Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pernikahan Adalah Ibadah Yang Sakral

Pernikahan Adalah Ibadah Yang Sakral

Ratings:

4.75

(4)
|Views: 5,186|Likes:

More info:

Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Jan 05, 2009
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2012

 
Pernikahan adalah Ibadah Sakral, Peliharala dan jagalah dengan sepenuh hati
PERNIKAHAN ADALAH IBADAH YANGSAKRAL
OLEH : H MAS’OED ABIDINMUKADDIMAHPernikahan adalah ibadah yang sakral. Mempunyai risikohukum yang sangat memungkinkan terjadinya pengharamanpada waktu yang tidak kita sadari.Buya H. Masoed AbidinMaka, harus diperhatikan dalam mengaplikasikan haditsberikut,"
Empat hal yang dibolehkan jika keempat hal itu diucapkan
,yaitu : "
Thalaq, memerdekakan (hamba sahaya), Nikahdan Nadzar.
"Seperti diriwayatkan dari Umar RA., bahwa Ali bin Abi ThalibKaramallhu wajhahu, berkata; "Tidak ada gurauan dalamkeempat hal itu." Yang dimaksud dengan gurauan di sini adalah bermain-maindengan menyebut suatu ungkapan yang bukan padatempatnya, seperti seorang berkata, "Aku nikahkan kamudengan putriku", sementara ia sendiri tidak bermaksud
1H Mas’oed Abidin
 
Pernikahan adalah Ibadah Sakral, Peliharala dan jagalah dengan sepenuh hati
menikahkan putrinya itu, dengan lawan bicaranya yang laki-lakitersebut.Demikian Ali bin Abi Thalib RA berpendapat dalam riwayatUmar dimaksud.Hal yang terpenting dalam kehidupan di dunia ini adalahkebahagiaan, sesuai dengan tujuan kehidupan manusia"sebuah proses penyempurnaan".Di akhirat tidak ada lagi penyempurnaan, seperti yang kitaalami di dunia ini.Proses penyempurnaan hanya ada di dunia, dengan maknabahwa di akhirat kita akan menerima sesuai dengan apa yangdiperbuat di dunia ini.Maka, kehidupan di dunia ini seperti ungkapan, "
Duniatempat beramal, dan akhirat adalah tempat menerimaganjarannya
", sesuai dengan apa yang kita usahakan didunia, kita renungkan hadits ini,
،ُحِلاّصْل راَجْلَو ،ُعِسَوْل ُنكسَمْلَو ،ةَِلاّصل أرَمْل :داَّسل َنم ٌعَبرأ ُءيَْل ُكرَمْلَو ~َنم ٌعَبرأَو ،ُءوسل أرَمْلَو ،ءوُسْل راَجْل :ِءاقشل .ّّضل ُنكسَمْلَو ،ُءوسْل ُكرَمْلَو 
ٌناّبِح ُْِإ َو ٌدَمْحَأ ُهَوَر 
"
Empat hal yang merupakan kebahagiaan, yaitu: perempuan shalehah, rumah yang luas, tetangga yangbaik, kendaraan yang nyaman. Empat hal yangmerupakan penderitaan, yaitu: tetangga yang jahat,istri yang jahat, kendaraan yang buruk dan tempat tinggal yang sempit.
" (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban).Dari hadist ini, didapati bahwa perempuan yang shalehahadalah perempuan yang patuh pada ajaran agama, suami, danmenjaga hati suaminya, pandai menjaga kehormatan danmartabatnya dan keluarganya.Rumah yang luas adalah tempat tinggal yang sarat dengannilai-nilai religius, saling amanah (mempercayai), terhindar darirona keduniaan, yang dapat melupakan perintah Allâh.
2H Mas’oed Abidin
 
Pernikahan adalah Ibadah Sakral, Peliharala dan jagalah dengan sepenuh hati
Dalam kehidupan di dunia ini, perlu ada keyakinan bahwahanya Allâh satu-satunya pembimbing keluarganya mereka(QS. Al-Munâfiqûn/63: 9).Keluarga sedemikian akan berkata, “rumahku adalah sorgaku”.Maka menikah itu separoh dari agama, sebagaimana sabdaRasul Allâh SAW,
يِاَبْل ِفصل يِ  ِتَلا ُندل فص َمتسدق ُدبَل َّوَزت ذ
.ىِقَهَبل َوَر .
 Apabila telah nikah seseorang, maka ia benar-benar telah menyempurna-kan seruan agama. Maka hendaklahia takut kepada Allâh pada separoh yang tinggal 
” (HR.Baihaqiy). 
DORONGAN UNTUK MELANGSUNGKAN PERNIKAHAN
Mengenai pernikahan ini Rasul Allâh, Muhammad SAW (570-632H) , memberi dorongan kepada para Pemuda yang telahmampu, pesan itu diungkapkan dalam hadits berikut ini,
ىّلَص ِ ُُصسَراََ َاَق :َاَق ٍْُعْصَ ِصْ ِ ِدْبَ ْصَُ َةَئاَبْ ُصصُكْِ َاَطَتْصصس ِصصَ ِصصاَبّش ََشْعَ اَي :َّلَصصسَو ِصصْَلَ ْصصَ ْصصََو ِصصجْَفْلِ ُَصصْحَأَو ِَصصَبْلِ ضَغَأ ُصصّِَ ْصصجّوَزَتَْلَ  .ٌءاَِو ُَ ُّِَ ِْّاِ ِْَلَعَ ْِطَتْَي 
ِْَلَ َفَتُ ُهَوَر 
"Rasul Allâh SAW bersabda : "
Wahai para pemuda, siapasaja di antara kamu sudah mampu (lahir dan bathin)untuk berkeluarga, maka kawinlah. Sesungguhnya hal yang demikian lebih memelihara pandangan mata,memelihara kehormatan, dan siapa yang belum mampuuntuk berkeluarga, dianjurkan baginya untuk berpuasa,karena hal itu akan menjadi pelindung dari segala perbuatan memperturutkan syahwat.
" (HR. Mutafaqq`alaihi).Dan Allâh meridhai akan hal ini, serta memberikan statemenyang patut diyakini yaitu;
3H Mas’oed Abidin

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Pernikahan yang langgeng mestilah mendapatkan restu dari orang tua
ILha Fadhilah MarDhany added this note
bagaimana jika pernikahan itu tidak direstui sama orang tua, dan kita tetap ngotot untuk melakukannya. lantaran..
Mahfudz Spdi liked this
Yustri Erny liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->