Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
929

929

Ratings: (0)|Views: 130|Likes:
Published by Mei Tian Sanchez

More info:

Published by: Mei Tian Sanchez on Jun 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2014

pdf

text

original

 
ISSN 0215 - 8250
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU
olehKetut RindjinJurusan Pendidikan EkonomiFakultas IPS, Universitas Pendidikan Ganesha
ABSTRAK 
Guru adalah pendidik profesional. Predikat profesionalmempersyaratkan adanya keahlian, paling tidak seperangkat pengetahuan,dan keterampilan yang dilandasi oleh nilai – nilai yang dijunjung tinggi.Syarat ini sesuai dengan pengertian kompetensi sebagai perpaduan nilai- nilaidan sikap serta pengetahuan dan keterampilan yang terwujud dalam pola pikir dan pola perilaku keseharian seseorang. Oleh karena itu guru wajibmempunyai kualifikasi akademik minimal diploma empat atau sarjana dalam bidang ilmu pengetahuan sesuai dengan mata pelajaran yang diasuh untuk memenuhi syarat keahlian. Sementara itu syarat keterampilan dapat dipenuhidengan memiliki sertifikat pendidik yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Sejauh mana guru akan menerapkan keahlian dan keterampilannyaditentukan oleh nilai nilai yang dijunjungnya yang akan menentukansikapnya terhadap pekerjaan yang dilakukannya. Guru semestinyamempunyai tanggung jawab moral dan filosofis, bukan semata –matatanggung jawab akademik. Sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan danteknologi, termasuk teknologi pembelajaran, dan peningkatan tuntutanmasyarakat, maka guru senantiasa wajib meningkatkan profesionalismenya.Peningkatan profesionalisme dapat dilakukan melalui belajar secara mandiri
(otodidak)
; kegiatan ilmiah (seminar, lokakarya, dll); program penataran; pelatihan; penyegaran; program penyetaraan; program studi lanjut. Ujisertifikasi merupakan salah satu upaya untuk memantapkan kompetensi gurudalam rangka peningkatan profesionalisme guru. Program peningkatan profesionalisme guru semestinya menjadi program kerja rutin organisasi profesi, baik organisasi profesi dalam bentuk mikro seperti KKG, MGMP,MGBS, maupun dalam bentuk makro seperti PGRI.
_______ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran UNDIKSHA, Edisi Khusus TH. XXXX Mei 2007
170
 
ISSN 0215 - 8250Kata kunci: profesi, profesional, profesionalisme, profesionalisasi,kompetensi, sertifikasi
ABSTRACT
Teacher is a professional educator. The term professional requiresexpertise and skill based on values upheld within the person. Thisrequirement is in compliance with the meaning of competence, as acombination of values, knowledge, and skill that are manifested in covert andovert behavior or in thinking and doing things in everyday life. Therefore,teacher must have minimum academic qualification, such as diploma IV or  bachelor degree in suitable discipline of science with reference to the prospective subject to be taught. Meanwhile skill requirement can be met byhaving education certificate that is obtained through profession education.How good and how far these expertise and skill could be performed isultimately determined by values and attitude of the teacher. Teacher shouldhave moral and philosophical responsibility, not just academic responsibility.In line with science and technology development, including instructiontechnology and social demand, teacher must always strive to enhance his or her professionalism. This can be done through self directed learning;scientific forum such as seminar, workshop, etc; training; upgrading;recurrent education; and further education. Certification exam is one of theefforts to develop teacherscompetence in line with enhancing professionalism. Professionalism enhancement program should be a routine program for professional organization, in term of micro organization, such asKKG, MGMP and MGBS, as well as of macro organization, such as PGRI.Key concepts: profession, professional, professionalism, pro-fessionalization, competence, certification
1. Pendahuluan1.1 Pengertian Profesi dan Profesional
Proses diferensiasi dan spesialisasi dalam bidang pekerjaan menuntutadanya pekerja-pekerja yang memenuhi persyaratan formal tertentu untuk 
_______ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran UNDIKSHA, Edisi Khusus TH. XXXX Mei 2007
171
 
ISSN 0215 - 8250dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik dan bertanggung jawab, sepertiadanya tingkat kualifikasi tertentu untuk memperoleh izin kerja, izin praktik,izin mengajar, izin menjadi pilot, nakhoda, dsb. Hal ini tampak jelas pada jabatan dokter, akuntan, pengacara, notaris, guru, dll. Adanya persyaratan inidimaksudkan untuk membedakan antara pekerjaan profesional dengan yang bukan profesional; dan sekaligus untuk memberikan jaminan layanan kepada pihak pengguna jasanya serta sekaligus sebagai proteksi terhadap profesi itusendiri.Secara umum, profesi berarti suatu pekerjaan yang dilakukan untuk memperoleh penghasilan guna memenuhi keperluan hidup seseorang. Dalamhubungan ini dikenal istilah penari profesional, pemain sepak bola profesional, pemusik profesional, pendidik profesional, dsb. Tetapi secaralebih khusus kata profesi yang berasal dari bahasa Latin
 professus
,mengandung arti suatu panggilan atau suatu pekerjaan yangmempersyaratkan adanya pendidikan dan pelatihan yang mendalam sertaketerampilan intelektual. Ini berarti profesi menuntut adanya suatu keahlianatau paling tidak seperangkat pengetahuan (yang diperoleh melalui pendidikan) dan keterampilan (yang diperoleh melalui pelatihan) di dalammelaksanakan pekerjaan sehingga menjamin mutu pelaksanaan pekerjaandan sekaligus memberikan kepuasan terhadap pengguna jasanya. Di atassegalanya, alangkah mulianya kalau pekerjaan itu merupakan suatu panggilan, sehingga pekerja itu selalu menyenangi dan pantang menyerahdalam menghadapi kesulitan dan tantangan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan itu. Panggilan inilah yang selalu menjiwai atau merupakan rohdalam pelaksanaan pekerjaan itu. Ini berarti pekerjaan itu memang amatdisenanginya, sehingga selalu berusaha dan termotivasi secara internal untuk melakukan yang terbaik dalam menyelesaikan tugas pekerjaannya. Orangyang mempunyai motivasi kerja yang tinggi, tidak akan mengeluh harus
_______ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran UNDIKSHA, Edisi Khusus TH. XXXX Mei 2007
172

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->