auditorium Tata LetakAuditorium diletakkan di busur 75 derajat. Tempat duduk ini ditempatkan pada enam tingkatan, masing-masinglapis yang berisi dua baris menjalankan lebar auditorium ini desain yang lebih luas teruskedalaman auditorium untuk minimum, hanya 12 baris dalam, sehingga bahkan back-baris siswa merasalebih dekat dengan instruktur. (Auditorium asli lebih dari dua kali lipatkedalaman) Dua. gang membagi dua auditorium kasar menjadi tiga, memungkinkan instrukturuntuk dengan mudah melakukan manuver di sekitar siswa. Jalan setapak antara keempat danbaris kelima, cocok untuk akses kursi roda, juga memungkinkan instruktur untuk bekerja melaluiruang horisontal. Selain itu, semua baris lainnya cukup lebar untuk instrukturuntuk manuver turun setiap baris. Instruktur dapat mencapai setiap siswa di kelas,baik saat ceramah atau bertindak sebagai fasilitator selama kegiatan kelompok. ini sama jarak yang luas dari baris memungkinkan siswa untuk bergerak selama kegiatan kelompok,untuk dengan mudah mencapai bagian depan auditorium untuk berbagi laporan dengan rekan-rekanmereka, atau untukbekerja pada papan tulis di depan aula. (Lihat Gambar 2.)Gambar 2. Mudah Ayat Melalui AuditoriumDisesuaikan Kursi DesainSebuah fitur penting dari Auditorium Balai LeBaron adalah desain dari beberapa kursi nya.Untuk memfasilitasi interaksi kelompok, desainer auditorium mencari kursi yang berputaruntuk memungkinkan siswa membuka satu sama lain selama peer-to-peer kegiatan. kelaskursi diteliti; kursi-kursi putar ditemukan hanya diperbolehkan 180-derajatberpaling. Ini secara efektif memungkinkan siswa membuka kiri atau langsung di belakang mereka,tapi terbatas semua gerakan ke kanan siswa.
Auditorium desainer bekerja dengan produsen furnitur pendidikan untuk datang dengan kursi yang disediakan lebih fleksibel. Produsen setuju untuk memodifikasi sebuah kursi putar 180-derajat yang ada mencapai 240 derajat. Hal inimemungkinkansiswa membuka kursi mereka untuk menghadapi rekan-rekan yang paling berdekatan. Karena inibusur maju,kursi itu "musim semi kembali ke depan" fitur harus dinonaktifkan. Ini sebenarnya manfaatsiswa, yang sekarang tidak harus sadar melawan musim semi kursi untuk tetapmenghadapi tetangga. Hal ini menyebabkan masalah kecil bagi staf kebersihan, bagaimanapun,karena merekaharus manuver di sekitar kursi yang tersisa menghadapi segala arah yang berbeda.Sementara idealnya semua kursi di auditorium akan memiliki fleksibilitas putar yang sama,kendala biaya tidak mengizinkannya. Akibatnya, kursi di barisan depan setiaptingkat adalah kursi putar, sementara barisan belakang tiap tingkatan dilengkapi dengan deretantetap kursi. (Lihat Gambar 3.) Kelompok Mahasiswa mengumpulkan sendiri untuk kegiatandenganberdekatan pada tingkat yang sama siswa lainnya. (Lihat Gambar 4.)Gambar 3. Putar Kursi di Depan Kursi TetapAkses kursi roda