Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
(Listrik Prabayar « sejutakatanana)

(Listrik Prabayar « sejutakatanana)

Ratings: (0)|Views: 26|Likes:
Published by Joushua Faidiban

More info:

Published by: Joushua Faidiban on Jun 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

 
Listrik Prabaya
9 May 2012 by nanaharmanto
Ceritaku
Sewaktu tinggal di Sulawesi dulu, di depan rumah kontrakanku dibangun rumah baru, dilengkapidengan meter listrik prabayar. Kata tetanggaku, cara membayarnya seperti mengisi pulsa HP; kalaupulsa mau habis, meter itu akan berbunyi atau lampu akan berkedip-kedip, lalu listrik padam jikapulsa benar-benar habis.Saat itu aku tidak tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mekanismenya. Bagiku pembayaran listriksecara auto debet dari rekening sudah sangat membantu. Tidak perlu antri di loket PLN, tidak akandidenda karena terlambat bayar dan jelas tidak menunggak.Nah, sewaktu kami pindah ke kotaku sekarang ini, kami menempati rumah kontrakan yang cukupnyaman. Ternyata, listrik di rumah ini menggunakan meter listrik prabayar. Wah, bisa dibilang aku buta sama sekali dengan sistem baru ini. Suamikulah yang selalu membeli pulsa elektrik di ATM danmemasukkan 20 digitnya ke dalam meter. Aku tinggal menikmati listriknya dan berupaya menghematpemakaiannya.Setiap kali kami keluar kota selama beberapa hari, suamiku memastikan mengisi pulsa listrik kami,hingga yakin bahwa listrik tidak akan padam tiba-tiba selama kami pergi..Beberapa kali aku mendengar suara
bip..bip..bip
… dari rumah tetangga. Di lain hari, rumah lainnyayang berbunyi… suara ini di saat-saat tertentu agak mengganggu sebenarnya, maklum diperumahan yang berdempetan satu sama lain. Tapi akhirnya aku menemukan cara untukmengaburkan suara itu. Setel saja musik!Suatu malam di bulan lalu, saat aku tengah asyik menulis dan main games dengan laptopku,
blep!
Tiba-tiba listrik padam. Aku
nggak
terlalu panik saat itu, karena masih ada banyak cahaya dari luar jendela.Lhoo?!!Cahaya? Dari luar jendela?Berarti rumahku
doang dong
yang mati listrik!*kwang…kwaaaanng….Aku keluar … rumah-rumah tetangga tetap benderang lengkap dengan suara musik dan acara TV…whaaa!!! rumahku aja yang gelap… hehehe… Jangan-jangan konslet? Aku mencoba mengecek. Lalu kuingat-ingat lagi.. jangan-jangan pulsa habis?Kulihat meteran. OFF.. tak ada nomor digital seperti biasanya.Kutelpon suamiku di kantor, menanyakan kapan terakhir mengisi pulsa listrik. Rupanya dia juga 
Listrik Prabayar « sejutakatananahttps://nanaharmanto.wordpress.com/2012/05/09/listrik-prabayar/1 of 106/21/2012 9:01 PM
 
lupa. Dan setelah diingat-ingat sih, memang 2 bulan terakhir kami belum mengisi pulsa lagi.Nah loh, kok aku nggak mendengar
bip..bip
.. dari rumahku sendiri sih? Sedangkan
bip-bip
tetanggaaku bisa dengar! *garuk-garuk kepala*Aku ingat, ruko di samping rumahku menjual juga pulsa listrik. Aku bergegas ke sana dan membelipulsa 100 ribu.“Nomor seri meternya berapa,
Teh
?”“…
nngg
…. Wah, saya
nggak
tahu tuh
Cik
…”.“Biasanya beli pulsa di mana,
Teh
?”“Di ATM”.“Nah, kalau beli di ATM itu kan pasti masukin nomor meter juga, baru kita tentukan mau beli pulsa berapa, nanti kan tercetak di struknya nomor seri
token
yang harus kita masukkan di meter listrik dirumah…”.“Apa
Cik
?
Token
? Apa tuh
token
?”“Ya nanti kalau sudah transaksi, nanti dapet
token
-nya”.Wah, kukira beli pulsa listrik elektronik begini, modelnya seperti kartu voucher seluler yang harusdigosok nomor serinya yang tertutup itu.. ternyata…“Jadi harus bawa nomornya ya
Cik
?”“Iya,
Teh
 ,… kalau
nggak
ada nomornya ya kita
nggak
bisa jualin juga…”.Aku tak membawa HP. Aku terpaksa pulang dulu ke rumah, menelepon suamiku lagi menanyakannomor ID meter listrik rumah kami.Pikiranku penuh dengan pertanyaan.
TOKEN 
itu apa? Setauku
token
ini istilah untuk elementerkecil elektronik yang yang mempunyai fungsi tertentu. Dalam hal ini apa dong?Setelah mendapat nomer seri meter rumah kami, aku kembali lagi ke toko seluler itu.Pemilik toko yang melayaniku memprosesnya melalui komputer lalu menyebutkan nama pelanggansekaligus pemilik rumah kontrakan kami. Setelah aku memastikan bahwa memang benar itu namayang dimaksud, aku mendapat nota yang ditulis tangan, jumlah pulsa yang kubeli, nomer seri meterdan 20 digit nomer seri pulsa yang kubeli plus paraf penjual.Glek… udah? Gitu doang?Lah, kupikir aku akan mendapat nota yang dicetak dari komputer.. seperti di ATM begitu, karena akumelihatnya sendiri, transaksiku dilakukan melalui komputer…Pemilik toko itu memberitahu, bahwa nomer seri itulah yang harus dimasukkan di meter di rumah,lalu tinggal tekan tombol OK. Pulsa akan langsung terisi. 
Listrik Prabayar « sejutakatananahttps://nanaharmanto.wordpress.com/2012/05/09/listrik-prabayar/2 of 106/21/2012 9:01 PM
 
Aku segera pulang membawa nota itu. Biasanya, aku sering menjejalkan nota pembelian langsung kedalam dompetku, lalu mengabaikan atau membuang yang tak berharga lagi. Tapi ini, selembar notayang harganya seratus ribu.. wah,
nggak
boleh hilang nih!Aku tidak tahu bagaimana rincian “keuntungan” untuk penjual pulsa listrik ini.“begini” doang…. seratus ribu…Note: foto koleksi pribadiSesampainya di rumah, masalah lain menunggu. Meternya terlalu tinggi. Aku segera mengambil anaktangga aluminium kami. Masalah lainnya menyusul:
 gimana masukinnya
coba?Aku jelas harus berpegangan pada sesuatu saat
nangkring
di tangga begitu. Aku harus memegangnota dengan satu tangan dan tangan lainnya memasukkan nomer seri ke meter listrik. OK, bisa lah
diakalin
… tapiiii…. kan gelap! Harus pakai senter dong… nah
 gimana
pula tuh pegang senternya?Yah, memang perkerjaan sederhana tapi harus dilakukan dua orang nih..Kuputuskan menunggu suami. Toh biasanya dia juga yang mengisi, kalau salah ngisi kan ada yang bisa disalahin… ups! Hihihi…Dalam kegelapan,
teteeep.
.. lanjut main games…Tak berapa lama, suamiku pulang. Lalu dia naik ke tangga sambil membawa senter. Sementara akumembacakan nomer seri di nota, suamiku meng-input-kannya ke dalam meter elektronik.Pencet OK, selesai.………………Rumah tetap gelap,
sodara-sodara
! Tak ada tanda-tanda listrik akan menyala.“Wah, jangan-jangan ada yang konslet beneran
nih
?”“Atau, jangan-jangan salah masukin nomernya
dong
?” 
Listrik Prabayar « sejutakatananahttps://nanaharmanto.wordpress.com/2012/05/09/listrik-prabayar/3 of 106/21/2012 9:01 PM

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->