Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Hygiene dan Sanitasi makanan

Pengertian Hygiene dan Sanitasi makanan

Ratings: (0)|Views: 2,377 |Likes:
Published by indhilover

More info:

Published by: indhilover on Jun 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

 
21
BAB 2TINJAUAN PUSTAKA2.1Pengertian Hygienedan Sanitasi
Menurut Widyawati (2002), hygiene adalah suatu pencegahan penyakit yangmenitikberatkan pada usaha kesehatan perseorangan atau manusia beserta lingkungantempat orang tersebut berada. Selain itu menurut Depkes RI (2004), hygiene adalahupaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan subjeknyaseperti mencuci tangan dangan air bersih dan sabun untuk melindungi kebersihantangan, mencuci piring untuk melindungi kebersihan piring, membuang bagianmakanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan.Penanganan makanan secarahygiene bertujuan untuk mengendalikan keberadaan patogen dalam makanan.Yang dimaksud dengan sanitasi adalah suatu usaha pencegahan penyakityang menitikberatkan kegiatan pada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia(Widyawati, 2002). Sanitasi adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara danmelindungi kebersihan lingkungan dari subjeknya. Misalnya, menyediakan air yang bersih untuk keperluan mencuci tangan, menyediakan tempat sampah untuk mewadahi sampah agar sampah tidak dibuang sembarangan (Depkes RI, 2004).Pengertian kesehatan menurut UU No. 36 tahun 2009adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap oranguntuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Oleh karena itu penting dilakukantindakanpengendalian terhadap penyakit seperti halnya perilaku hygiene sanitasiyang tentunya akan mempengaruhi kualitas kesehatan.
Universitas Sumatera Utara
 
22
2.2Hygiene dan Sanitasi Makanan
Makanan penting baik untuk pertumbuhan maupun untuk mempertahankankehidupan. Makanan memberikan energi dan bahan-bahan yang diperlukan untuk membantu dan mengganti jaringan, untuk bekerja dan untuk memelihara pertahanantubuh terhadap penyakit (Adams, 2001). Makanan merupakan salah satu bagian yang penting untuk kesehatan manusia mengingat setiap saatdapatsaja terjadi penyakityang diakibatkan oleh makanan. Kasus penyakit bawaan makanan (
 foodbornedisease)
dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain,kebiasaan mengolah makanan secara tradisional, penyimpanan dan penyajian yangtidak bersih dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi (Chandra, 2005). Padakebanyakan kasus, makanan terkontaminasi bukan secara sengaja tetapi lebih karenakecerobohan atau karena kurang memadainya pendidikan atau pelatihan dalam halkeamanan pangan (Adams, 1999).Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang diolah oleh pengrajinmakanan ditempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siapsantap untuk dijual bagi umum selainyang disajikan jasa boga, rumahmakan/restorandan hotel(Depkes RI, 2003). Buah potong merupakan salah satu makanan jajanan yang sedangtersebar luas penjualannya di masyarakat. Memiliki harga yang relatif murah danmemberikan manfaat yang dapat dinikmati konsumen. Umumnya dijual oleh pedagang kaki lima yang rentanterhadap pencemaran secara fisik, kimia, biologi baik dalam tahap pengolahan hingga tahap penjualan. Untuk itulah perlu diperhatikanaspek hygiene dan sanitasinya.
Universitas Sumatera Utara
 
23Hygiene sanitasimakananadalah upaya untuk mengendalikan faktor makanan, orang,tempat danperlengkapannya yang dapat atau mungkin dapatmenimbulkanpenyakit atau gangguan kesehatan.Penanganan makanan jajananadalah kegiatan yang meliputi pengadaan,penerimaan bahan makanan, pencucian, peracikan, pembuatan,pengubahan bentuk, pewadahan, penyimpanan, pengangkutan, penyajianmakanan atau minuman(Depkes RI, 2003).
2.3Prinsip Hygiene dan Sanitasi Makanan dan Minuman
Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang diperlukan setiap saat danharus ditangani dan dikelola dengan baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh.Pengelolaan yang baik dan benar pada dasarnya adalah mengelola makanan berdasarkan kaidah-kaidah dan prinsip hygiene sanitasi makanan. Prinsip-prinsip ini penting untuk diketahui karena berperan besar sebagai faktor kunci keberhasilanusaha makanan. Suatu usaha makanan yang telah tumbuh dan berkembang dengan baik, jika mengabaikan prinsip hygiene sanitasi makanan dan minuman, besar kemungkinan pada suatu saat akan merugi (Depkes RI, 2004).
2.3.1Pemilihan Bahan Makanan
Pilihlah bahanmakanan yang masih segar, masih utuh, tidak retak atau pecah, terutama makanan yang cepat membusuk seperti daging, telur, ikan, susu,dalam bahan tidak terdapat kotoran, bahan tidak berulat. Bahan makanan sayuranyang tidak ada bolong-bolong patut dicurigai telah tercemar pestisida (Depkes RI,2004)
Universitas Sumatera Utara

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
hennyadina liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Etha Pribadi liked this
Taufik Upik liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->