Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
98Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ULKUS

ULKUS

Ratings: (0)|Views: 6,285 |Likes:
Published by jumaymaya

More info:

Published by: jumaymaya on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2014

pdf

text

original

 
1
 
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Ulkus adalah kerusakan lokal atau ekskavasi, permukaan organ atau jaringanyang ditimbulkan oleh terkelupasnya jaringan.
1
Ulkus lebih dalam daripada ekskoriasi(ekskoriasi mencapai stratum papilare). Ulkus sering menyerang ekstremitas bawahmaupun ekstremitas atas karena beberapa sebab seperti infeksi, gangguan pembuluhdarah, kelainan saraf dan keganasan.
2
 Ulkus yang terdapat pada tungkai disebut dengan ulkus kruris. Ulkus krurisdibedakan menjadi beberapa jenis yaitu ulkus neurotrofik, ulkus venosum, ulkusarteriosum dan ulkus tropikum.
2
Di Amerika Serikat, hampir 2,5 juta orang menderitaulkus kruris. Di negara tropis, insiden ulkus kruris didominasi oleh ulkus neurotropik dan ulkus varikosum.
3
Ulkus neurotropik sering disebabkan oleh penyakit tertentu seperti diabetesmellitus (ulkus diabetik) dan Morbus Hansen (MH) atau kusta (ulkus pada Kusta).Seiring dengan bertambahnya penderita diabetes mellitus maka insiden ulkusneurotropik akan bertambah karena penderita diabetes mellitus berisiko 29xmengalami komplikasi ulkus diabetika. Demikian pula dengan kejadian kusta.Berdasarkan laporan WHO pada tahun 2002 terdapat 12 ribu kasus kusta, 2003-14ribu kasus dan semakin meningkat pada tahun 2007 mencapai 17 ribu kasus. DanIndonesia menempati nomor ketiga di dunia setelah India dan Brazil.
4
Sedangkanulkus yang dapat terjadi pada tempat manapun akibat tekanan disebut ulkus dekubitusatau
 pressure ulcer.
Ulkus dekubitus dialami oleh pasien yang mendapat tekanan daritempat tidur, kursi roda, gips, pembidaian atau benda keras lainnya dalam jangkapanjang.
5
 Ketiga ulkus (ulkus diabetik, ulkus pada kusta dan ulkus dekubitus) di atasmerupakan penyakit yang lazim ditemui dalam praktek dermatologi. Kelainan inimemiliki prognosis yang kurang baik karena sering mengalami residif, bahkan untuk 
 
2
 
ulkus akibat kusta dapat mengakibatkan deformitas. Oleh karena itu dibutuhkanpenatalaksanaan yang baik agar dapat meningkatkan kualitas hidup pasien seoptimalmungkin.
1.2
 
Batasan masalah
Referat ini membahas klasifikasi, definisi, etiologi, gejala klinis, diagnosis,dan penatalaksanaan ulkus.
1.3
 
Tujuan
Adapun tujuan penulisan referat ini adalah untuk mengetahui definisi hinggapenatalaksanaan ulkus.
 
3
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Ulkus2.1.1 Definisi
Ulkus adalah ekskavasi yang berbentuk lingkaran maupun ireguler akibat darihilangnya epidermis dan sebagian atau seluruh dermis.
6
 
2.1.2 Proses Terjadinya Ulkus
Komposisi jaringan lunak bervariasi pada satu anggota tubuh dengan anggotatubuh lainnya sehingga pada aktivitas normal dapat melakukan adaptasi padatekanan yang beragam tanpa terjadi kerusakan. Kolagen dan elastin merupakandua komponen yang memperkuat jaringan lunak. Secara fisiologis, jaringanmengalami tekanan yang berlebihan maka akan memicu sel saraf untuk mengirimkan impuls ke otak. Tekanan yang berlebihan akan diartikan sebagainyeri sehingga tubuh akan berespon untuk mengistirahatkan daerah tersebut.
7
 
Respon lokal yang terjadi di jaringan tersebut berupa pelepasan fibrin,neutrofil, platelet, dan plasma beserta peningkatan aliran darah yangmenyebabkan edema. Edema ternyata dapat menekan pembuluh kapiler yangmenyuplai nutrisi sehingga jaringan dapat mengalami kematian. Kematian jaringan ini justru akan semakin meningkatkan pelepasan mediator inflamasi.Kulit memberikan tekanan internal untuk mengeluarkan akumulasi sel-sel debrisdan radang tersebut.
7
 
2.1.3 Proses Penyembuhan Ulkus
Proses ini terdiri dari tiga tahap, yaitu:1.
 
Fase aktif ( ± 1 minggu)Leukosit secara aktif akan memutus kematian jaringan, khususnyamonosit akan memutus pembentukan kolagen dan protein lainnya. Prosesini berlangsung hingga mencapai jaringan yang masih bagus. Penyebaran

Activity (98)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Fyran Syghazuw liked this
nhaitooeeaquu liked this
Fyran Syghazuw liked this
Fyran Syghazuw liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->