Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU ITE

UU ITE

Ratings: (0)|Views: 44 |Likes:
Published by Revelation Juli

More info:

Published by: Revelation Juli on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2012

pdf

text

original

 
Undang-undang ITE
.
Undang-undang informasi dan transaksi elektronik 
adalah singkatan dari
UU ITE
.Untuk itu undang-undang ini dirasa cukup menarik untuk dibahas.Undang-undang yang sejatinya memberikan kepastian hukum bagi penduduk dunia mayayang senantiasa menggunakan internet dan komputer dalam kehidupannya ini (menurut beberapa kalangan) malah memberikan ketidakpastian hukum, disebabkan adanya suatu pasal yang dianggap karet, karena indikator dan batas pengikatnya terlalu abstrak dantidakjelas.lepas dari kontrovensi
UU ITE
ini, kita sebagai penduduk dunia maya yang tak lepas darikomputer dan internet dan juga sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya mengertidan memahami
undang-undang ITE
ini, agar tidak salah langkah dan tersentuh hukummelalui tangan
UU ITE
ini.
Sisi Positif UU ITEBerdasarkan dari pengamatan para pakar hukum dan politik UU ITE mempunyai sisi positif bagi Indonesia. Misalnya memberikan peluang bagi bisnis baru bagi parawiraswastawan di Indonesia karena penyelenggaraan sistem elektronik diwajibkan berbadan hukum dan berdomisili di Indonesia. Otomatis jika dilihat dari segi ekonomidapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain pajak yang dapat menambah penghasilannegara juga menyerap tenaga kerja dan meninggkatkan penghasilan penduduk.UU itu juga dapat mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan internet yang merugikan,memberikan perlindungan hukum terhadap transaksi dan sistem elektronik sertamemberikan perlindungan hukum terhadap kegiatan ekonomi misalnya transaksi dagang.Penyalahgunaan internet kerap kali terjadi seperti pembobolan situs-situs tertentu milik  pemerintah. Kegiatan ekonomi lewat transaksi elektronik seperti bisnis lewat internet jugadapat meminimalisir adanya penyalahgunaan dan penipuan.UU itu juga memungkinkan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang di luar Indonesiadapat diadili. Selain itu, UU ITE juga membuka peluang kepada pemerintah untuk mengadakan program pemberdayaan internet. Masih banyak daerah-daerah di Indonesiayang kurang tersentuh adanya internet. Undang-undang ini juga memberikan solusi untuk meminimalisir penyalahgunaan internet.
Sisi Negatif UU ITESelain memiliki sisi positif UU ITE ternyata juga terdapat sisi negatifnya. Contoh kasusPrita Mulyasari yang berurusan dengan Rumah Sakit Omni Internasional juga sempatdijerat dengan undang-undang ini. Prita dituduh mencemarkan nama baik lewat internet.Padahal dalam undang-undang konsumen dijelaskan bahwa hak dari onsumen untumenyampaikan keluh kesah mengenai pelayanan publik. Dalam hal ini seolah-olah terjadi
 
tumpang tindih antara UU ITE dengan UU konsumen. UU ITE juga dianggap banyak oleh pihak bahwa undang-undang tersebut membatasi hak kebebasan berekspresi, mengeluarkan pendapat, dan menghambat kreativitas dalam berinternet. Padahal sudah jelas bahwanegara menjamin kebebasan setiap warga negara untuk mengeluarkan pendapat.Undang-undang ini menimbulkan suatu polemik yang cukup panjang. Maka dari itumuncul suatu gagasan untuk merevisi undang-undang tersebut.DEWAN PERWAKILAN RAKYATREPUBLIK INDONESIARANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR . TAHUN .TENTANGINFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang :a. bahwa pembangunan nasional adalah suatu proses yang berkelanjutan yang harussenantiasatanggap terhadap berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat; b. bahwa globalisasi informasi telah menempatkan Indonesia sebagai bagian darimasyarakat informasi dunia sehingga mengharuskan dibentuknya pengaturan mengenai pengelolaan Informasi dan Transaksi Elektronik di tingkat nasional sehingga pembangunan Teknologi Informasi dapat dilakukan secara optimal, merata, danmenyebar ke seluruh lapisan masyarakat guna mencerdaskan kehidupan bangsa;c. bahwa perkembangan dan kemajuan Teknologi Informasi yang demikian pesat telahmenyebabkan perubahan kegiatan kehidupan manusia dalam berbagai bidang yangsecara langsung telah memengaruhi lahirnya bentuk-bentuk perbuatan hukum baru;d. bahwa penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi harus terus dikembangkanuntuk menjaga, memelihara, dan memperkukuh persatuan dan kesatuan nasional berdasarkan Peraturan Perundang-undangan demi kepentingan nasional;e. bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi berperan penting dalam perdagangan dan pertumbuhan perekonomian nasional untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat;f. bahwa pemerintah perlu mendukung pengembangan Teknologi Informasi melaluiinfrastruktur hukum dan pengaturannya sehingga pemanfaatan Teknologi Informasi
 
dilakukan secara aman untuk mencegah penyalahgunaannya dengan memperhatikannilai
nilai agama dan sosial budaya masyarakat Indonesia;g. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c,huruf d, huruf e, dan huruf f perlu membentuk Undang-Undang tentang Informasi danTransaksi Elektronik;BAB XPENYIDIKANPasal 42Penyidikan terhadap tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Undang
Undangini, dilakukan berdasarkan ketentuan dalam Hukum Acara Pidana danketentuan dalam Undang-Undang ini.Pasal 43(1) Selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, Pejabat Pegawai NegeriSipil tertentu di lingkungan Pemerintah yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik diberi wewenang khusus sebagai penyidik sebagaimana dimaksud dalam Undang- Undang tentang Hukum Acara Pidanauntuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang Teknologi Informasi dan TransaksiElektronik.(2) Penyidikan di bidang Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimanadimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan memperhatikan perlindungan terhadap privasi,kerahasiaan, kelancaran layanan publik, integritas data, atau keutuhan data sesuai denganketentuan Peraturan Perundang-undangan.(3) Penggeledahan dan/atau penyitaan terhadap sistem elektronik yang terkait dengandugaan tindak  pidana harus dilakukan atas izin ketua pengadilan negeri setempat.(4) Dalam melakukan penggeledahan dan/atau penyitaan sebagaimana dimaksud pada ayat(3), penyidik wajib menjaga terpeliharanya kepentingan pelayanan umum.(5) Penyidik Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang:a. menerima laporan atau pengaduan dari seseorang tentang adanya tindak pidana berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini; b. memanggil setiap Orang atau pihak lainnya untuk didengar dan/atau diperiksa sebagaitersangka atau saksi sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana di bidang terkaitdengan ketentuan Undang
Undang ini;

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->