Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
18Activity
×
P. 1
33181557-32763495-Isi-Laporan

33181557-32763495-Isi-Laporan

Ratings: (0)|Views: 5,689|Likes:
Published by Jimmy Yoga Pratama

More info:

categoriesTypes, Research, Science
Published by: Jimmy Yoga Pratama on Jun 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/03/2013

pdf

text

original

 
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
PT PLN ( persero ) merupakan perusahaan penyedia listrik untuk umum satusatunya di Indonesia. Permasalahan utama yang dihadapi PLNadalah mulai terjadinya krisis energi yang mengglobal. Harga bahan bakar minyak di tingkat internasional terus meningkat. Hal ini menyebabkan PTPLN ( persero ) harus melakukan efisiensi di segala sektor, dan yang paling utama adalah di sektor penyediaan tenaga listrik.Salah satu langkah efisiensi yang dilakukan PT PLN adalahmenekan losses seminimal mungkin, baik losses teknik maupun nonteknik. Penekanan losses teknik yang dilakukan oleh PT PLN DistribusiKwandang dan Sekitarnya salah satunya adalah dengan pemeliharaan jaringan listrik semaksimal mungkin, sehingga losses teknik akibat jaringan dapat diminimalisir.Berdasarkan perhitungan dari kwh beli dari P3B dan kwh jual ke pelanggan, di desa Ilangata Kec. Anggrek terjadi selisih antara energi yangterjual dan energi digunakan pelanggan sebesar 12,1%. Hal inimengindikasikan losses yang terjadi di desa Ilangata Kec. Anggresedemikian besar. Losses ini terdiri dari losses teknik dan non teknik.Untuk memberikan kontribusi dalam hal efisiensi, dalam telaahanstaff ini mencoba mengevaluasi peran pemerataan beban dalam program pengurangan losses teknik, dengan jalan mengurangi arus balikan yangmelalui hantaran netral.
1.2.BATASAN MASALAH
Penyusunan Laporan Telaahan Staff ini difokuskan pada analisis beban tak seimbang pada sistem distribusi tegangan rendah. Programmeminimalisir arus yang melewati hantaran netral adalah arus yang timbulkarena beban tidak seimbang. Dalam beberapa perhitungan digunakan beberapa asumsi, antara lain penggunaan arus oleh pelanggan diwakilidengan daya kontrak pelanggan. penggunaan arus oleh pelanggan terus-menerus 24 jam nonstop. Asumsi lain adalah pembagian arus netral yangmelalui suatu konduktor di sepanjang jaringan dilakukan secara
[Type text]Page 1
 
 proporsional sesuai dengan besar daya kontrak dan pengukuran arus digardu.
1.3.Metodologi Penyusunan
Penyusunan Laporan ini, menggunanakan metode:
Metode Pengumpulan data:
o
Pengumpulan data dilakukan dengan jalan mengukur bebangardu ke lapangan. Selain data beban juga diperlukan data pencatatan kwh pantau dan kwh pelanggan, sebelum dansesudah kegiatan pemerataan beban.
Studi Pustaka
o
Mengumpulkan bahan-bahan literatur yang berkaitan dengan beban tak seimbang dan losses akibat beban tak seimbang.
Wawancara
o
Konsultasi langsung dengan orang – orang terkait yang sudah berpengalaman di jaringan tegangan rendah.
1.4.Profil Industri
Profil Industri PT PLN (persero)
Kelistrikan di Indonesia dimulai pada akhir abad ke 19,pada saat beberapa perusahaan Belanda, antara lain pabrik gula dan pabrik themendirikan pembangkit tenaga listrik untuk keperluan sendiri. Kelistrikanuntuk kemanfaatan umum mulai pada saat perusahaan swasta Belandayaitu NV. NIGEM yang semula bergerak di bidang gas memperluasusahanya di bidang listrik untuk kemanfaatan umum. Pada tahun 1927 pemerintah Belanda membentuk S’LANDS WATER KRACHBEDRIJVEN(LWB )yaitu perusahaan listrik Negara yang mengelolaPLTA Plengan, PLTA Bengkok Dago,PLTA Ubrung dan kracak di jawa barat, PLTA Giringan di madium, PLTA Tes diBengkulu, PLTA
[Type text]Page 2
 
Konsealama di sulawesi utara, dan PLTU di Jakarta. Selain itu,dibeberapakotapraja di bentuk perusahaan-perusahaan listrik kotopraja.Dengan menyerahkan pemerintah Belanda kepada jepang dalam perangdunia II maka Indonesia dikuasai jepang. Oleh karena itu, perusahaanlistrik dan gas yang diambil alih oleh jepang dan semua personil dalam peusahaan listrik tersebut diambil alih oleh orang-orang jepang. Dengan jatuhnya jepang ke tangan sekutu dan diproklamasikan kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945,maka kesempatan yang baik ini dimanfaatkan oleh pemuda dan buruh listrik dan gas untuk mengambil alih perusahaan- perusahaan listrik dan gas yang dikuasai jepang.Setelah berhasil merebut perusahaan listrik dan gas dari tangankekuasaan jepang kemudian pada September 1945 Delegasi dari buruh / pegawai listrik dan gas yang diketuai oleh Kobarsjhi menghadap pimpinanKNI Pusat yang pada waktu itu diketahui oleh Mr. Kasman Singodimedjountuk melaporkan hasil perjuangan mereka. Selanjutnya delegasiKobarsjhi bersama-sama dengan pimpinan KNI Pusat menghadap PresidenSoekarno untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan listrik dan gaskepada pemerintah RI. Penyerahan tersebut diterima oleh PresidenSoekarno dan kemudian dengan penetapan pemerintah tahun 1945 No. 1tertanggal 27 oktober 1945,maka dibentuklah jawatan listrik dan gasdibawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga.
[Type text]Page 3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->