Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Bilangan

Teori Bilangan

Ratings: (0)|Views: 372 |Likes:
Published by Ririn Wijaya

More info:

Published by: Ririn Wijaya on Jun 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2013

pdf

text

original

 
 Bab I Keterbagian
 
Teori Bilangan
 
1
 
BAB IKETERBAGIAN
A.
 
Sifat-Sifat Keterbagian
Sifat-sifat keterbagian merupakan dasar pengembangan teori bilangan, sehinggasifat-sifat ini banyak digunakan dalam uraian-uraian selanjutnya. Sifat keterbagian ini juga merupakan titik pangkal dalam pembahasan kekongruenan.Jika suatu bilangan bulat dibagi oleh bilangan bulat lain yang bukan nol, makahasil baginya adalah bilangan bulat atau bukan bilangan bulat.
 Definisi 1.1:
a |
b
dibaca
a membagi b
atau
b habis dibagi a
dengan
a
0 jika dan hanya jika ada suatu bilangan bilangan bulat
 x
sehingga
b
=
ax.
 Contoh:1.
 
3|15 sebab ada bilangan bulat 5, sehingga 15 = 3.52.
 
4|28 sebab ada bilangan bulat 7, sehingga 28 = 4.73.
 
-2|-16 sebab ada bilangan bulat 8, sehingga -16 = -2.84.
 
3
17 sebab tidak ada bilangan bulat x, sehingga 17 = 3.xBerdasarkan
definisi 1.1
, pembagian di dalam (himpunan bilangan bulat) dapatdilakukan tanpa memperluas
Z
menjadi (himpunan bilangan rasional), yaitu denganmenggunakan sifat:
 Jika a, b
dan a.b
=
0
 , maka a
=
0 atau b
=
0.
Sifat ini memungkinkan dilakukan penghapusan faktor, misalnya:
 Jika a, b
dan 8a=8b, maka 8a
 – 
8b
=
0, 8(a - b)
=
0 atau a
=
b. Jadi, persamaan 8a
=
8b, menjadi a
=
b tidak diperoleh dari mengalikan ruas kiri danruas kanan dengan bukan bilangan bulat 
18
.
 
 Bab I Keterbagian
 
Teori Bilangan
 
2
 
Selanjutnya, pernyataan
a|b
sudah mempunyai makna a
0, meskipun a
0 tidak ditulis.Beberapa sifat dasar adalah:1.
 
1|
a
untuk setiap
a
karena ada
a
 ,
sehingga
a
=
l.
a
2.
 
a
|
a
untuk setiap
a
dan a
0, karena ada 1
sehingga
a
=
a
.13.
 
a
|0 untuk setiap
a
dan a
0, karena ada 0
sehingga 0
=
a
.04.
 
a
|
b
,
a
0, maka kemungkinan hubungan antara
a
dan
b
adalah a
b, a
b, atau a
b
Teorema 1.1:
 
 Jika a, b
 
dan a|b, maka a|bc, untuk setiap c
.
Bukti:Diketahui
a|b
, maka sesuai
definisi 1.1
, ada suatu
 x
 
sehingga
b
ax
. Jikakedua ruas, ruas kiri dan kanan dikali dengan
c
maka
bc
(
ax
)
c
atau
bc
a
(
cx
)untuk setiap
c
.
Ini berarti ada
 y
cx
 
 ,
sehingga
bc
ay
. Jadi,
a|bc
.
Teorema 1.2:
 
 Jika a,b,c
 , a|b dan b|c
,
maka a|c.
Contoh:Jika 4|8 dan 8|16 maka 4|16
Teorema 1.3:
 Jika a,b
 , a|b dan b|a, maka a
b atau a
-b
Bukti:Diketahui
a|b
dan
b|a
, maka sesuai
definisi 1.1
, ada
 x,y
sehingga
b
ax
dan
a
by.
Ini berarti
a
(ax)y
atau
a
a(xy),
sehingga diperoleh
a - a(xy)
0 atau
a
(1 -
 xy
)
0.Karena a
0 dan
a
(1 -
 xy
)
0 maka 1 -
 xy
0, atau
 xy
= 1.
 
Karena
 x,y
dan
 xy
= 1, maka
 x
=
y
= 1, atau
 x
=
 y
= -1.Jika
 x
=
 y
= 1, maka
a
=
b
, dan jika
 x
=
 y
= -1, maka
a
=
-b
. Jadi,
a
=
b
atau
a
=
-b
 
 Bab I Keterbagian
 
Teori Bilangan
 
3
 
Teorema 1.4:
 Jika a,b
 , a|b dan a|c, maka a|
(
b + c
)
atau a|
(
b
 – 
c
)
 
Bukti:Akan dibuktikan
a|
(
b+c
).Diketahui,
a|b dan a|c
, maka sesuai
definisi 1.1
, ada
 x,y
sehingga
b
ax
dan
c
ay.
Jika kedua persamaan di atas dijumlahkan, diperoleh
b
+
c
 
=
 
a
(
 x
+
 y
).Karena
 x,y
, maka sesuai sifat ketertutupan operasi penjumlahan (
 x
+
 y
)
.
 Dengan demikian, ada (
 x
+
 y
)
sehingga
b
+
c
 
=
 
a
(
 x
+
 y
). Jadi,
a|
(
b + c
).Dengan cara yang sama dapat dibuktikan
a|
(
b
 – 
c
).
Teorema 1.5:
 Jika a,b,c
 , a|b dan a|c, maka a|
(
bx + cy
)
untuk semua x,y
 
Contoh:4|8 dan 4|12, maka 4|(8.2 + 12.3) = 4|52
Teorema 1.6:
  Jika a,b,c
 , a >
0
 , b >
0
 , dan a|b, maka a
b.
Bukti:Diketahui
a|b
, maka menurut
definisi 1.1
, ada
 x
sehingga
b
ax
. Karena
a >
0
 , b >
0, maka
 x
 
>
0. Karena
 x
dan
 x >
0, maka kemungkinan nilai-nilai
 x
 adalah
 x
= 1 atau
 x
 
>
1. Jika
 x
= 1 atau
 x
 
>
1 dan
b
=
ax
, maka
b
=
a
atau
b
 
>
 
a
.Jadi,
a
b
.

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Hilmi Nur Ardian liked this
mukhlish_novandi liked this
danarsuper liked this
imam_santos12 liked this
Dini Fitriani liked this
Asep Dani liked this
Aryanda Pane liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->