud, dan tunjangan-tunjangan yang diperoleh karyawansebagai bagian dari sebuah hubungan kepekerjaan” (Simamora 1995,h. 412).“Kompensasi sebagai imbalan atau pemberian yang diberikankepada seseorang atas pelayanan yang dilakukan, yang mencakupimbalan secara langsung maupun tidak langsung” (Caruth &Handlogten 2001, h. 2).Berdasarkan beberapa definisi kompensasi di atas, dapat disimpulkan bahwa kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh pekerja baik dalam bentuk finansial maupun non finansial sebagai balas jasa ataskontribusi yang diberikannya kepada organisasi dalam jangka waktu tertentusesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka mencapai tujuanorganisasi. Kompensasi tersebut dapat meningkatkan ataupun menurunkan prestasi kerja, kepuasan kerja, dan motivasi karyawan, sehingga organisasisepantasnya memberikan perhatian terhadap pengaturan kompensasi secara benar dan adil.
2.1.2Fungsi Kompensasi
Kompensasi merupakan alat pengikat organisasi terhadapkaryawannya, faktor penarik bagi calon karyawan, dan faktor pendorongseseorang menjadi karyawan. Dengan demikian, kompensasi mempunyaifungsi yang cukup penting di dalam memperlancar jalannya roda organisasi.Menurut Martoyo (1994), fungsi kompensasi meliputi:5
 
a.
Penggunaan SDM secara lebih efisien dan efektif.Kompensasi yang tinggi pada seorang karyawan mempunyai implikasi bahwa organisasi memperoleh keuntungan dan manfaat maksimal darikaryawan yang bersangkutan karena besarnya kompensasi sangatditentukan oleh tinggi-rendahnya produktivitas kerja karyawan yang bersangkutan. Semakin banyak karyawan yang diberi kompensasi tinggi berarti semakin banyak karyawan yang berprestasi tinggi. Banyaknyakaryawan yang berprestasi tinggi akan mengurangi pengeluaran biayauntuk beberapa pekerjaan yang kurang penting (yang diakibatkan olehkurang efisien dan efektifitasnya kerja). Dengan demikian pemberiankompensasi dapat menjadikan penggunaan SDM secara lebih efisien danlebih efektif.
b.
Mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.Sistem pemberian kompensasi yang baik secara langsung dapatmembantu stabilitas organisasi dan secara tidak langsung ikut andil dalammendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, pemberiankompensasi yang kurang baik dapat menyebabkan gejolak di kalangankaryawan akibat adanya ketidakpuasan. Pada gilirannya, gejolak ketidakpuasan tersebut akan menimbulkan kerawanan ekonomi.Sedangkan menurut Husen dan Mowen (2000, h. 132),
 
fungsi darikompensasi ada 2 (dua), yaitu:6

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Dian Kania S liked this
Wi Win Da liked this
Wi Win Da liked this
Intan Fazrin liked this
edrialde liked this
Dian Kania S liked this
Dian Kania S liked this
Intan Fazrin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->