Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rangkuman Sedimentologi

Rangkuman Sedimentologi

Ratings: (0)|Views: 295 |Likes:

More info:

Published by: Muhammad Arief Harvityanto on Jun 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

pdf

text

original

 
Rangkuman Kuliah SedimentologiHidrodinamika
Tipe arus air dibagi menjadi 2 yaitu gravity flow dan arus traksi. Gravity flow dibagi menjadi arusturbit dan debris/mass flow, sedangkan arus traksi dibagi kedalam regim bawah dan regim atas.Sesuai apa yang ditemukan di kuliah lapangan Sedimentologi, pengaruh arus traksi dan turbidit menjadiperhatian karena banyak terlihat mempengaruhi pembentukan struktur sedimen di daerah studi.
Arus Traksi
Arus traksi adalah model arus denganpergerakan butir sedimen didasar bodi air. Arustraksi dibagi menjaddi 6 sesuai kecepatannyayang masing-masing akan membentuk struktursedimen tersendiri. Struktur yang mungkindibentuk oleh traksi adalah
cross stratification
 dan
 parallel lamination.
 
 
Arus Turbidit
Arus turbidit adalah arusyang membuat sedimen di bagianbawah bodi air melayang di tengahbodi air (turbulensi). Struktur yangmungkin di bentuk setelah sedimenmelayang adalah
bedding
.
Lingkungan Pengendapan
Lingkungan pengendapan umumnya dibagi 4, alluvial, channel, transisi, marine. Adapunbeberapa lingkungan pengendapan yang dibahas tuntas pada kuliah sedimentology, sesuai yangditemukan di area studi, yaitu pantai, delta, meandering channel, braided stream, laut dangkal, lerengvulkanik, rawa dan lacustrine.
1.
 
Alluvial1.1.
 
Rawa
Rawa adalah genangan air di daratan. Menurut jenis coal, lingkungan rawa dibedakan menjadimarsh dan swamp. Papery coal mengindikasikan rawa berjenis marsh, terbentuk dari rumput, daun danbatang yang terendam di rawa. Sedangkan blocky coal dibentuk di swamp, terbentuk dari batang pohonyang runtuh. Influx sedimen ke rawa banyak disebabkan oleh banjir besar.
1.2.
 
Lacustrine
Lacustrine adalah danau. Terjadi kekosongan energi, namun juga dimungkinkan ada arus traksi, jika ada influx sedimen dari saluran air. Adapun danau vulkanik yang terbentuk dari akibat runtuhnyalangit-langit dapur magma gunung api.
2.
 
Meandering
 Lingkungan pengendapan ini adalah sungai berkelok dengan komponen utama di point bar,leeve, thalweg dan flood plain serta komponen abandoned seperti oxbow lake, creavase-splay.
 
 
Sistem ini didominasi oleh material dengan butiran halus dan memperlihatkan distribusi butiranmenghalus ke atas. Struktur sedimen yang berkembang merefleksikan berkurangnya arus yang bekerja,yaitu through cross bedding pada bagian bawah dan paralel laminasi pada bagian channel.Penampang log elektrik merefleksikan arah umum menghalus ke atas yang terbagi ke dalam tigasubfasies utama yang menghasilkan pengendapan pada tiga sublingkungan yang berbeda :
2.1.
 
Flood Plain
 Subfasies flood plain terdiri dari endapan batupasir yang sangat halus, batulanau danbatulempung yang diendapkan pada daerah overbank floodplain sungai. Struktur sedimen yangberkembang adalah laminasi ripple mark dan kadang-kadang terdapat horizon batupasir yang mengisistruktur shrinkage yang diasumsikan terdapat pada daerah subaerial.
2.2.
 
Channel
Pada subfasies channel terjadi perpindahan lateral channel meander yang mengerosi bagian luardari tepi sungai yang cekung, menggerus dasar sungai dan endapan sedimen pada point bar. Prosestersebut menghasilkan karakteristik sikuen pada ukuran butir dan struktur sedimen. Pada dasarpermukaan bidang erosi diisi oleh material sedimen berbutir kasar, mud pellet dan sisa-sisa kayu.Endapan tersebut disebut sebagai lag deposit pada dasar channel dan ditindih oleh sikuen batupasirdengan distribusi butiran menghalus ke atas.
2.3.
 
Abandoned Channel
Pada subfasies abandoned channel terdapat endapan batupasir halus berbentuk tapal kuda danbiasanya disebut oxbow lake yang terbentuk ketika sungai meander memotong bagian lain daripermukaan di sekitar sungai tersebut. Endapan pada subfasies ini serupa dengan endapan padasubfasies floodplain, tetapi dapat dibedakan dari geometrinya yaitu endapan yang menindih abrasichannel lag konglomerat tidak terdapat selang dengan sikuen batupasir point bar.Endapan pada system sungai kekelok (meandering system) merupakan suatu sekuen menghalus ke atas(fining upward sequence) dimana pada bagian bawahnya terdapat lapisan berbutir dari konglomerat
 –
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->