Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Standar Pengelolaan Pendidikan

Standar Pengelolaan Pendidikan

Ratings: (0)|Views: 135 |Likes:

More info:

Published by: Muhamad Taufik Karim on Jun 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2012

pdf

text

original

 
STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN1. Definisi Pengelolaan PendidikanSejak lahir, tanpa disadari, kita sudah menerima pendidikan dari orang tua tentangbanyak hal. Orang tua merupakan guru pertama bagi kita untuk bertanya-tanyahal kecil hingga yang besar. Seiring berjalannya waktu, definisi pendidikan punmeluas. Kita tidak hanya mengenal dalam lingkungan keluarga, namun mencapailingkungan masyarakat, bahkan lingkungan Negara. Pendidikan merupakan halyang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pendidikan memegangunsur penting untuk membentuk pola pikir, akhlak, dan perilaku manusia agarsesuai dengan norma-norma yang ada, seperti norma adat, agama, budaya, danlain-lain.Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajardan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensidirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukandirinya, masyarakat, bangsa dan Negara (UU Sisdiknas).Menurut UNESCO pendidikan itu sekarang adalah untuk mempersiapkan manusiabagi suatu tipe masyarakat yang masih belum ada. Konsep system pendidikanmungkin saja berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat dan pengalihannilai-nilai kebudayaan (transfer of culture value). Konsep pendidikan saat ini tidakdapat dilepaskan dari pendidikan yang harus sesuai dengan tuntutan kebutuhanpendidikan masa lalu,sekarang,dan masa datang.Dari beberapa definisi pendidikan di atas, pada dasarnya pengertian pendidikanyang dikemukakan memiliki kesamaan yaitu usaha sadar, terencana, sistematis,berlangsung terus-menerus, dan menuju kedewasaan.Pengelolaan diartikan sebagai suatu rangkaian pekerjaan atau usaha yangdilakukan oleh sekelompok orang untuk melakukan serangkaian kerja dalammencapai tujan tertentu.Definisi pengelolaan oleh para ahli terdapat perbedaan –perbedaa hal inidisebabkan karena para ahli meninjau pengertian dari sudut yang berbeda- beda.Ada yang meninjau pengelolaan dari segi fungsi, benda, kelembagaan dan yangmeninjau pengelolaan sebagai suatu kesatuan. Namun jika dipelajari padaprinsipnya definisi- definisi tersebut mengandung pengertian dan tujuan yangsama.Berikut ini adalah pendapat dari beberapa ahli yakni menurut Wardoyo (1980:41)memberikan definisi sebagai berikut pengelolaan adalah suatu rangkai kegiatanyang berintikan perencanaan ,pengorganisasian pengerakan dan pengawasandalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.Menurut Harsoyo (1977:121) pengelolaan adalah suatu istilah yang berasal darikata “kelola” mengandung arti serangkaian usaha yang bertujuan untuk mengalidan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki secara efektif dan efisien gunamencapai tujuan tertentu yang telah direncanakan sebelumnya.Dari uraian diatas dapatlah disimpulkan bahwa yang dimaksud denganpengelolaan adalah suatu rangkaian kegiatan yang berintikanperencanaan,pengorganisasian,penggerakan dan pengawasan yang bertujuanmenggali dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki secara efektif untukmencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan.Pengelolaan pendidikan berasal dari kata manajemen, sedangkan istilahmanajemen sama artinya dengan administrasi ( Oteng Sutisna:1983). Dapatdiartikan pengelolaan pendidikan sebagai supaya untuk menerapkan kaidah-kaidah adiministrasi dalam bidang pendidikan.2. Fungsi Pengelolaan Pendidikan
 
Fungsi dari pengelolaan pendidikan mengikuti pada fungsi-fungsimanajemen/administrasi pada umumnya, yaitu meliputi perencanaan,pengorganisasian, pengarahan, pengawasan dan pengembangan.• Perencanaan (Planning)Perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasilyang diinginkan. Pembatasan yang terakhir merumuskan perencanaan merupakanpenetapan pada tindakan apa yang harus dilakukan? Apakah sebab tindakan ituharus dikerjakan? Dimanakah tindakan itu harus dikerjakan? Kapankah tindakanitu harus dikerjakan? Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu?Bagaimanakah caranya melaksanakan tindakan itu?• Pengorganisasian (Organizing)Oganisasi adalah dua orang atau lebih yang bekerjasama dalam cara yangterstruktur untuk mencapai sasaran specific atau sejumlah sasaran. Dalam sebuahorganisasi membutuhkan seorang pemimpin, pekerjaan pemimpin meliputibeberapa kegiatan yaitu mengambil keputusan, mengadakan komunikasi agar adasaling pengertian antara atsan dan bawahan, memberi semangat, inspirasi dandorongan kepada bawahan agar supaya mereka melaksanakan apa yangdiperintahkan.• Pengarahan (Directing )Pengarahan adalah fungsi pengelolaan yang berhubungan dengan usaha memberibimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalammelaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baikdan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula.•PengawasanPengawasan adalah fungsi pengelolaan yang berhubungan dengan usahapemantauan kinerja agar supaya kinerja tersebut terarah dan tidak melencengdari aturan yang sudah ditetapkan dan pemantauan berfungsi sebagai media agarkinerja tersebut terarah dan tersampaikan secara tepat.• PengembanganPengembangan adalah fungsi pengelolaan yang harus dijadikan tolak ukurkeberhasilan suatu pengelolaan, dengan adanya pengembangan pengelolaan akanberjalan sesuai dan melebihi target yang akan diperoleh. Tanpa suatu program yang baik sulit kiranya tujuan pendidikan akan tercapai.Oleh karena itu, pengelolaan harus disusun guna memenuhi tuntutan, kebutuhan,harapan dan penentuan arah kebijakan sekolah dalam mencapai tujuanpendidikan. Pengelolaan kerja SMP merupakan penjabaran tugas dan pelaksanaankebijakan Depdiknas yang di sesuaikan dengan kondisi obyektif. Dalampelaksanaannya setiap kegiatan mengacu pada pengelolaan yang ada sehinggaproses dan pelaksanaan aktifitas di sekolah lebih terukur, terpantau danterkendali.Pengelolaan pendidikan berfungsi sebagai acuan bagi sekolah dalam mengukur,mengevaluasi dan merevisi kegiatan-kegiatan yang di anggap perlu. Selain itupengelolaan pendidikan bertujuan sebagai upaya sekolah dalam mendukung danmenjabarkan wajib belajar 9 tahun.3. Ruang Lingkup Pengelolaan PendidikanRuang lingkup pengelolaan pendidikan merupakan upaya untuk menggali,memupuk, menggerakan dan mempertahankan sumber daya pendidikan secaraseimbang dan berkesinambungan demi tercapainya tujuan melalui sistem kerjasama. Adapun bidang garapan antara lain:1. Inventarisasi sumberdaya pendidikan.2. Program pengelolaan sistem kerja sama disetiap bidang garapan melalui:Pengelolaan Kurikulum.Pengelolaan Kesiswaan.
 
Pengelolaan Ketenagaan.Pengelolaan Keuangan.Pengelolaan Sarana Prasarana.Pengelolaan Potensi Masyarakat Sekitar.Pengelolaan Program SK.Pengelolaan Administrasi Sekolah.Pengelolaan BP/BK.Pengelolan Laboratorium.Pengelolaan Perpustakaan.Pengelolaan Hasil Penelitian.Pengelolaan Manajemen keterampilan.4. Standar Pengelolaan Pendidikana. Kerangka PP No.19 Tahun 2005Kehadiran Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2005 ini merupakan salah satutuntutn dari UU No.20 Tahun 2003 yang mngisayartkan adanya standardisasipendidikan di Indonesia. Ketentuan tersebut berdasarkan Pasal 35 ayat (4), Pasal36 ayat (4), Pasal 37 ayat (3), Pasal 42 ayat (3), Pasal 43 ayat (2), Pasal 59 ayat(3), Pasal 60 ayat (4), dan Pasal 61 ayat (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun2003.Oleh karena itu, PP ini hadir untuk memenuhi Amanat UU tersebut. Selain itu, UUD1945 pun sudah mengisayaratkan adanay satu sistem pendidikan yang bisamencerdasakan kehidupan bangsa.Dalam PP ini, terkandung 17 Bab dan 97 Pasal. Secara keseluruhan, semuanyamengatur tentang delapan standar nasional pendidikan (SNP) yang harusdilaksanakan oleh setiap lembaga pendidikan di Indonesia. Secara garis besar,kedelapan standar pendidikan diatur dalam PP ini, namun secara rinci, setiapstandar memiliki peraturan tersendiri.17 bab dalam PP tersebut, adalah :Bab I : Ketentuan UmumBab II : Lingkup, Fungsi dan TujuanBab III : Standar IsiBab IV : Sandar ProsesBab V : Standar Kompetensi LulusanBab VI : Standar Pendidik dan Tenaga KependidikanBab VII : Standar Sarana dan PrasaranaBab VIII : Standar PengelolaanBab IX : Standar PembiayaanBab X : Penilaian PendidikanBab XI : Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)Bab XII : EvaluasiBab XIII : AkreditasiBab XIV : SertifikasiBab XV : Penjaminan MutuBab XVI : Ketentuan PeralihanBab XVII : Ketentuan Penutupb. Kerangka Permendiknas No.19 tahun 2007Permendiknas No.19 Tahun 2007 ini merupakan penejelasan dari PP No.19 Tahun2005 mengenai standar pengelolaan. Permen ini membahas standardisasi,penegelolaan pendidikan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan dasar danmenengah. Selain itu, Permendiknas ini merupakan penjabaran lebih rinci dari UUsistem pendidikan nasioanal.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->