Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
15Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Evaluasi Fungsi Ekologis Jalur Hijau Jalan Kawasan Sentul City Bogor

Evaluasi Fungsi Ekologis Jalur Hijau Jalan Kawasan Sentul City Bogor

Ratings: (0)|Views: 6,411|Likes:

More info:

Published by: Cesaria Wahyu Lukita on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

 
 EVALUASI FUKADEPARINNGSI EKASAN SANIEMENFAKULTITUT POLOGISNTUL C A DESIA RSITEKAS PERERTANIBOGOR2011JALURITY, BONTITUR LAANIANN BOGIJAU JORSKAPRLAN
 
 
PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN SUMBER INFORMASI
Dengan ini, saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul
Evaluasi FungsiEkologis Jalur Hijau Jalan Kawasan Sentul City, Bogor
adalah benar merupakanhasil karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggimanapun. Semua sumber data dan informasi yang berasal atau dikutip dari karyayang diterbitkan maupun yang tidak diterbitkan dari penulis lain, telah disebutkandalam teks dan dicantumkan pada Daftar Pustaka skripsi ini.
 
Bogor, Maret 2011ANITA DESIANTIA44060260
 
 
RINGKASANANITA DESIANTI. Evaluasi Fungsi Ekologis Jalur Hijau Jalan KawasanSentul City, Bogor. Dibimbing oleh ALINDA F.M ZAIN.
Peningkatan jumlah penduduk berakibat pada meningkatnya kebutuhanlahan untuk tempat tinggal. Terbatasnya lahan pada perkotaan mendukungterbentuknya kawasan-kawasan pendukung di daerah sekitar kota, yang disebutkota satelit. Sentul City merupakan salah satu kota satelit yang berada di wilayahkabupaten Bogor.Jalan merupakan elemen yang penting bagi kota sebagai akses untuk masuk, penghubung antar kawasan, dan jalur pergerakan orang dan barang. Jalanpada kawasan perkotaan umumnya ditandai dengan lalu lintas yang padat dantingkat polusi yang tinggi. Kawasan permukiman Sentul City saat ini memilikikawasan yang sudah terbangun kurang lebih 40 %. Pada kondisi ini, pergerakankendaraan masih tergolong rendah. Namun, terdapat potensi terjadinyapeningkatan jumlah kendaraan seiring berkembangnya kawasan. Peningkatan jumlah kendaraan merupakan salah satu penyebab peningkatan pencemaran udara,terutama pada jalan.Dampak pencemaran dapat diatasi salah satunya dengan penyediaan ruangterbuka hijau. Untuk jalan, bentuk ruang terbuka hijau berupa jalur hijau jalan.Pada lanskap jalan utama kawasan Sentul City, yaitu jalan MH Thamrin dan jalanSiliwangi, sudah dilengkapi taman dan mendapatkan rekor MURI sebagai tamanterluas pada jalan utama. Hal ini menunjukkan bahwa taman atau jalur hijau jalanutama dinilai sudah memadai dan memenuhi kriteria estetis. Jalur hijau jalansudah estetis namun apakah jalur hijau jalan tersebut sudah memenuhi fungsiekologis perlu diketahui lebih lanjut. Karena itu, dilakukan evaluasi terhadapfungsi ekologis jalur hijau jalan dalam menyerap polutan gas dan menjerappartikel.Penelitian dilakukan pada jalan utama kawasan yaitu jalan MH Thamrin.Evaluasi yang dilakukan pada penelitian ini yaitu evaluasi fungsi ekologis jalurhijau jalan sebagai penyerap polutan gas dan penjerap partikel. Penelitiandilakukan dalam beberapa tahap yaitu inventarisasi, analisis, evaluasi, dansintesis. Pada tahap inventarisasi dilakukan pengumpulan data primer dansekunder. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif danspasial. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui kesesuaian pohon pada jalur hijau jalan untuk fungsi penyerap polutan gas dan penjerap partikel.Penilaian untuk evaluasi fungsi ekologis jalur hijau jalan menggunakan beberapakriteria yang didapatkan dari studi literatur. Kondisi lapang jalur hijau jalandibandingkan dengan kriteria tersebut kemudian untuk tiap kriteria diberikan nilaiantara 1 sampai 4, dan nilai ideal untuk tiap kriteria adalah 4. Hasil penilaiantersebut dikelompokkan dalam beberapa kategori berdasarkan pemenuhan kriteriayaitu tidak sesuai (<40%), kurang sesuai (40-60%), sesuai (60-80%), dan sangatsesuai (>80%). Analisis spasial digunakan dalam mengolah data spasial danmenspasialkan hasil penilaian tersebut. Hasil penilaian dianalisis spasial denganmembedakan kategori jalur hijau jalan yang tidak sesuai, kurang sesuai, sesuai,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->