Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ho Hsm Ed 8 Identifikasi Skor Keamanan Pangan

Ho Hsm Ed 8 Identifikasi Skor Keamanan Pangan

Ratings: (0)|Views: 96 |Likes:

More info:

Published by: Nur Fitri Widya Astuti on Jun 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2012

pdf

text

original

 
 HSM
..
 
HO Team : Agil
Mba Nur
Fitri - Slamet
 
 
1
IDENTIFIKASI SKOR KEAMANAN PANGAN
Mampu :
 1.
 
Memahami faktor-faktor utama terjadinya Food Borne Disease2.
 
Memahami pengertian SKP3.
 
Memamahi komponen SKP4.
 
Memamahi cara penilaian SKP5.
 
Memahami interpretasi hasil SKP6.
 
Menilai SKP untuk satu contoh makanan
uji coba contoh
satu masakan
 
FOOD BORNE DISEASE
dapat disebabkan oleh :
 
1.
 
Pendinginan makanan yang tidak tepat2. Membiarkan makanan selama
12 jam (penyajian)3.
Kontaminasi makanan mentah ke dalam makanan “non
-
reheating”
4. Penanganan makanan oleh pekerja yang menderita infeksi5. Proses pemasakan dan pemanasan tidak cukup6. Penyimpanan makanan dlm keadaan hangat < 65
C7. Pemanasan kembali makanan
suhu tidak tepat8. Makanan berasal dari sumber yang tidak aman9. Terjadi kontaminasi silang.
Masalah
 
Kasus di negara maju (Amerika)
 – 
 
Setiap tahun jumlah penderita sakit yang disebabkan mikroorganisma adalah 6.5
33 jutaorang
 – 
 
Terjadi kematian sebesar 9.000 orang
 – 
 
Kerugian produktifitas dari makanan yang membawa penyakit diperkirakan US $ 7
US $ 23trilyun/tahun
 
 HSM
..
 
HO Team : Agil
Mba Nur
Fitri - Slamet
 
 
2
 
Hasil penelitian di
Norwegia
, konsumen lebih memperhatikan
kandungan gizi
dari pada keamananmakanannya.
 
Hasil penelitian di
Jerman
, konsumen lebih peduli thd
kontminasi bakterial & kimiawi
dari padakandungan gizinya
Menurut
Beck, 1992.
Hal ini bergantung pada sistem politik dan refleksi modernisasi
(Margareta Wandel, 1995, British Food Journal. Vol. 96; No.)
 
Hasil penelitian di USA, 88 % masyarakat sangat peduli dengan keamanan pangan.
 
Pada saat memilih makanan, ternyata keamanan pangan menempati urutan keenam setelah harga,kandungan lemak & kolesterol, kandungan zat gizi, rasa masakan.
Contoh publisitas terakhir :
1.
 
Penyakit sapi gila (Inggris)2.
 
Produk daging yang terkontaminasi di Victoria3.
 
Jack in the box terkontaminasi daging sapi di USA4.
 
Racun biscuit5.
 
Produk pasta kacang Australia tercemas bakteri
salmonella
 
(Dominic Smith, 2000. Vol 102. British Food Journal)
Sedangkan
di Indonesia
juga terdapat kejadian seperti :1.
 
Anthrax2.
 
Katering terkontaminasi3.
 
Susu tercemar4.
 
Street food5.
 
Ikan laut tercemar6.
 
Ayam/unggas tercemar7.
 
Dsb
FOOD SEFETY SCORE (SKP)
A.
 
PengertianB.
 
KomponenC.
 
Tata caraD.
 
Interpretasi SKP
 A.
 
PENGERTIAN SKP
 
 HSM
..
 
HO Team : Agil
Mba Nur
Fitri - Slamet
 
 
3
Adalah Skor atau nilai yang
menggambarkan kelayakan makanan
untuk dikonsumsi, yangmerupakan hasil pengataman terhadap pemilihan dan penyimpanana bahan makanan, higienepengolah, pengolahan, dan distribusi makanan
 
Tujuannya adalah untuk menjaga dan mengontrol makanan dari segala kontaminan yangmungkin akan menkontaminasi
 
UU no. 7 tahun 1996 tentang Pangan (Bab II. Tentang Keamanan Pangan), mengatur secarategas :
 
Produsen produk pangan harus mampu untuk memenuhi berbagai persyaratan produksipangan sehingga dapat memberikan jaminan yang dihasilkan produk pangan yang AMAN dan
BERMUTU bagi konsumen ”
 
Food Quality
1.
 
Aman
(SAFENESS),
exp : tidak boleh ada kontaminan seperti
E. coli
 
2.
 
Bergizi
(NUTRISIOUS)
3.
 
Harga
 
(PRICE)
4.
 
Kegunaan
(USEFULL)
 
Keamanan pangan (food safety)
Menurut UU RI No. 7 tahun 1996 tentang pangan
 
adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk
 
mencegah
 
pangan dari kemungkinan
 
cemaran biologis, kimia
dan
benda lain
 
yang dapat mengganggu, merugikan danmembahayakan kesehatan manusia
B.
 
KOMPONEN
1.
 
Pemilihan dan Penyimpanana Bahan Makanan (PPB)
8 sub kompnen2.
 
Higiene Pengolah (GBP)
8 sub komponen3. Pengolahan Bahan Makanan (PBM)
27 sub komponen4. Distribusi Makanan (DPM)
7 sub komponen
Semuanya tercakup dalam Form SKP
C.
 
TATA CARA 
1.
 
Siapkan form2.
 
Lakukan observasi / pengamatan terhadap komponen dan subkomponen3.
 
Berilah tanda (v) pada kolom form yang menunjukkan nilai untuk tiap sub komponen4.
 
Lakukan penjumlahan nilai untuk tiap komponen (jumlah dari langkah 3)5.
 
Lakukan perhitungan nilai tiap komponen kedalam skala nilai 0
1,00(langkah 4 : nilai maksimal),
(nilai riil : nilai maksimal) tiap komponen6. Lakukan perhitungan skor tiap komponen (langkah 5 x bobot)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->