Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Revisi Pemanfaatan Sampah Organik Sebagi Kompos (Fix)

Revisi Pemanfaatan Sampah Organik Sebagi Kompos (Fix)

Ratings: (0)|Views: 129 |Likes:
Published by Winda Rianti

More info:

Published by: Winda Rianti on Jun 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar BelakangPerguruan tinggi sudah seharusnya menjadi tempat belajar yang baik dan menjadi suri tauladan serta mempunyai manfaat yang baik bagimasyarakat disekitarnya. Tempat belajar yang baik tentu harus memilikilingkungan yang terjaga kebersihannya agar mahasiswa merasa nyamandalam proses pembelajaran. Tidak hanya mahasiswa, masyarakat sekitarperguruuan tinggi pun harus merasa nyaman atas keberadaan perguruantinggi di daerahnya.Permasalahannya, tidak semua perguruan tinggi menerapkan
 pengelolaan sampah yang cukup baik sehingga ‘limbah’ perguruaan tinggi
tersebut seringkali menjadi masalah bagi masyarakat sekitarnya. Contohnya,banyak perguruan tinggi yang belum mengelola sampah dengan baik.Pengelolaan kebersihan kampus seringkali bertujuan hanya untuk menjagakebersihan didalam areal kampus namun kurang memperhatikan pengolahansampah yang jumlahnya tidak sedikit. Sampah inilah yang kemudianmenjadi masalah terlebih bila tempat pembuangan sampah berada didekatpemukiman yang tentu akan sangat menganggu masyarakat disekitarnya.Sampah telah menjadi permasalahan sejak lama. Tidak banyak yangmenyadari bahwa kian hari kian sulit untuk membuang sampah. Sampahadalah material sisa dari aktivitas manusia yang tidak memiliki keterpakaian,karenanya harus dikelola. Ketika sampah tanpa pengelolaan secara baik danbenar, kerugian akan dirasakan karena timbulnya banjir, meningkatnyapemanasan iklim, menurunnya kandungan organik kebun dan pertanian,sanitasi lingkungan makin buruk dan ancaman meningkatnya berbagaipenyakit. Dengan dikelola, sampah akan menjadi berkah, dan sebaliknya,tanpa itu, sampah akan menimbulkan banyak masalah.
 
2
Sampah, jika tidak diurus dan dikelola dengan baik dapatmenyebabkan masalah lingkungan, yang sangat merugikan. Sampah, yangmenumpuk dan membusuk didekat tempat hidup manusia dapat menjadisarang kuman dan binatang, selanjutnya dapat mengganggu kesehatanmanusia baik badan maupun jiwa, serta mengganggu estetika lingkungankarena terkontaminasinya pemandangan oleh tumpukan sampah dan baubusuk yang menyengat hidung. Berdasar perhitungan Bappenas dalam bukuinfrastruktur Indonesia pada tahun 1995 perkiraan timbulan sampah diIndonesia sebesar 22.5 juta ton dan akan meningkat lebih dari dua kali lipatpada tahun 2020 menjadi 53,7 juta ton. Sementara di kota besar produk sampah perkapita berkisar antara 600-830 gram per hari (Mungkasa
dalam
Nisandi, 2007).Berdasar asalnya sampah (padat) dapat digolongkan sebagai(Suprihatin
dalam
Nisandi, 2007) :1. Sampah organik yaitu sampah yang terdiri dari bahan
 – 
bahanpenyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam, ataudihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lainnya.2. Sampah anorganik yaitu sampah yang berasal dari sumber daya alamtak terbaharui seperti mineral dan minyak bumi atau dari prosesindustri.Komposisi sampah di Indonesia, merujuk pada data statistik rata-rata74 % berupasampah organik dan sisanya berupa kain, logam, plastik,
styrofoam
, dan aneka sisa kemasan(Studi Komposisi Dan Karakteristik BPPT, 1994). Bayangkan bila 74% sampah yang merupakan sampahorganik mampu di diadur ulang
(recycle)
betapa tingginya angka penuranansampah yang selalu menjadi masalah belakangan ini. Namun kenyataannyasangat sulit dilakukannya bila sampah telah bercampur antara organik dananorganik, pendaur ulangan sampah menjadi tidak efisien karena itudiperlukan adanya pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Danseperti yang telah diketahui sampah yang bisa membusuk dan tempat
 
3
bersarangnya kuman dan binatang adalah sampah organik. Maka dari itudiperlukan satu sistem pengolahan untuk sampah organik ini.Permasalah sampah juga terlihat di Universitas SingaperbangsaKarawang yang merupakan calon Universitas Negeri di Karawang. TempatPembuangan Akhir (TPA) limbah hasil dari Universitas SingaperbangsaKarawang berada di samping belakang areal kampus, yang letaknyaberdekatan dengan rumah penduduk. Keberadaan TPA ini sangatmenganggu aktifitas masyarakat disekitar TPA baik itu dari segi kesehatanmaupun estetika lingkungan.Maka dari itu , perlu dilakukan pembenahaan dalam pengelolaansampah-sampah tersebut. Karena bagaimanapun keberadaan kampusUniversitas Singaperbangsa Karawang seharusnya mampu memberimanfaat bahkan menjadi contoh yang baik kepada masyarakat disekitarnyadalam hal ini mengenai pengelolaan sampah yang baik, yang sejak lamamemang menjadi masalah masyarakat kebanyakan.1.2
 
Perumusan MasalahBerdasarkan penjabaran yang telah di jelaskan diatas, maka rumusanmasalah yang muncul adalah:1.
 
Bagaimana pengaruh sampah terhadap lingkungan sekitarUniversitas Singaperbangsa Karawang.2.
 
Bagaimana pengelolaan sampah di Universitas SingaperbangsaKarawang.3.
 
Bagaimana solusi pengelolaan sampah di UniversitasSingaperbangsa Karawang.4.
 
Bagaimana cara memanfatkan sampah organik yang menjadimenjadi kompos cair dan padat serta pendayagunaan biopori.1.3
 
Gagasan Kreatif Sampah organik yang menjadi masalah di Universitas SingaperbangsaKarawang mampu dimanfaatkan baik itu menjadi pupuk cair atau padat dari

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->