Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
4. Sejarah Perkembangan Muka Bumi

4. Sejarah Perkembangan Muka Bumi

Ratings: (0)|Views: 229 |Likes:
Published by Aniq Darajat

More info:

Published by: Aniq Darajat on Jun 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2014

pdf

text

original

 
Sejarah Perkembangan Muka Bumi
 
Beberapa teori tentang perkembangan muka bumi adalah sebagai berikut :
Teori Kontraksi oleh Descartes
 Ia mengemukakan teori kontraksi yang kemudian diteruskan oleh Suess. Menurut Rene Descartes (1696-1650),bumi kita makin menyusut dan mengkerut karena pendinginan. Karena itu, terjadilah gunung-gunung danlembah-lembah. Teori ini mendapat dukungan para ahli geologi.
Teori Lauransia-Godwana
 Teori ini dikemukakan oleh Edward zuess (1884) dan Frank S. Taylor (1910). Teoriini menyatakan bahwa pada mulanya Laurentia (Laurasia) dan Gondwana. Keduabenua tersebut kemudian bergerak secara perlahan kea rah ekuantor sehinggaterpecah
 – 
specah membentuk benua-benua seperti sekarang. Amerika Selatan, Afrika,dan Australia dahulu menyatu dengan benua Gondwanaland, sedangkan benua-benualain menyatu dalam Laurasia.Fenomena yang memperkuat teori ini antara lain bahwa persamaan geologi yangterdapat di Amerika Selatan, India, Australia dan Antartika di sebabkan oleh bersatunya daratan-daratan itu.Pada awalnya daratan-daratan tersebut merupakan satu bebua, yaitu benua Gondwana. Benua itu sekarangtinggal sisa-sisanya saja karena daratan yang lain sudah tenggelam di bawah permukaan laut.
Teori Apung Benua (Continental Drift)
 
Alfred Lothar Wegener seorang ahli klimatologi dan geofisika menerbitkan buku yang berjudul “ The Origin of Continent and Oceans”, (Cut Meurah, h.56) dalam buku tesebut ia mengajukan sebuah ide tentang “teori apung benua” sebagai dasar Teori Tektonik Lempeng.
 Menurut Teori Apung Benua bahwa benua terdiri atas
 batuan sia
 
(silikon aluminium
) yang di atas dan
 sima(silikon magnasium)
yang berada di bawahnya karena berat jenisnya lebih besar. Pada zaman Karbon (± 345 juta tahun yang lalu), hanya ada satu benua yaitu Benua Pangea.Benua ini pecah menjadi dua yaitu gondwana dan lauratia. Seiringberjalannya waktu wilayah ini terus bergerak menuju kahtulistiwa danke bagian barat sehingga terbentuk benua-benua yang ada sekarang.Bukti-bukti teori ini, diantaranya adalah adanya kesesuaian antaradaratan Amerika Selatan dan Afrika, baik dari segi paleoklimatik,fosil, maupun struktur batuan yang menunjukkan bahwa kedua benuatersebut pernah menjadi satu.Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener barupada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimanapernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbittahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang adadi permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakanPangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arahyang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia,Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia,kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratanyang lebih kecil.Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luasantara wilayah daratan dan lautan di Bumi.
 
Teori konveksi
 
Teori konveksi mengemukakan bahwa terjadi lirankonveksi kearahvertical di dalam lapisan astenosfer yang agak kental.Aliran tersebutberpengaruh sampai ke kerak bumi yang ada di atasnya.Alirankonveksi yang merambat ke permukaan bumi menyebabkan batuankerak bumi menjadi lunak.Gerak aliran dan dalam bumi mengakibatkan permukaan bumi tidak rata. Fenomena yang mendukung teori ini adalah adanya lava yangmengalir di puncak 
mid aceanic ridge.
Lava ini mengalir terus dankemudian tersebar ke kedua sisi dan membeku, kemudian membentuk kerak bumi baru. Pengukit teori ini adalah Harry H. Hess.
Lempeng Tektonik
Lempeng Tektonik adalah setruktur dan bentuk bumi khususnya susunan batuan yang membentuk benua,pulau ataupun gunung.Pulau atau benua pada dasarnya ditopang oleh sebuah plat atau landasan yang kuat ke dasar bumi yangsebagian besar tertutup oleh lautan.Tiap pulau atapun benua memiliki pelat atau landasan yang masing-masing berdiri sendiri atau bersamaan,dan pelat ini setiap saat bergeser sedikit demi sedikit kearah tertentu. Kalau seandainya ribuan tahun silampermukaan bumi telah digambarkan pada atlas atau peta, maka gambaran pada atlas tersebut tidaklah samadengan keadaan permukaan bumi saat ini.Berikut adalah nama-nama lempeng tektonik yang ada di bumi, dan lokasinya bisa dilihat pada Peta Tektonikantara lain;1.
 
Pasifik2.
 
Arab3.
 
Amerika Utara4.
 
Philipina5.
 
Eurasia6.
 
Fiji7.
 
Afrika8.
 
Juan de Fuka9.
 
Antartika10.
 
Karibia11.
 
Indo-Australia12.
 
Kokos13.
 
Amerika Selatan14.
 
Nazka15.
 
India16.
 
Skotia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->