Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BaTuk Efektif

BaTuk Efektif

Ratings: (0)|Views: 53 |Likes:

More info:

Published by: Yhuattuchiha Al Jannah on Jun 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2012

pdf

text

original

 
MANFAAT
 
1.
 
Untuk mengeluarkan sekret yang menyumbat jalan nafas2.
 
Untuk memperingan keluhan saat terjadi sesak nafas pada penderita jantung.
Cara
 
Batuk Efektif 
 
1.
 
Tarik nafas dalam 4-5 kali2.
 
Pada tarikan selanjutnya nafas ditahan selama 1-2 detik3.
 
Angkat bahu dan dada dilonggarkan serta batukan dengan kuat4.
 
Lakukan empat kali setiap batuk efektif, frekuensi disesuaikan dengan kebutuhan5.
 
Perhatikan kondisi penderita
 
MALARIA
pada sel darah merah. Penyakit malaria ini ditularkan oleh nyamuk yang membawa parasityang menyebabkan malaria. Penyakit Malaria adalah salah satu dari jenis penyakit menular dan disebabkan oleh parasit ( plasmodium ) yang ditularkan oleh nyamuk malaria (Anopheles ) dan menginfeksi sel-sel darah merah. Itu adalah
 pengertian malaria
menuruttinjauan dari sisi medis. Kali ini seperti biasanya blog Keperawatan akan mencoba sharemengenai askep malaria ini yang tentunya ditinjau dari segi bidang keperawatan dan semoga
askep malaria
ini dapat memberikan manfaat.Langsung saja sahabat kedalam topik pembahasan ini yaitu
askep malaria
.Tentunya hal
 
pertama yang diulas dalam sebuah asuhan keperawatanadalah pengkajian. Berikut adalah beberapa pengkajian yang dilakukan dalam melaksanakan askep malaria ini. 1. Aktifitas / Istirahat.Gejala yang dikaji : Kelemahan, keletihan, malaise umum.Tanda yang didapatkan : Kelemahan otot, takikardia (nadi <100X/menit), penurunankekuatan.2. Sirkulasi. Tanda yang didapatkan dalam sistem sirkulasi ini diantaranya yaitu tekanandarah bisa normal atau turun, denyut perifer kuat dan cepat(pada fase demam), kulit terasahangat, diuresis (diaphoresis ) karena vasodilatasi pembuluh darah perifer, hipovolemia,penurunan aliran darah, pucat dan juga lembab (karena vasokontriksi).3. Eliminasi.Gejala yang dikaji : Penurunan haluaran urine dan juga bisa terjadi diare atau konstipasi.yang didapatkan : Adanya distensi abdomen.4. Makanan serta cairan.Gejala yang dikaji : Mual, muntah, anoreksia.Tanda yang didapatkan : Penurunan berat badan, penurunan lemak subkutan, danpenurunan masa otot, penurunan haluaran urine, konsentrasi urine.5. Neuro sensori.yang dikaji : Pusing, sakit kepala, pingsan.Tanda yang didapatkan : Cemas, gelisah, kacau mental, disorientasi, ketakutan. Bisa terjadidelirium / koma.6. Pernafasan.Gejala yang dikaji : Takipnoe dengan penurunan kedalaman pernafasan.Tanda yang didapatkan : Nafas pendek disaat intirahat dan juga aktifitas.Selanjutnya setelah melakukan pengkajian pada askep malaria di atas, langkah selanjutnya adalah dengan menentukan diagnosa keperawatan.Diagnosa keperawatan pada pasien dengan malaria berdasarkan dari tanda dan gejala yang timbul dapat diuraikan sepertidibawah ini (Doengoes, Moorhouse dan Geissler, 1999).
Diagnosa keperawatan asuhan keperawatan malaria
ini diantaranya yaitu :1.Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan makanan
 
yang tidak adekuat, anorexia, mual / muntah. Intervensi Keperawatan :
 
Kaji riwayat nutrisi, termasuk makanan yang disukai. Observasi dan catat masukanmakanan klien. Rasional tindakan ini yaitu mengawasi masukan kalori atau kualitaskekeurangan konsumsi makanan.
 
Berikan makan sedikit dan makanan tambahan kecil yang tepat. Rasional tindakanini yaitu dilatasi gaster dapat terjadi bila pemberian makan terlalu cepat setelahperiode
anoreksia
.
 
Pertahankan jadwal penimbangan berat badan secara teratur. Rasional tindakan iniyaitu mengawasi penurunan berat badan atau efektifitas intervensi pemberiannutrisi.
 
Diskusikan yang disukai klien dan masukan dalam diet murni. Rasional tindakan iniysitu dapat meningkatkan masukan, meningkatkan rasa berpartisipasi / kontrol diet.
 
Observasi dan catat kejadian mual / muntah, dan gejala lain yang berhubungan.Rasional tindakan ini yaitu
gejala Gastro Intestinal 
dapat menunjukan efek anemia(hipoksia) pada organ.
 
Kolaborasi untuk melakukan rujukan ke ahli gizi. Rasional tindakan ini yaitu perlubantuan dalam perencanaan diet yang memenuhi kebutuhan nutrisi klien.2.Resiko tinggi terhadap infeksi berhubungan dengan penurunan sistem tubuh (pertahananutama tidak adekuat), prosedur invasif. Intervensi Keperawatan :
 
Pantau terhadap kecenderungan peningkatan suhu tubuh. Rasional tindakan ini yaitubahwa demam disebabkan oleh efek endoktoksin pada hipotalamus dan hipotermiaadalah tanda-tanda penting yang merefleksikan perkembangan status syok /penurunan perfusi jaringan.
 
Amati adanya menggigil dan diaforesis. Rasional tindakan ini yaitu menggigil seringkali mendahului memuncaknya suhu yang terjadi pada infeksi umum.
 
Memantau tanda - tanda penyimpangan kondisi / kegagalan untuk memperbaikiselama masa terapi. Rasional tindakan ini adalah dapat menunjukkan ketidaktepatan terapi antibiotik atau pertumbuhan dari organisme.
 
Berikan obat anti infeksi sesuai petunjuk. Rasional tindakan ini yaitu dapatmembasmi / memberikan imunitas sementara untuk infeksi umum.
 
Dapatkan sample darah. Rasional tindakan ini yaitu untuk identifikasi terhadappenyebab jenis infeksi penyakit malaria.3.Hipertermia berhubungan dengan peningkatan metabolisme dehirasi efek langsungsirkulasi kuman pada hipotalamus. Intervensi Keperawatan :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->