Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permendagri No.61 2007

Permendagri No.61 2007

Ratings: (0)|Views: 50 |Likes:
Published by cinexc

More info:

Published by: cinexc on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2013

pdf

text

original

 
MENTERI DALAM NEGERIREPUBLIK INDONESIA
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERINOMOR 61 TAHUN 2007TENTANGPEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN KEUANGANBADAN LAYANAN UMUM DAERAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI DALAM NEGERI,
Menimbang:bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 150 Peraturan PemerintahNomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, perlumenetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman TeknisPengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah;Mengingat:1.Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);2.Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);3.Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang PemeriksaanPengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4400);4.Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembanguhan Nasional (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4421);5.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-UndangNomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);6.Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4438);7.Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang PengelolaanKeuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4502);8.Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar AkuntansiPemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 
 
49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4503);9.Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang PengelolaanKeuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);10.Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang PedomanPenyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585);11.Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangandan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4614);
MEMUTUSKAN :
Menetapkan:
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PEDOMAN TEKNISPENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAHBAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:1.Badan Layanan Umum Daerah yang selanjutnya disingkat BLUD adalah Satuan KerjaPerangkat Daerah atau Unit Kerja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkunganpemerintah daerah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakatberupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencarikeuntungan, dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi danproduktivitas.2.Pola Pengelolaan Keuangan BLUD, yang selanjutnya disingkat PPK-BLUD adalah polapengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untukmenerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepadamasyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskankehidupan bangsa, sepagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangandaerah pada umumnya.3.Fleksibilitas adalah keieluasaan pengelolaan keuangan/barang BLUD pada batas-batas tertentu yang dapat dikecualikan dari ketentuan yang berlaku umum.4.Peningkatan status BLUD adalah meningkatnya status satuan kerja atau unit kerjayang menerapkan PPK-BLUD bertahap menjadi satuan kerja atau unit kerja yangmenerapkan PPK-BLUD penuh.5.Penurunan status BLUD adalah menurunnya status satuan kerja atau unit kerjayang menerapkan PPK-BLUD penuh menjadi satuan kerja atau unit kerja yangmenerapkan PPK-BLUD bertahap.6.Pencabutan status BLUD adalah kembalinya status satuan kerja atau unit kerjayang menerapkan PPK-BLUD penuh atau PPK-BLUD bertahap menjadi satuan kerjaatau unit kerja biasa.7.Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menerapkan PPK-BLUD selanjutnyadisingkat BLUD-SKPD adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan pemerintahdaerah yang menerapkan PPK- BLUD.8.Unit Kerja pada SKPD yang menerapkan PPK-BLUD selanjutnya disingkat BLUD-UnitKerja adalah Unit Kerja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan pemerintahdaerah yang menerapkan PPK- BLUD.
 
9.Pejabat pengelola BLUD adalah pimpinan BLUD yang bertanggung jawab terhadapkinerja operasional BLUD yang terdiri atas pemimpin, pejabat keuangan dan pejabatteknis yang sebutannya disesuaikan dengan nomenklatur yang berlaku pada BLUDyang bersangkutan.10.Pendapatan adalah semua penerimaan dalam bentuk kas dan tagihan BLUD yangmenambah ekuitas dana lancar dalam periode anggaran bersangkutan yang tidak perludibayar kembali.11.Belanja adalah semua pengeluaran dari rekening kas yang mengurangi ekuitas danalancar dalam periode tahun anggaran bersangkutan yang tidak akan diperolehpembayarannya kembali oleh BLUD.12.Biaya adalah sejumlah pengeluaran yang mengurangi ekuitas dana lancar untukmemperoleh barang dan/atau jasa untuk keperluan operasionsl BLUD.13.Investasi adalah penggunaan aset untuk memperoleh manfaat ekonomis yang dapatmeningkatkan kemampuan BLUD dalam rangka pelayanan kepada masyarakat14.Basis akrual adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwalainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi, tanpa memperhatikan saat kasatau setara kas diterima atau dibayar.15.Rekening Kas BLUD adalah rekening tempat penyimpanan uang BLUD yang dibukaoleh pemimpin BLUD pada bank umum untuk menampung seluruh penerimaanpendapatan dan pembayaran pengeluaran BLUD.16.Laporan keuangan konsolidasian adalah suatu laporan keuangan yang merupakangabungan keseluruhan laporan keuangan entitas akuntansi sehingga tersaji sebagaisatu entitas pelaporan.17. Rencana Bisnis dan Anggaran BLUD, yang selanjutnya disingkat RBA adalah dokumenperencanaan bisnis dan pengangaran tahunan yang berisi program, kegiatan, targetkinerja dan anggaran BLUD.18. Dokumen Pelaksanaan Anggaran BLUD yang selanjutnya disingkat DPA-BLUD adalahdokumen yang memuat pendapatan dan biaya, proyeksi arus kas, jumlah dan kualitasbarang dan/atau jasa yang akan dihasilkan dan digunakan sebagai dasar pelaksanaananggaran oleh BLUD.19.Rencana Strategis Bisnis BLUD yang selanjutnya disingkat Renstra Bisnis BLUDadalah dokumen lima tahunan yang memuat visi, misi, program strategis, pengukuranpencapaian kinerja dan arah kebijakan operasional BLUD.20.Standard Pelayanan Minimal adalah spesifikasi teknis tentang tolok ukur layananminimal yang diberikan oleh BLUD kepada masyarakat.21.Praktek bisnis yang sehat adalah penyelenggaraan fungsi organisasi berdasarkankaidah-kaidah manajemen yang baik dalam rangka pemberian layanan yang bermutudan berkesinambungan.22.Satuan pengawas internal adalah perangkat BLUD yang bertugas melakukanpengawasan dan pengendalian internal dalam rangka membantu pimpinan BLUD untukmeningkatkan kinerja peiayanan, keuangan dan pengaruh lingkungan sosial sekitarnya
(socialresponsibility)
dalam menyelenggarakan bisnis sehat.23. Dewan Pengawas BLUD, yang selanjutnya disebut Dewan Pengawas adalah organyang bertugas melakukan pengawasan terhadap pengelolaan BLUD.24. Nilai omset adalah jumlah seluruh pendapatan operasional yang diterima oleh BLUDyang berasal dari barang dan/atau jasa layanan yang diberikan kepada masyarakat,hasil kerja BLUD dengan pihak lain dan/atau hasil usaha lainnya.25. Nilai aset adalah jumlah aktiva yang tercantum dalam neraca BLUD pada akhir suatutahun buku tertentu, dan merupakan bagian dari aset pemerintah daerah yang tidakterpisahkan.26. Tarif adalah imbalan atas barang dan/atau jasa yang diberikan oleh BLUD termasukimbal hasil yang wajar dari investasi dana, dapat bertujuan untuk menutup seluruh atau

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->