Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Upaya Pelestarian Sumber Daya Air

Upaya Pelestarian Sumber Daya Air

Ratings: (0)|Views: 80 |Likes:
Published by Irfanizar Hidayat

More info:

Published by: Irfanizar Hidayat on Jun 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/25/2012

pdf

text

original

 
UPAYA PELESTARIAN SUMBER DAYA AIR
UPAYA PELESTARIAN SUMBER DAYA AIRMAKALAHDiajukan untuk Memenuhi Salah Satu TugasMata Kuliah Geologi Lingkungan dan Sumber DayaOleh,Deasy Noftaviany092170129II DPROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFIFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SILIWANGITASIKMALAYA2011ABSTRAKPengelolaan sumber daya air semakin dihadapkan pada berbagai permasalahan. Permasalahanumum dalam pengelolaan sumber daya air ini diantaranya adalah jumlah air yang berlebih,kekurangan air, dan pencemaran air. Peningkatan kebutuhan air masyarakat maupun industriyang semakin meningkat ini menimbulkan eksploitasi sumber daya air yang berlebihan
 
sehingga mengakibatkan penurunan daya dukung lingkungan sumber daya air yang padaakhirnya menurunkan pasokan air.Gejala degradasi fungsi lingkungan sumber daya air ditandai dengan fluktuasi debit air dimusim hujan dan kemarau yang semakin tajam, pencemaran air, berkurangnya kapasitaswaduk dan lainnya. Pengelolaan sumber daya air perlu diarahkan secara holistik, untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan yang harmonis antar wilayah, antar sektor, dan antargenerasi.BAB IPENDAHULUANSumber daya air adalah sumber daya berupa air yang berguna atau potensial bagi manusia.Kegunaan air meliputi penggunaan di bidang pertanian, industri, rumah tangga, rekreasi, danaktivitas lingkungan. Sangat jelas terlihat bahwa seluruh manusia membutuhkan air tawar.Lapisan air menduduki 2/3 % dari luas keseleluruhan bumi kita sedangkan sisanya berupadaratan. Demikian pula dengan Indonesia dengan luas perairan yang lebih luas dibandingdaratan. Air di bumi kita berasal dari hujan dan sebagian berasal dari gunung es atau salju.Jumlah air di dunia sekitar 1,4 milyar km2 yang terbagi dalam 97% air laut, 12,7% air tawaryang terdapat di daratan, 37,7% juta km2 berupa lapisan es di puncak-puncak gunung, danglacier (77,3), air tanah dan resapan (22,4%), air danau dan rawa (0,35%), uap air di atmosfer(0,04%) dan sungai (0,01%).Air merupakan sumber daya alam yang mutlak diperlukan oleh manusia dan makhluk hiduplainnya serta mempunyai arti dan peran penting bagi berbagai sector kehidupan.Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang berkembang cepat serta tingkat penghidupanmasyarakat yang semakin maju, banyak kawasan resapan air yang dijadikan kawasanpemukiman dan pengembangan daerah perkotaan membuat jumlah ketersediaan air semakinlama semakin berkurang. Mengingat ketersediaan air yang tetap dan kebutuhan air yangcenderung semakin meningkat maka perlu dilakukan langkah-langkah pengembanganteknologi, penyediaan air, dan pelestarian sumber daya air.BAB IIPEMBAHASANA. Permasalahan Sumber Daya AirSumber daya air merupakan kebutuhan mendasar bagi kehidupan manusia, tanaman danhewan. Ketersediaan air sangat diperlukan namun harus berada dalam jumlah yang cukupmemadai, tidak berlebih atau kekurangan.Dalam perkembangannya terdapat beberapa maslah krusial yang memerlukan upaya tindak lanjut segera dan penanganan terpadu yaitu :1. Lemahnya koordinasi di antara instansi yang terkait dan kurangnya akuntabilitas,transparansi serta partisipasi stakeholder daloam pengelolaan sumber daya air.2. Meningkatnya konflik karena semakin terbatasnya ketersediaan air sementara kebutuhanair semakin meningkat.3. Kurangnya dana untuk investasi dan tidak mencukupinya dana untuk cost recorvery4. Semakin beratnya pencemaran air.
 
5. Meningkatnya kerusakan kawasan vegetasi hutan lindung yang merupakan daerahtangkapan air menyebabkan menurunnya debit aliran air sungai dan meningkatnya erosi dansedimentasi.6. Kurang efektifnya pemeliharaan jaringan irigasi dan belum terjaminnya biaya untuk rehabilitasi berkala jaringan irigasi.7. Kurang memadainya organisasi pengelolaan tingkat wilayah sungai.8. Kurang arukasinya data hidrologi dan kualitas air.Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu reformasi kebijakan pengelolaansumber daya air yang memberikan perhatian khusus pada konservasi ketersediaan sumberdaya air, pengendalian kualitas air dan perlindungan sumber daya air.2. Tujuan dan Manfaat Reformasi Kebijakan SDAReformasi pengembangan dan pengelolaan sumber daya air secara structural dan substansialdiharapkan mencapai kekondusifan agar lebih tinggi. Keadaan kondusif tersebut digunakanuntuk mencapai ketahanan pangan, ketahanan air, dan tanah yang berkelanjutan sertaperbaikan lingkunagan keairan denagn mengacu pada prinsip-prinsip pembangunanberkelanjutan desentralisasi, penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan transparansi sertamendorong meningkatnya peran serta mendorong meningkatnya peran serta masyarakat dandunia usaha, terutama sektor swasta.Manfaat reformasi kebijakan sektor sumber daya air adalah memberikan landasan hukumyang kondusif bagi penyelenggaraan pengelolaan SDA yang berkelanjutan serta memberikanperan besar bagi masyarakat dan dunia swasta.Dengan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan pembagian peran yang semakin jelasantara pemerintah, provinsi, kabupaten, masyarakat dan sektor swasta akan semakinmemperbesar kemampuan membangun secara mandiri, sekaligus meningkatkan kepercayaaninvestor maupun lembaga donor. Tujuan-tujuan spesifik dari reformasi kebijakan sektorsumber daya air yaitu :a. Pembentukan forum antar lembaga pemerintah dan non pemerintahdi tingkatpusat/nasional untuk kerangka koordinasi sumber daya air dan irigasi.b. Adopsi dan implementasi dari Kebijakan Air Nasional yang mengikat untuk mengarahkanperencanaan, pemprograman, pendanaan, manajemen, dan regulasi sektor.c. Pembentukan institusi dan prosedur untuk pelibatan stakeholder dan menerima layanansumber daya air dalam penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan.d. Perbaikan system dan jaringan informasi pengelolaan sumber daya air nasional dan systempenunjang keputusan.e. Menumbuh kembangkan manajemen terpadu dan regulasi sumber daya air wilayah sungai.f. Membentuk organisai-organisasi pengelola yang efektif dalam wilayah sungai- wilayahsungai strategis.g. Memberlakukan sisten hak guna air untuk menjamin alokasi air yang adil dan efisien.h. Membentuk kerangka kerja institusi untuk penegakan hukum dalam pengendalianpencemaran air.i. Pemberdayaan organisasi petani yang transparan dengan kewenangan penyelenggaraan danpembiayaan pengelolaan jaringan jaringan irigasi yang diserahkan kepadanya. j. Menjamin keberlanjutan pendanaan dan efisiensi kegiatan O&Pk. Rehabilitasi jaringan irigasil. Reorganisasi administrasi layanan irigasi.3. Ruang Lingkup Kebijakan Nasional Sumber Daya AirKebijakan nasional tentang pengelolaan sumber daya air akan mencakup beberapa kebijakanpenting yang berkaitan dengan beberapa hal berikut :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->