Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PGC UAS

PGC UAS

Ratings: (0)|Views: 58 |Likes:
Published by Andhika Wahyu Putra

More info:

Published by: Andhika Wahyu Putra on Jun 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

 
KETERLIBATAN ASEAN DALAM KONFLIK LAUT CINA SELATAN SERTAPERANAN ARF (ASEAN REGIONAL FORUM) DALAM CARAMENGATASINYA (Periode 1982-2011)OLEH:ANDHIKA WAHYU PUTRA - 1042500932FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONALUNIVERSITAS BUDI LUHUR JAKARTA2012
1
 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang Masalah
Kedaulatan Negara menjadi elemen yang penting sebab kedaulatan Negara berhubungan dengan kemampuan sebuah Negara dalam mengatur dan berkuasa dalamsegi internal dan eksternal negaranya. Wilayah seringkali menjadi bagian pentingdalam kedaulatan Negara. Seringkali dilihat bagaimana sebuah Negara akan berkonflik dengan aktor Negara lainnya disebabkan oleh sebuah wilayah yang menjadi sengketaantar kedua pihak. Konflik yang terjadi selama bertahun-tahun antara Israel danPalestina, dimana yang melatarbelakangi kasus tersebut adalah masalah wilayah.Kamboja dengan Thailand yang sering mendapatkan teguran dari dunia internasional,karena sampai saat ini sejak 2008, terus menjadikan sebuah wilayah di perbatasansebagai milik masing-masing pihak. Indonesia dan Malaysia juga pernah ikut berkonflik akibat pulau yang kedua pihak anggap sebagai milik mereka. Konflik sepertiini sering terjadi, dan berlangsung selama waktu yang tidak lama. Ketika kedua pihak tidak mampu menyelesaikan sebuah kasus sengketa wilayah, mereka akan bernegosiasi, ketika negosiasi gagal, maka kedua pihak kemungkinan besar akanmenggunakan perlawanan senjata untuk meraih kembali wilayah yang menjadisengketa tersebut. Serta konflik laut Cina Selatan yang kini tengah menjadi perbincangan isu global saat ini.Secara geografis kawasan Laut Cina Selatan dikelilingi sepuluh negara pantai(RRC dan Taiwan, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia,Brunei Darussalam, Filipina), serta negara tak berpantai yaitu Laos, dan dependentterritory yaitu Macau. Luas perairan Laut Cina Selatan mencakup Teluk Siam yang
2
 
dibatasi Vietnam, Kamboja, Thailand dan Malaysia serta Teluk Tonkin yang dibatasiVietnam dan RRC. Kawasan laut Cina Selatan bila dilihat dalam tata lautaninternasional merupakan kawasan bernilai ekonomis, politis dan strategis. Kawasan inimenjadi sangat penting karena kondisi potensi geografisnya maupun potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Selain itu, kawasan tersebut merupakan jalur pelayarandan komunikasi internasional (jalur lintas laut perdagangan internasional), sehinggamenjadikan kawasan itu mengandung potensi konflik sekaligus potensi kerjasama.Sebuah perairan dengan potensi yang sangat luar biasa, kandungan minyak dan gasalam yang tinggi juga peranannya yang sangat penting sebagai jalur perdagangan dandistribusi minyak dunia membuat laut china selatan menjadi objek perdebatan regionalselama bertahun-tahun. Paling tidak ada 9 negara yang mengajukan klaim atas wilayahlaut china selatan, belum termasuk negara-negara maju yang juga punya kepentingantersendiri terhadap laut cina selatan.Perkiraan kandungan minyak bumi di kawasan laut cina selatan cukup beragam.Sengketa laut Cina Selatan merupakan sebuah sengketa laut yang telah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Kenyataan bahwa Cina menyatakanwilayah laut tersebut sebagai bagian dari Negara mereka banyak mendapatkan protesdari berbagai Negara di ASEAN (
 Association of South East Asian Nations),
terutamaVietnam. Pernyataan Cina didasarkan pada nilai-nilai historis wilayah tersebut, dimanamereka menganggap bahwa secara historis, laut Cina Selatan merupakan bagian dari perairan Cina, bukan daerah perairan internasional, ataupun milik Negara lainnya.Kenyataan ini telah berdampak besar terhadap konsesus pembuatan hokum laut Jenewadi tahun 1958, dan perumusan berbagai resolusi mengenai hukum laut lainnya. Lokasiyang dianggap strategis dari segi ekonomi dan politik menjadi latarbelakang lainnyamengapa Cina ingin secara konstan mempertahankan lautan ini.
B.
Rumusan Masalah
Melihat dari latar belakang makalah ini, maka saya memustkan masalah pada
Apa Pengaruh Konflik Laut Cina Selatan Bagi ASEAN dan Peranan ARF(ASEAN Regional Forum) dalam Menyelesaikan Konflik ini.
3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Vera Martin liked this
Vera Martin liked this
Khairun Nissa liked this
Khairun Nissa liked this
Ismul Al Azom liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->