Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
WARIS - A

WARIS - A

Ratings: (0)|Views: 1,549|Likes:
Published by anasnasihin

More info:

Published by: anasnasihin on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/26/2013

pdf

text

original

 
CONTOHAKTA KETERANGAN AHLI WARIS
 Akta Keterangan Ahli Waris
substansinya hanya mengenai siapa ahli warisdari siapa dan bagaimana susunan para ahli warisnya yang menerangkan ataumenyatakan di hadapan Notaris. Mengenai bagian atau hak masing-masing para ahliwaris tergantung pada Hukum Waris yang akan mereka gunakan, dan untuk pembagianwarisnya dapat dibuat akta pembagian hak waris tersendiri, yaitu dalam bentuk akta pihak berupa
 Akta Keterangan Hak Waris
, yang menunjukkan bagian (hak) tertentuatas atas harta warisan (pewaris) yang ada
.Dalam pembuatan Akta Keterangan Ahli Waris perlu diperhatikan DataPerseorangan dan Dokumen Kependudukan sesuai dengan Pasal 58 ayat (1) dan (2),Pasal 59 ayat (1) – ayat (6) Undang-undang Nomor 23 tahun 2006
 Administrasi  Kependudukan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 124,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4676).Menurut Pasal 58 ayat (2) undang-undang tersebut, bahwa Data Perseoranganmeliputi :a.Nomor KK; b.NIK;c.Nama lengkap;d.Jenis kelamin;e.Tempat lahir;f.Tanggal/bulan/tahun lahir;g.Golongan darah;h.Agama/kepercayaan;i.Status perkawinan; j.Status hubungan dalam keluarga;
40
Dalam Akta Keterangan Hak Waris ditentukan hak atau bagian para ahliwaris, yang para ahli warisnya sudah ditentukan berdasarkan Akta Keterangan AhliWaris, dan bagian atau hak para ahli waris tersebut dibagi atau ditentukan berdasarkanHukum Waris yang dikehendaki oleh para ahli waris, seperti Hukum Waris berdasarkanKitab Undang-undang Hukum Perdata, Hukum Waris Islam, Hukum Waris Adat atauhukum waris lainnya yang dikehendaki oleh para pihak atau pembagiannya berdasarkankesepakatan para pihak.42
 
k.Cacat fisik dan/atau mental;l.Pendidikan terakhir;m.Jenis pekerjaan;n.NIK ibu kandung;o.Nama ibu kandung; p.NIK ayah;q.Nama ayah;r.Alamat sebelumnya;s.Alamat sekarang;t.Kepemilikan akta kelahiran;u.Nomor akta kelahiran/nomor surat kenal lahir;v.Kepemilikan akta perkawinan/buku nikah;w.Nomor akta perkawinan/buku nikah;x.Tanggal perkawinan;y.Kepemilikan akta perceraian;z.Nomor akta perceraian/surat cerai;aa.Tanggal perceraian.Menurut Pasal 59 ayat (1) undang-undang tersebut, bahwa DokumenKependudukan meliputi :a.Biodata Penduduk; b.KK;c.KTP;d.Surat Keterangan Kependudukan, dane.Akta Pencatatan Sipil.Menurut Pasal 59 ayat (2) Surat Keterangan Kependudukan meliputi :a.Surat Keterangan Pindah; b.Surat Keterangan Pindah Datang;c.Surat Keterangan Pindah ke Luar Negeri;d.Surat Keterangan datang dari Luar negeri;e.Surat Keterangan Tempat Tinggal;f.Surat Keterangan Kematian;g.Surat Keterangan Lahir Mati;h.Surat Keterangan Pembatalan Perkawinan;i.Surat Keterangan Pembatalan Perceraian;43
 
 j.Surat Keterangan Kematian;k.Surat Keterangan Pengangkatan Anak;l.Surat Keterangan Pelepasan Kewarganegaraan Indonesia;m.Surat Keterangan Pencatatan Sipil.Disamping itu perlu juga untuk diperhatikan
, yaitu :1.Surat/keterangan ganti nama pewaris dan para ahli waris (jika ada).2.Perjanjian kawin (jika ada).3.Keterangan ada atau tidak ada wasiat atau tidak ada wasiat dari instansi yang berwenang
.4.Diantara pewaris ada atau tidak mempunyai anak luar kawin, tidak pernahmengadopsi anak 
.
41
Dalam Pasal 1 angka 17 Undang-undang Nomor 23 tahun 2006
 Administrasi  Kependudukan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 124,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4676) dikenal istilah
 Peristiwa Penting 
adalah
kejadian yang dialami oleh seseorang meliputi kelahiran,kematian, lahir mati, perkawinan, perceraian, pengakuan anak, pengesahan anak, pengangkatan anak, perubahan nama dan perubahan status kewarganegaraan.
42
-Pengiriman atau pelaporan ke Daftar Pusat Wasiat (DPW) ini berlaku untuk semua Warga Negara Indonesia yang membuat wasiat dengan bentuk apapun denganakta Notaris. Tujuan pengiriman atau pelaporan tersebut untuk melindungi kehendak terakhir hak pemberi wasiat dan calon penerima wasiat. Sampai saat ini DPW hanyaada satu yaitu di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia. Atas permintaan para pihak untuk mengetahui ada atau tidak ada wasiat.DPW masih melakukannya secara manual yang memerlukan waktu lama. Untuk mempersingkat waktu dan mempermudah pemberian pelayanan kepada masyarakat, pemerintah dalam hal Departemen Hukum dan HAM untuk segera melakukan perubahan dengan cara membuat permintan ada atau tidak ada wasiat secara on line.-Pengiriman atau pelaporan tersebut tidak mengatur untuk pembuatan wasiat (secaratertulis) yang dilakukan tanpa melibatkan Notaris atau yang dilakukan secara lisan yangdikuatkan dengan para saksi. Meskipun tidak dilakukan pengiriman atau pelaporan,maka wasiat seperti itu tetap mengikat sepanjang tidak ada yang mengajukan keberatanatau gugatan atas wasiat tersebut.-Jika Notaris dalam pembuatan Akta Keterangan Ahli Waris ternyata Notaris tidak menanyakan terlebih dahulu ke Pusat Daftar Wasiat (DPW) Departemen Hukum danHak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia ada wasiat atau tidak ada wasiat,adakah akibat hukum terhadap Akta Keterangan Ahli Waris tersebut dan sanksi untuk  Notaris ? Jika tidak dilakukan, maka akta tersebut tetap mengikat para pihak, dan jikaternyata suatu saat terbukti ada wasiat, maka kepada Notaris yang bersangkutan dapatdituntut (gugatan) ke pengadilan negeri dalam bentuk perbuatan melawan hukum(dalam hal ini Notaris telah melalaikan kewajiban dalam menjalankan tugas jabatannya)yang dapat merugikan pihak-pihak tertentu yang ada kaitannya dengan AktaKeterangan Ahli waris tersebut.
43
Harus dibedakan antara Adopsi Anak dan Pengangkatan Anak. DisebutAdopsi Anak, yaitu mengambil anak orang lain yang secara hukum ditentukan dan berkedudukan sebagaimana anak kandung, dan diputuskan hubungan hukum dengan44

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ferry Chomsa liked this
Agus Adiprijono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->