Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perlakuan Akuntansi Leasing Menurut Psak 30

Perlakuan Akuntansi Leasing Menurut Psak 30

Ratings: (0)|Views: 41 |Likes:
Published by Arkynoder Traghiz

More info:

Published by: Arkynoder Traghiz on Jun 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/20/2013

pdf

text

original

 
PERLAKUAN AKUNTANSI LEASING MENURUT PSAK 30DAN MENURUT PERATURAN PERPAJAKAN
 
OlehSuwardi, SE, M.Si, Akt
 
I.
 
Gambaran Umum
Benarkah akuntansi leasing itu mudah? Pertanyaan yang sulit untuk dijawab,mengatakan mudah jika seseorang telah memahami akuntansi leasing seperti yangtercantum dalam PSAK 30. Untuk memahami tetang akuntansi leasing maka perlukita pahami terlebih dahulu mengenai apa itu akuntansi dan apa itu leasing.
 
Secara umum akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi,meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yangberhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yangmenggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusanserta tujuan lainnya. Akuntansi menurut American Accounting Association (AAA)menjelaskan bahwa akuntansi merupakan proses pengeidentifikasian, pengukuran,danpelaporan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputsan yang jelas dan tegas, bagi pihak pemakai informasiFungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi.Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi besertaperubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengansatuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnyaoleh pihak manajer/ manajemen untuk membantu membuat keputusan suatuorganisasi.
 
Sewa-guna-usaha (Leasing) adalah kegiatan pembiayaan dalam bentukpenyediaan barang modal baik secara sewa-guna-usaha dengan hak opsi (financelease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakanoleh Lessee selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.Sewa (
Lease) 
bisa juga diartikan suatu perjanjian dimana
lessor 
memberikan hakkepada
lessee 
untuk menggunakan suatu aset selama periode yang disepakati.Sebagai imbalannya
lessee 
melakukan pembayaran atau serangkaian pembayarankepada
lessor 
. Sewa dikasifikasikan menjadi dua yaitu
 
1.
 
Sewa Pembiayaan (
Finance Lease) 
adalah sewa yang mengalihkan secarasubstansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikansuatu aset. Hak milik pada akhirnya dapat dialihkan, dapat juga tidakdialihkan
 
2.
 
Sewa Operasi (
Operating Lease) 
adalah sewa yang tidak mengalihkansecara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengankepemilikan suatu aset
 
Klasifikasi sewa dibuat pada masa awal sewa atau bisa dengan persetujuan keduabelah pihak untuk melakukan pembaharuan sewa. Beberapa indikator yangmenunjukan suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan diantaranya :
 
1.
 
pada akhir masa sewa kepemilikan aset dapat dialihkan kepada
lessee 
 
2.
 
lessee 
mempunyai opsi untuk membeli aset pada harga yang cukup rendahdibandingkan nilai wajar pada tanggal nilai opsi mulai dilaksanakan.
 
3.
 
masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomis aset meskipun hakmilik tidak dialihkan.
 
4.
 
pada awal sewa, nilai kini dari jumlah pembayaran sewa minimum secarasubstansial mendekati nilai wajar aset sewaan.
 
 
5.
 
aset sewaan bersifat khusus dan hanya
lessee 
yang dapat menggunakannya.
 
6.
 
 jika
lessee 
membatalkan sewa maka kerugian
lessor 
ditanggung oleh
lessee 
 
7.
 
laba atau rugi dari fluktuasi nilai wajar residu dibebankan pada
lessee 
 
8.
 
lessee 
dapat melanjutkan sewa untuk periode kedua dengan nilai sewa lebihrendah dari nilai pasar.
 
II.
 
PERLAKUAN AKUNTANSI
 
PSAK No. 30 tentang Sewa mengatur bahwa suatu sewa diklasifikasikansebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruhrisiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu sewadiklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secarasubstansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
 
Sesuai PSAK 30 terkait dengan akuntansi leasing maka perlakuan akuntansiuntuk aset dalam sewa pembiayaan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untukdijual:
 
1.
 
disajikan sebagai aset tersedia untuk dijual, jika jumlah tercatatnyaterutama dapat dipulihkan melalui transaksi penjualan dari padapenggunaan lebih lanjut
 
2.
 
diukur sebesar nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatatnya dan nilaiwajar setelah dikurangi beban penjualan aset tersebut
 
3.
 
diungkapkan dalam laporan keuangan untuk memungkinkan evaluasi dampakkeuangan adanya perubahan penggunaan aset.
 
Perlakuan akuntansi untuk transaksi Leasing
 
disesuaikan dengan jenis sewanyamasing-masing:
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->