Skema Running Text
Keberadaan Running Text dapat dikaitkan dengan salah satu fungsi bahasa, yakni sebagai alatkomunikasi. Dalarn Webster s New Collegiate Dictionary dikatakan:
“communication is a
process which in brination is exchange between individuals through a common svsteni of synthols, signs, or behaviour (komunikasi adalah pertukaran informasi antarindividual melalui
sistem simbol, tanda. dan tingkah laku yang umum)”
(Alwasilah, 1993: 8). Bila disimak batasantersebut maka didapatkan tiga komponen yang harus ada dalam setiap proses komunikasi, yaitu(1) pihak yang berkornunikasi, yakni pengirim dan penerima informasi, yang disebut partisipan;(2) informasi yang dikomunikasikan; dan (3) alat yang digunakan dalam kornunikasi tersebut,ketiga komponen ini ada pada
Running Text
yaitu (1) pihak pengirirn dan pihak penerima, disini adalah masyarakat sebagai pihak penerirna (2) informasi yang dikomunikasikan yaituberisi informasi yang berbentuk berita (3) alat yang digunakan adalah
Running Text
itusendiri.
Running Text
merupakan salah satu ragarn bahasa tulis yang memiliki sifat-sifatkhas, yaitu: singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, dan menarik. Bahasa
Running Text
yangterlalu rumit atau berbelit-belit akan rnenyulitkan pernahaman isi teks kepada masyarakat. OIehkarena itu,
Running Text
bersifat sederhana. Kejelasan konteks bahasa yang berupa kalimat pada
Running Text
haruslah menjadi syarat yang utarna agar informasi bisa langsung diterima olehpembaca tanpa harus rnengulang-ngulang apa yang dibacanya.