Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Usaha Kecil Menengah

Makalah Usaha Kecil Menengah

Ratings: (0)|Views: 209 |Likes:
Published by Jerry Cah Banjar

More info:

Published by: Jerry Cah Banjar on Jun 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/01/2012

pdf

text

original

 
Diposkan oleh Sintya Eka Putri di 18:38 
BAB I
 
Pendahuluan
 
A.
 
Latar Belakang
 Krisis moneter dan ekonomi yang melanda Indonesia membawa akibatyang cukup parah bagi perekonomian nasional. Hal itu terlihat pada daribangkrutnya perusahaan
 – 
perusahaan besar yang selama ini menguasai asset danperekonomian nasional.Tragedi terpuruknya perekonomian Indonesia dapat menjadi pelajaranuntuk meninjau kembali kebijakan yang selama ini tertuju pada perusahaan
 – 
 perusahaan besar untuk mengalihkan perhatian pada sektor usaha kecil menengah.Sektor usaha kecil menengah ternyata mempunyai daya tahan yang tinggisehingga mampu bertahan dari badai krisis ekonomi dan moneter. Pembinaan danperlindungan usaha kecil menengah, terutama pada krisis ini sangat strategiskarena diperkirakan akan dapat menghasilkan nilai tambah (value added) yangmemadai karena jumlah unit usahanya cukup banyak. Dengan usaha kecilmenengah, akan terserap banyak tenaga kerja melalui usaha padat karya (labourintensive), dan dapat memperluas kesempatan berusaha dan memperolehpemerataan pendapatan nasional yang selama ini didominasi oleh perusahaan
 – 
 perusahaan besar dan padat modal (capital intensive).Data statistik tahun 2002 menunjukkan bahwa dari 2.6 juta perusahaanindustri, 99,27 % tergolong usaha kecil dan 0,73 % tergolong usaha menengahdan besar. Sedangkan jumlah pengusaha kecil menengah Indonesia 33,44 jutayang tersebar di berbagai sektor usaha. Namun, ternyata usaha besar lebihmenguasai perekonomian Indonesia. Usaha kecil menengah hanya menyumbang14% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan usaha menengah dan besarmenyumbang 86 % dari PDB dari sektor industri.
 
Pada era globalisasi ini membuka peluang sekaligus tantangan bagipengusaha Indonesia termasuk usaha kecil, karena pada era ini daya saing produk sangat tinggi,
live cycle product 
relative pendek mengikut trend pasar, dankemampuan inovasi produk relatif cepat. Usaha Kecil Menengah merupakan salahsatu bagian penting dari perekonomian suatu Negara ataupun daerah, tidak terkecuali di Indonesia.
B.
 
Rumusan Masalah
 Rumusan masalah pada makalah ini adalah :
 
Bagaimana usaha sindang jaya mebel dalam mengembangkan dan mengatasikendala
 – 
kendala yang dihadapi di tengah persaingan ekonomi?
C.
 
Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah :
 
Untuk mengetahui cara usaha sindang jaya mebel mengembangkan danmengatasi kendala-kendala yang dihadapi di tengah persaingan ekonomi.
BAB II
 
Landasan Teori
 Usaha Kecil didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan olehperseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan bertujuan untuk memproduksi barang atau jasa untuk diperniagakan secara komersial danmempunyai omzet penjualan sebesar 1 (satu) miliar rupiah atau kurang.Sementara Usaha Menengah didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yangdilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan bertujuanuntuk memproduksi barang atau jasa untuk diperniagakan secara komersial danmempunyai omzet penjualan lebih dari 1 (satu) miliar.Ciri-ciri perusahaan kecil dan menengah di Indonesia, secara umumadalah:
 
 
Manajemen berdiri sendiri, dengan kata lain tidak ada pemisahan yangtegas antara pemilik dengan pengelola perusahaan. Pemilik adalahsekaligus pengelola dalam UKM.
 
Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.
 
Daearah operasinya umumnya lokal, walaupun terdapat juga UKM yangmemiliki orientasi luar negeri, berupa ekspor ke negara-negara mitraperdagangan.
 
Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan saranaprasarana yang kecil.Usaha Kecil Menengah tidak saja memiliki kekuatan dalam ekonomi,namun juga kelemahan, berikut ini diringkas dalam bentuk tabel:
Tabel 1. Kekuatan dan Kelemahan UKM 
 Kekuatan KelemahanKebebasan untuk bertindak Relatif lemah dalam spesialisasiMenyesuaikan kepada kebutuhansetempatModal dalam pengembangan terbatasPeran serta dalam melakukan tindakan /usahaSulit mendapat karyawan yang cakapBeberapa lembaga atau instansi bahkan UU memberikan definisi UsahaKecil Menengah (UKM), diantaranya adalah Kementrian Negara Koperasi danUsaha Kecil Menengah (Menegkop dan UKM), Badan Pusat Statistik (BPS), danUU No. 20 Tahun 2008. Menurut Kementrian Menteri Negara Koperasi danUsaha Kecil Menengah (Menegkop dan UKM), bahwa yang dimaksud denganUsaha Kecil (UK) adalah entitas usaha yang mempunyai memiliki kekayaanbersih paling banyak Rp 200.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempatusaha, dan memiliki penjualan tahunan paling banyak Rp 1.000.000.000.Sementara itu
,
Usaha Menengah (UM) merupakan entitas usaha milik warganegara Indonesia yang memiliki kekayaan bersih lebih besar dari Rp 200.000.000s.d Rp10.000.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan. merupakan entitiasusaha

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->