Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah ISBD-Manusia dan Kematian kel XI

Makalah ISBD-Manusia dan Kematian kel XI

Ratings: (0)|Views: 686 |Likes:
Published by Aiyu Amely

More info:

Published by: Aiyu Amely on Jun 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/21/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Manusia dengan segala hal yang ada di sekitarnya merupakan proses berkelanjutan yang belum pernah selesai. Proses berkelanjutan ini mengandung berbagai persoalan pelik tersendiri yang hingga saat ini masih tetap aktual untudibicarakan. Teka-teki besar, yaitu dari mana sesungguhnya manusia itu berasal,sedang berada dalam fase kehidupan yang bagaimana saat ini, hingga kemudianke mana manusia akan menuju, belum bisa terjawab seutuhnya dan masihmenyisakan berbagai pertanyaan yang harus dicarikan jawabannya.Persoalan yang muncul tentang manusia—tentu manusia sendiri yangmemunculkannya—mulai dari persoalan yang berkaitan dengan struktur yangmenyusun eksistensinya, makna eksistensinya, kebebasan dan keterikatannyadalam mewujudkan eksistensinya di lingkungan sosialnya, hingga pada persoalan seputar kematian merupakan tabir misteri yang terus diupayakan penyingkapannya. Manusia bukanlah “probleme” yang akan habis dipecahkan,melainkan mystereyang tak mungkin sifat dan cirinya dapat disebutkansecara tuntas. Demikian yang diungkapkan oleh Gabriel Marcel ketikamengemukakan pandangannya tentang manusia.Kepercayaan manusia terhadap kematian merupakan salah satu penggerak manusia beragama. Dua tokoh psikologi Freud dan Jung menyatakan bahwa adahubungan erat antara kematian dan perilaku religius. Kematian yang tak terelakkan itu menginsafkan manusia dengan paling tajam akanketidakberdayaan. Untuk menghadapi frustrasi terbesar ini, manusia bertindak religious (Dister, 1982: 105). Bahkan Durant menegaskan bahwa maut adalahasal usul semua agama. “Boleh jadi kalau tak ada maut, Tuhan tidak akan wujuddalam benak kita.” (Shihab dalam Hidayat, 2006: viii). Masalah kematian sangatmenggusarkan manusia. Mitos, filsafat juga ilmu pengetahuan tidak mampumemberikan jawaban yang memuaskan. Hanya agama yang dapat berperandalam hal ini.
1
 
Kematian merupakan sesuatu yang penuh misteri sehingga banyak tinjauantentang kematian itu dari berbagai segi. Ada yang meninjau dari segi mistik, segiagama (religius). Tinjauan secara mistik dikaitkan dengan masalah-masalahtakhayul, sedangkan tinjauan dari segi agama ada yang mengaitkan denganmasalah gaib. Lain pula tinjauan dari sisi ilmiah, kematian dijelaskan dengan penalaran ilmiah berdasarkan pengalaman manusia.Sebagaimana yang telah dikemukakan sebelumnya, bahwa salah satumisteri yang melingkupi manusia adalah persoalan tentang kematian.Perbincangan yang membahas seputar kematian telah banyak dilakukan, namun belum juga mampu memuaskan manusia untuk menemukan jawaban atas berbagai persoalan yang diajukan seputar kematian itu. Berdasar atas latar  belakang tersebut, maka penulis berusaha menguak sedikit tabir misteri kematianyang melingkupi hidup manusia.
B.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka persoalan yang hendak dibahasdalam makalah ini adalah bagaimana hakekat kematian dan kematian dalam perspektif berbagai agama..
2
 
BAB IIMANUSIA DAN KEMATIANA.Hakekat Kematian
1.Pengertian Mati dan KematianKata mati berarti tidak ada, gersang, tandus, kehilangan akal dan hatinurani, kosong, berhenti, padam, buruk, lepasnya ruh dan jasad. Pengertianmati yang sering di jumpai dalam istilah sehari-hari adalah:a.Kemusnahan dan kehilangan total roh dan jasad. b.Terputusnya hubungan antara roh dan badan.c.Terhentinya budi daya manusia secara total.Menurut Speece dan Brant (1984) menyebut kematian berlakukepada 4 komponen:a.Perhentian dalam kehidupan adalah segala proses kehidupanmanusia seperti pergerakan, sensasi dan pemikiran. b.Inrrevesity adalah muktamad dan tidak boleh diobati sesuatukeadaan yang mana disebabkan proses dalam atau biologikal.c.Kehilangan status adalah merupakan dari suatu keadaan kehidupanyang biasa dilalui, lalu hilang hilang semua ciri-ciri yang mewakilikehidupan lalunya.d.Kematian somatik adalah matinya semua sel dalam badan.Dalam bahasa Yunani ‘kematian’ disebut thanatos. Thanatos berarti bentuk kematian atau keadaan mati. Tetapi kata ini juga dipakai untuk mengungkapkan hal berbahaya yang mematikan, bagaimana kematian,ancaman kematian. Thanatos berarti membuat seseorang mati, membunuh,dan mengakibatkan sesuatu hal berbahaya yang mematikan. Kematian adalah jangka waktu ketika kita melewati dengan sendiri dunia yang tidak kelihatan.
3

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Gracia Paat liked this
Dhikha Andespal liked this
Antika Yekti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->