Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pewawancara Dan Narasumber

Pewawancara Dan Narasumber

Ratings: (0)|Views: 54 |Likes:
Published by Cko Prasetyo

More info:

Published by: Cko Prasetyo on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2012

pdf

text

original

 
Pewawancara: Iya, Hasil penelitian .. Hasil penelitian orang.. Jadi penelitian ini menggunakan metaanalysis jadi dia mengumpulkan 42 penelitian pak.. 42 penelitian iya mungkin seluruh dunialah katakandia mengumpulkan. Nah ini yang dia temukan seperti ini, jadi kan sebetulnya saat ini penelitian ini sudahbanyak sekali diantaranya diambil dari 42 penelitian yang sudah publish pak.. Nah, sama dia di..Narasumber:
Tahun ‘99
 Pewawancara: Oh bukan pak, kalau yang tahun 99 ini lain lagi.. Nah dari 42 penelitian ini, dia kumpulkanlalu dia gunakan meta analysis dari masing2 yang 42 penelitian itu rata-rata mereka menggunakanregresi ataupun korelasi sehingga mendapatkan nilai hubungan, lalu dikumpulkan lalu setelahdikumpulkan dengan menggunakan meta analysis tekniknya didapatkan seperti itu katanya. Terbuktidari 42 penelitian itu yang dikumpulkan itu tidak ada penelitian yang signifikan katanya seperti itu. Eeh,nah tapi kalau kita kaitkan juga dengan apa namanya yang disampaikan oleh Gardner, Gardner jugasempat mempertanyakan jadi penggunaan IT itu perlu engga sih? berarti engga gitu kan pak yah ? Jadisebetulnya bukannya mereka tidak merasakan manfaatnya ataupun tidak mau pakai, jadi mereka tetapdipakai oleh perusahaan
 –
perusahaannya itu, tapi bukan karena mereka sadar bahwa ini sangat.. sangatmenguntungkan bukan, tapi lebih kepada semacam ada yang berdasarkan kebijakan, ada yang gengsi,bentuk dari kebijakan dari atasnya harus pakai, yaudah pakai.. gituh misalnya.. tapi bukan karenamereka sadar, memang ini menguntungkan jadi katanya seperti itu akhirnya kesimpulannya kuranglebih.. Nah itu juga yang terjadi di pemerintahan, apalagi gitu ya pak yang di bisnis saja yang mungkinrelatif lebih tinggi pemahamannya seperti itu. Kalau ini perusahaan di Negara yang saya dapatkan diNegara
 –
Negara yang tergolong dalam OECD itu pak. Negara
 –
Negara di eropa yang relative sudahdevelop, yang sudah maju, Negara maju mereka pun ketika mengukur benefit dari e-government,mereka masih secara terpisah
 –
terpisah yang non financial dan financial. Ketika non financial, metodeyang mereka pakai seperti ini, yang financial yang mereka pakai seperti ini, lalu terpisah begitu sajatanpa dibuat menjadi sebuah model yang komprehensif seperti itu ataupun untuk mendapatkan hasilakhirnya jadi bagaimana sih sepertinya belum begitu, itu sih yang dapatkan, itu di tahun 2005 dariNegara-negara di eropa seperti ini. Jadi mereka memisahkan antara yang non financial assessmentmethodnya dengan financial assessment methods di Negara
 –
Negara yang tergabung dalam OECD. Nahini contoh
 –
contoh projek yang diukur tapi kalo kita lihat disini hanya financial saja misalnya ini diaustrali ada projeknya centerling katanya, aktivitasnya adalah seperti itu, financial benefit nya denganmenerapkan projek tersebut mereka mendapatkan keuntungan dalam 4 tahun itu sekitar 8,9 miliion gitukan seperti itu lalu untuk yang projek
 –
projek di eropa seperti itu, nah tapi ini diukur secara financial,untuk di Indonesia yang seperti ini sebenarnya bisa kita terapkan tapi kalau kita hanya mengandalkanfinancialnya saja relatif lebih mudah sebetulnya mengukurnya menurut penelitian itu tetap hasilnya jadidefisit lah istilahnya gitu pak jadi dibandingkan dengan cost yang harus dikeluarkan dengan benefit yangtadi ini yang financial, relative masih secara umum masih lebih rendah katanya padahal di eropa tadisendiri ada non financial assessment method juga, nah ini yang sebetulnya kalau menurut saya yangingin saya gali tuh justru disini kalau di Indonesia mungikin lebih banyaknya, karena kalau dari financial
relative sudah jelas, sudah bisa dilakukan langsung tapi yang non financial ini….
 Narasumber: kalau yang non financial ini lebih ke manfaatnya
 
Pewawancara: iya manfaat, tapi yang intangible ini pak, yang sulit untuk diuangkan, dinilai dalam uangmisalnya yang katakanlah . . biasanya yang. .apa namanya istilahnya.. seringnya.. kepuasan lah gitu yah..kepuasan itu kan sulit untuk diuangkan, jadi berapa rupiah kepuasan itu, nah seperti itu yang kira-kira.Nah kalau di Indonesia itu justru yang harus sepertinya digali nanti tapi tetap harus diukur sehinggamuncul sebuah nilai bahwa memang ini menguntungkan gituh dan nanti ketika dibandingkan dengancostnya, dengan biayanya kelihatan bahwa manfaat ini lebih tinggi. Nah itu yang ingin muncul. Nah teruske sisi knowledge gitu pak, dengan adanya e-government ini, knowledge itu bisa juga . . . dimunculkansebagai sebuah manfaat juga, nah itu yang dimunculkan juga dalam penelitian ini. Penelitian
 –
penelitianyang secara . . . istilahnya . . .teoritis itu sudah ada gitu kan tapi yang langsung diterapkan dalam sebuahe-government belum saya temukan, itu juga yang ingin saya munculkan kira
 –
kira seperti itu. DiIndonesia e-governmentnya kaitannya dengan aturannya, peraturan pemerintah, instruksi presiden(INPRES) 2001 nah disitu jelas bahwa ICT itu untuk digunakan untuk mensupport good governancekatanya pak. Nah itu makanya saya memakai impact atau ujung target dari e-gov ini adalah goodgovernment governance gitu pak (GGG). Nah yang saya pakai itu prinsipnya ada Sembilan, nah ini yangdianggap sebagai target. Nah, nanto e-governments sebagai input disebelah kiri lah kalau saya katakanarahnya nanti ujungnya, impactnya adalah ini , yaitu adalah ada Sembilan prinsip good governmentsgovernance. Nah ini yang nanti akan saya coba ukur jadi misalnya ada projek ini, projek A, projek A iniinputnya apa saja, cost yang dikeluarkannya juga apa saja, nah nanti dikaitkan dengan pencapaiandiantara Sembilan ini, mungkin tidak semuanya dari satu proyek juga kemungkinan tidak semuanyamenargetkan semua prinsip ini, tapi mungkin dua atau tiga prinsip ini bisa dicapai dengan melaksanakansebuah projek ini misalnya. Misalnya dari citizen participationnya, lalu misalnya dari transaparasinya,responsivenessnya itu bisa terpenuhi gitu. Karena memang kadang-kadang itu juga yang menjadikendala ketika misalnya sebuah kabupaten kota mereka terlalu ambisius dengan menerapkan sebuahprojek yang terlalu besar dengan harapan bisa langsung terpenuhi semua tujuan, itu malah biasanyatidak efektif si projeknya. Jadi karna terlalu mahal, terlalu tinggi, sehingga tidak jalanNarasumber: Nanti, projek berarti lebih spesifik misalkan atau lebih ke konsep cimahi mengembangkanhidup atau spesifik ?Pewawancara: Spesifik pak, jadi dari tiap kabupaten kota, masing
 –
masing punya projek masing
 –
 masing, tapi saya mungkin tidak akan menanyakan projek per projek tapi ketika sebuah kepegawaiananggota mereka akan mengusulkan sebuah projek e-government gitu kan khususnya pendanaannyapastinya, ijinnya, acc-nya dan sebagainya saya ingin tahu apa saja yang dipertimbangkan disini ?Narasumber: Ada dua, eeh.. projek ini di pemerintahan, ada yang berprasarana ke pelayananmasyarakat, ada yang untuk tata kelola pemerintahan, misalkan tata kelola keuangan, pendapatan,kepegawaian, pajak bisa ke masyarakat. Untuk pelayanan public seperti ke perizinan, terus pengaduanmasyarakat dan sebagainyaPewawancara: Jadi sebenarnya secara umum saja, saya tidak ingin menanyakan satu demi satuprojeknya tapi secara umum ketika projek
 –
projek itu akan di usulkan gituh, faktor
 –
faktor yang ada diprojek itu yang selama ini dilakukan, apakah ada sebelumnya, bahwa projek ini itu nanti targetnya akanbagaimana gitu nanti ke depannya seperti itu.
 
Narasumber: Soalnya nanti berhubungan lagi dengan citizen participationnya .(0:09:45) . . . . . kalaumisalkan untuk tata kelola pemerintahan mungkin dari aparaturnya. Kalau untuk yang pelayanan public,lebih ke masyarakatnyaNarasumber: Konsepnya kita semua projek diusahakan terintegrasi gitu jadi seperti yang ibu katakan
tadi……………(0:10:10)…………………..
 
Pewawancara: Itu yang bisa saya simpulkan bahwa disini sudah “ngeh” bahwa di dalam penerapan e
-governance nya ada knowledge manajemen yang sebagai manfaat gitu.
Narasumber: Artinya …(0:10:53)
 Pewawancara: Nah itu yang saya ingin coba dapatkan gtu jadi karna mungkin dugaan saya 00:11:2000:11:21
 –
00:13:12 jangan dikerjain00:13:13 =>Pewawancara: Walaupun sebenarnya gampang gitu yah pak, tapi kalau saya melihat kecenderungan daripenelitian yang terdahulu saya lebih melihat bahwa di kabupaten kota ini semua menerapkan e-governance itu awalnya adalah karna aturan tadi misalnya impress, pokoknya semua pakai gitu kan pak.Tapi sebagian besar masih baru di tahap itu gitu kan dengan akhirnya, web present saja gitu, baru distage 1 gitu kan pak yah, belum pada tahap interaksi sama sekali gitu biasanya. Karena apa, itu karenamereka tidak terlalu menyadari, sebetulnya kalau saya kembangkan ini, nanti saya bisa apa sih. Padahalsecara financial saja sebetulnya sudah bisa dihitung gitu tapi juga ternyata masih belum banyak yangmemakai. Nah, apalagi yang intangible, nah itu yang ingin saya bikin sehingga menjadi sebuah modelyang lengkap semuanya ada, yang tangible maupun yang intangible bisa diukur sehingga nanti apabiladipakai oleh sebuah kabupaten kota ketika mereka akan menerapkan sebuah projek itu bisa kelihatangituhNarasumber: 0:14:13 . . . . . .Pewawancara: 0:14:30 => Namun kalo misalnya saya ambil contoh sederhananya saja pak, jadi yangknowledge ini sebenarnya bisa diukur, diukurnya seperti ini, misalnya terutama yang pernah say abacadi Koran, PNS di Indonesia ini banyak yang salah tempat gitu, tidak sesuai kompetensi misalnya. Sayalulusannya apa, saya kerjanya di bagian apah.. Nah itu sebetulnya tidak akan menjadi masalah ketikaknowledge nya itu bisa. .Narasumber : dilihat dari beberapa dimensi, oh ternyata adaPewawancara: Iyaa, betul, jadi ketika seseorang bukan dari latar belakang itu, dia bisa belajar cepatdengan adanya knowledge yang telah disimpan tadi gituh. Nah itu kan sebenarnya bisa diukur gitu pak.Nah itu yang mau coba saya munculkan juga nanti gituh, bisa diukur, bisa dihitung gituh dengan adanyae-government ini salah satu diantaranya adalah bisa dimanfaatkan sehingga mengurangi misalnyatingkat ketidakpuasan karyawan ketika dia ditempatkan bukan dibidangnya, bisa mengurangi , mereka

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->