3
memilih karir, siswa kurang mempunyai minat terhadap karir yang telahdipilihnya karena sekedar mengikuti ajakan teman untuk memilih karir tersebut.2. Faktor di luar siswa, diantaranya adalah :
Tingkat ekonomi keluarga
terkadang menjadi suatu permasalahan dalammenentukan karir siswa. Banyak siswa yang kebutuhan karirnya tidak terpenuhikarena tingkat ekonominya yang kurang memadai.
Minat orang tua
terkadang tidak sesuai dengan keinginan anak (siswa) untuk memilih karir yang ia minati. Keinginan orang tua yang terlalu keras tanpamemikirkan kemampuan si anak dan keinginan si anak akan menyebabkanterjadinya permasalahan dalam pemilihan karir si anak.
Kondisi social masyarakat
juga mempengaruhi pemilihan karir dari tempattinggal siswa tersebut. Karir yang dipilih harus terlihat layak di mata masyarakatmeski bertolak belakang dari keinginan siswa tersebut. Terkadang masyarakatyang kurang mendapat sosialisasi masih menganggap tabu suatu pekerjaan yangsebenarnya masih layak untuk dikerjakan.
b. Latar Belakang Perlunya Layanan BK Karier yang dilakukan di SMKN 2 Singaraja
Masa depan harus direncanakan disongsong bukan di tunggu. Awal masa
depan itu adalah “di sini dan sekarang”. Persiapan untuk menyongsong masa
depan dilakukan melalui prosedur-prosedur tertentu baik melalui pendidikaninformal, formal maupun non formal. Melalui pendidikan di sekolah siswadibekali dengan berbagai pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap-sikaptertentu. Bekal yang diperoleh siswa di sekolah bertujuan untuk mempersiapkanmereka memasuki dunia kerja.Karir bagi siswa bukan hal yang mudah untuk ditentukan dan menjadipilihan yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, namun haruslahditentukan. Untuk membentukan hal demikian harus didasarkan pada keputusansiswa itu sendiri yang didasarkan pada pemahaman tentang kemampuan dan minatserta pengenalan karir yang ada di masyarakat.