Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Koperasi

Makalah Koperasi

Ratings: (0)|Views: 615|Likes:
Published by Asep Ahmad Sidik
tugas, persyaratan masuk kopma
tugas, persyaratan masuk kopma

More info:

Published by: Asep Ahmad Sidik on Jun 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
1BAB I. PENGERTIAN KOPERASI1.1.
 
Beberapa Pengertian KoperasiKoperas
i mengandung makna “kerja sama”
yang artinya saling tolong menolong antarasesama anggota koperasi. koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang ataubadan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.berikut ini pengertian koperasi dari beberapa definisi :Menurut Definisi ILO (International Labour Organisation) koperasi merupakanPerkumpulan atau penggabungan orang orang dengan kesukarelaan untuk tujuanekonomi yang ingin di capai. koperasi di sini dibentuk secara demokratis dengankontribusi yang adil terhadap modal yang di butuhkan. dan maju tidaknya koperasimenjadi tanggung jawab anggota koperasi sendiri.Menurut Definisi Chainago koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakanorang orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untukmasuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untukmempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.Menurut Definisi Dooren tidak ada definisi tunggal (untuk Cooperative) yang umumnyadi terima, tetapi prinsip yang umum adalah bahwa serikat koperasi adalah sebuahasosiasi anggota, baik pribadi atau perusahaan, yang telah secara sukarela datangbersama sama dalam mengejar tujuan ekonomi umum.Menurut Definisi Hatta ( Bapak Koperasi Indonesia) koperasi adalah usaha bersamauntuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong menolong.semangat tolong menolong tersebut di dorong oleh keinginan memberi jasa kepadakawan berdasarkan semua untuk satu, dan satu untuk semua.Menurut Definisi Munkner koperasi sebagai organisasi tolong menolong yangmenjalankan urus niaga secara kumpulan, yang berdasarkan konsep tolang menolong.aktivitas dalam urus niaga bertujuan untuk ekonomi, bukan untuk sosial seperti yang dikandung dalam asas gotong royong.1.2. Pengertian Koperasi di Indonesia (Menurut UU Koperasi No.25 Tahun 1992)Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang orang atau badan hukumkoperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligussebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.
 
2BAB II. SEJARAH KOPERASI2.1. Perkembangan Koperasi Di Eropa dan AmerikaDi Eropa dari sejarah perkembangannya, dimulai dari munculnya revolusi industri diInggris tahun 1770 yang menggantikan tenaga manusia dengan mesin-mesin industriyang berdampak pada semakin besarnya pengangguran hingga revolusi Perancis tahun1789 yang awalnya ingin menumbangkan kekuasaan raja yang feodalistik, ternyatamemunculkan hegemoni baru oleh kaum kapitalis. Semboyan Liberte-Egalite-Fraternite(kebebasan-persamaan-kebersamaan) yang semasa revolusi didengung-dengungkanuntuk mengobarkan semangat perjuang rakyat berubah tanpa sedikitpun memberidampak perubahan pada kondisi ekonomi rakyat. Manfaat Liberte (kebebasan) hanyamenjadi milik mereka yang memiliki kapital untuk mengejar keuntungan sebesar-besarnya. Semangat Egalite dan Fraternite (persamaan dan persaudaraan) hanyamenjadi milik lapisan masyarakat dengan strata sosial tinggi (pemilik modal;kapitalis).Dalam keadaan serba kritis dan darurat dimana kesenjangan antara rakyat (buruh)dengan pemilik modal semakin besar baik di Inggris maupun di Perancis itulah yangmendorong munculnya cita-cita untuk membangun tatanan masyarakat yang lebihegaliter dimana kekayaan dibagikan secara lebih merata, pembatasan terhadapkepemilikan pribadi dan pembatasan terhadap persaingan yang tidak sehat sertaperlunya kerjasama antar kelas sosial.Berbagai bentuk tatanan kemasyarakatan ditawarkan untuk mengakomodir gejolakketidakpuasan terhadap kondisi sosial yang ada. Dari ide seorang industriwan penganutsosialisme Inggris yang bernama Robert Owen (1771-1858), mulailah terbentuk idecommunity-community sebagai proyek percontohan dari masyarakat sosialis. Dan istilahco-operation mulai diperkenalkan oleh Robert Owen. Dia pun mendirikan pemukiman diAmerika serikat pada tahun 1824 bernama New Harmony untuk kaum buruh. Meski idedan proyek percontohan koperasi yang dikembangkan oleh Robert Owen mengalamikegagalan, ide untuk membentuk koperasi terus berlanjut dan dikembangkan oleh Dr.William King pada tahun 1882. Akan tetapi, usaha yang dilakukan oleh Dr. William King juga mengalami kegagalan. Usaha untuk membentuk koperasi yang dilakukan olehkedua pelopor koperasi itu mengalami kegagalan disebabkan karena permasalahanmodal dan kurangnya kesadaran dari anggotanya untuk bekerja bersama-sama(swadaya).Koperasi yang di pandang sukses adalah koperasi yang didirikan di kota Rochdale, Inggrispada tahun 1844. Koperasi yang dipelopori oleh 28 anggota tersebut dapat bertahandan sukses karena didasari oleh semangat kebersamaan dan kemauan untuk berusaha.Mereka duduk bersama dan menyusun berbagai langkah yang akan dilakukan sebelummembentuk sebuah satuan usaha yang mampu mempersatukan visi dan cita-citamereka. Mereka mulai menyusun pedoman kerja dan melaksanakan sesuai denganketentuan yang mereka susun bersama. Walaupun pada awalnya banyak mengalamihujatan, tetapi toko yang dikelola secara bersama-sama tersebut mampu berkembangsecara bertahap.Dari pedoman koperasi di Rochdale inilah prinsip-prinsip pergerakan koperasi dibentuk.Meskipun masih sangat sederhana tetapi apa yang dilakukan koperasi Rochdale dengan
 
3prinsip-prinsipnya telah menjadi tonggak bagi gerakan koperasi di seluruh dunia.Prinsip-prinsip koperasi Rochdale tersebut kemudian dibakukan oleh I.C.A dandisampaikan dalam konggres I.C.A di Paris tahun 1937.Prinsip Rochdale kemudian dirumuskan menjadi dua prinsip dasar yaitu pertama, prinsipprimer yang berlaku untuk seluruh gerakan koperasi yang tergabung dalam keanggotaanI.C.A. dengan menekankan perlunya 1) keanggotaan berdasar sukarela. 2) susunan dankebijaksanaan pimpinan diatur secara demokratis. 3) laba dibagi atas imbalan jasa(pembelian). 4) pembatasan bunga atas modal. Kemudian kedua, prinsip sekunder yangmerupakan dasar moral yang disesuaikan dengan kondisi koperasi di masing-masingnegara anggota. 1) netral terhadap agama dan politik. 2) pembelian secara kontan. 3)memajukan pendidikan .Prinsip ini pulalah yang memberi inspirasi pergerakan koperasi dalam menyusun prinsip-prinsip bagi pergerakan koperasi di Indonesia. Namun sebagai bangsa yang menjunjungtinggi budaya dan kepribadian bangsa, prinsip-prinsip pergerakan koperasi diselaraskandengan kehidupan bangsa Indonesia sendiri yaitu lebih menekankan pada asas gotongroyong dan kekeluargaan.Sebagai sebuah wadah yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraanmasyarakat, koperasi mulai tumbuh di negara-negara yang saat itu menganut danmenjalankan sistem kapitalisme. Di Inggris sebagai negara pencetus revolusi industri,koperasi mulai lahir walaupun sempat tenggelam tetapi kembali berkembang sampaiakhirnya berhasil membentuk koperasi yang utuh, solid dan mengedepankan aspekhumaniora yang mengusahakan kemakmuran dengan jalan bekerja bersama-sama danmemberikan imbalan sesuai dengan jasa yang diberikan oleh anggota itu sendiri.Kelahiran koperasi yang didasari oleh adanya penindasan dan kemiskinan yang terjadipada masyarakat kalangan bawah (buruh) di dalam sistem kapitalisme yang berkembangpesat saat itu, ternyata harus berhadapan pula dengan kelemahan dari dalam koperasisendiri. Kurangnya modal, kesadaran dan pengetahuan yang rendah dari anggota danpengurus menyebabkan koperasi sulit berkembang secara pesat. Di sisi lain, ideologisosialisme yang muncul sebagai reaksi dari kekurangan-kekurangan kapitalisme ituternyata tidak mampu berbuat banyak untuk merubah keadaan saat itu.Charles Fourier (1772-1837) seorang sosialis Perancis menganjurkan berdirinya unit-unit
produksi “Falansteires” yang mengedepankan semangat kebersamaan baik kepemilikan
kapital, mengupayakan kebutuhan sendiri dan kepemilikan terhadap alat-alat produksisecara bersama-sama. Louis Blanc (1811-1882) meskipun terpengaruh oleh cita-citaCharles Fourier tetapi Louis Blanc mencoba lebih realistis dengan menyusun rencanayang lebih konkret. Louis Blanc mengusulkan kepada pemerintah untuk mendirikantempat-tempat kerja untuk kaum buruh dalam bentuk Atelier Sosiaux (Atelier Sosial)dimana kaum buruh mengorganisir sendiri dengan cara kooperatif dan diawasi olehpemerintah. Selain mendapatkan upah kerja, kaum buruh juga mendapat bagian darilaba usaha. Saint Simon (1760-1825) berpendapat bahwa masalah sosial dapat diatasi
 jika masyarakat diatur menjadi “Assosiasi Produktif” yang dipimpin teknokrat dan ahli
-ahli industri.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->