Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cara Menjadi Orangtua Yang Sukses Mendidik Anak

Cara Menjadi Orangtua Yang Sukses Mendidik Anak

Ratings: (0)|Views: 160|Likes:
Published by Anton Prio Wahyudi

More info:

Published by: Anton Prio Wahyudi on Jun 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2013

pdf

text

original

 
Cara Menjadi Orangtua yang SuksesMendidik Anak
Jakarta,
Sifat dan perilaku seseorang telah terbentuk sejak anak-anak. Orangtuayang mampu mendidik anak-anaknya dengan baik, akan menghasilkan individu yang baikketika dewasa.Sebagai orang tua, Anda memiliki tanggung  jawab yang besar terhadap masa depan anak Anda. Oleh karena itu, Anda perlumengetahui langkah-langkah yang tepat dalammendidik anak.
Berikut 7 konsep praktis untuk menjadiorangtua yang sukses mendidik anak, seperti dilansir dari
naturalnews  
, antaralain:
 
1. Jadilah konsisten
  Anak selalu ingin tahu hal-hal baru yang masih asing baginya dan akanmenanyakan banyak hal kepada Anda. Sebagai orang tua, Anda harus konsisten terhadap jawaban Anda. Jangan sekali-kali menjadi orang tua yang plin-planketika menjawab pertanyaan anak yang dilontarkan berulang kali.
2. Tetapkan batas
  Batasan disini dapat berupa peraturan maupun proteksi fisik terhadap anak.Menurut Jim Cunningham, seorang penulis, penelitian pengaruh pagar pembatas taman bermain di sekolah terhadap anak.Ketika pagar dihilangkan, anak-anak cenderung cemas dan meras tidak amandalam bermain. Ketika keesokan harinya pagar tersebut kembali di pasang, anakmerasa aman kembali dan bermain dengan bebas di taman.
 
Sama seperti proteksi fisik tersebut, dalam hati anak juga merasa tidak inginhidup di dunia tanpa batas. Anak-anak ingin orang tuanya menetapkan batasanuntuk melindungi, memelihara dan membimbing dirinya hingga menjadi dewasa.
3. Jangan memaksa anak menjadi seperti diri Anda
 Seringkali orang tua menganggap bahwa anak-anaknya merupakan versi kecil daridirinya. Orang tua cenderung memperlakukan anaknya sesuai dengan apa yang diinginkannya ketika masih kanak-kanak. Padahal anak Anda tentu berbeda dengan Anda ketika muda karena perbedaan generasi dan lingkungan juga yang mempengaruhi sifat anak. Harapan orang tua tersebut biasanya hanya mengarah pada kekecewaan karena tidak sesuai denganbayangan Anda.
4. Mendorong perilaku positif pada anak
 Orang tua hendaknya mencari tau hal-hal baik dan yang tidak pada anak.Kemudian Anda perlu mendorong perilaku positifnya dengan cara memberikanpujian dan sebagainya.
5. Memberikan sedikit hukuman terhadap kesalahan anak
  Jika anak melakukan kesalahan sekali atau dua kali, Anda hanya perlumenasehatinya saja dan memberitahu hal yang benar. Tetapi jika kesalahan anak tersebut terus diulangi, Anda dapat memberikan sedikit hukuman yang sifatnyapositif seperti mengurangi jam bermainnya di luar.Hal ini akan membuat anak Anda berpikir ulang untuk melakukan kesalahanyang sama.
6. Jangan timbulkan kesenjangan antara kedua orang tua
  Jika ibu mengatakan tidak dan ayah mengatakan iya, anak akan cenderung 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->