Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Topologi Star

Topologi Star

Ratings: (0)|Views: 144 |Likes:
Published by Fery Ya Siijal

More info:

Published by: Fery Ya Siijal on Jun 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

 
A. Instalasi Perangkat Keras
a.
Pastikan kita memiliki ground yang baik, tegangan antara minus dan groundharus tidak lebih dari 1 Volt dan tahanan antara minus dan ground sekitar 1Ohm (dihitung dengan alat Merger). Ground yang baik akan menjaminkelangsungan peralatan.Lakukan penarikan kabel UTP Cat 5 ke setiap bagianyang memerlukan sambungan akses intranet dan internet.
b.
Sebaiknya, kabel UTP Cat 5 dipasang di dalam tempat yang terlindung daripanas dan hujan, dan jika harus keluar ruangan, sebaiknya gunakan pipaparalon untuk melindungi kabel tersebut. Sebetulnya, untuk peletakan kabeldiluar, kita dapat mengggunakan jenis STP yaitu Shielded Twisted Pair yangbagian luarnya dilindung oleh bahan yang tahan terhadap cuaca. Harga STPsekitar dua kali lipat UTP, jadi lebih murah jika kita menggunakan pipa paralonuntuk menahan dari panas dan hujan.
c.
Berdasarkan standar internasional, bentangan kabel UTP Cat 5 yangdiperkenankan, maksimum adalah 100 meter, jadi jika lebih dari 100 meter, kitaharus meletakan satu switch sebagai repeater.
d.
Penarikan kabel dilakukan dengan mengikuti topologi star, yaitu seluruh kabelmenuju ke satu titik, seperti gambar di bawah :
e.
Pastikan kita memberikan tanda atau kode yang sama pada kedua titik kabelyang kita tarik, supaya dapat memasang konfigurasi dengan baik.
f.
Letakan Switch, Server, PC Router dan peralatan utama lainnya di satu tempatyang tidak berjauhan, supaya mudah di pelihara dengan baik. Di titik pusatdistribusi jaringan (biasanya disebut NOC
Network Operation Centre)dipasang UPS, sebagai perangkat yang akan menyuplai listrik kalau aliran PLNterputus.
g.
Kabel UTP Cat 5 yang sudah ditarik ke ruang NOC dapat segera dipasangkonektornya dengan menggunakan Crimping Tool.
 
h.
Pastikan pemasangan konektor mengikuti kaidah-kaidah yang betul, yaitukabel harus masuk ke badan konektor dengan baik, berikut kabelpelindungnya, lalu kita harus mendorong secara paksa kabelnya, agar kontakdengan pin konektor sempurna, dan kita harus menjepit konektor dengansekuatnya, supaya kabelnya tidak lepas.Kwalitas bandwidth yang dialirkan kabel akan tergantung pekerjaan yang kitalakukan disamping kwalitas konektor.
i.
Pemasangan konektor ke kabel mengikuti konfigurasi kabel
straight-thru
.
 j.
Setelah semua kabel UTP Cat 5 siap untuk dipasang, maka mulai pemasangandari sisi client-nya, terus berurutan sampai ke switch-nya.
k.
Setelah seluruh jaringan tersambung secara perangkat keras, ikuti langkah dibagian Perangkat Lunak untuk melakukan penomoran IP Address, sekaliguspenentuan bandwidth di setiap komputer nantinya.
l.
PC Router dipasang diantara Manageable Switch dan Kabel UTP Cat 5 yangdari operator (sambungan dari Jardiknas Pusat). Penomoran IP Addressmisalnya, seperti gambar di bawah ini :
 
m.
PC Router berisi CD ROM program router IPCOP, fungsinya adalah melakukanrouting, sehingga IP Address yang dikirim hanya satu dari Jakarta, dapatdilipat gandakan menjadi 254 dan memungkinkan kita memasang 254komputer dalam jaringan tersebut. Selain menggandakan IP Address melaluifungsi yang disebut NAT (Network Address Translation), fungsi PC Routeradalah untuk membatasi pemakaian bandwidth dari setiap komputer, supayateratur dan tidak saling menerobos jaringan yang ada.
n.
PC Router dijalankan dengan menggunakan metode web base, jadi dapatdiakses oleh Internet Explorer atau Mozilla, dan dilakukan pengaturan-pengaturan yang diinginkan melalui fungsi dan folder-folder yang sudahdisediakan. Dengan adanya PC Router ini, maka bandwidth yang datang dariJakarta yang besarnya 512Kbps misalnya, dapat dibagi secara merata kesemua komputer, termasuk server yang dapat diakses dari luar denganmenggunakan fungsi DMZ (D-Militerization Zone).
o.
Pada komputer client sebaiknya dipasang dan di set IP Addressnya secaratetap, jangan menggunakan fungsi DHCP (Dynamic Host Control Program)yang nantinya akan sulit untuk melakukan pemantauan dan troubleshooting.
p.
Setelah selesai melakukan pemasangan jaringan, ada baiknya membuatdokumentasi agar dalam penelusuran perbaikan nantinya kita tidakmengalami kesulitan.
B. Instalasi Perangkat Lunak :
a.
Persiapkan blok IP yang akan dipakai dan juga dapatkan informasi IP yangdiberikan oleh Jardiknas ke kantor yang bersangkutan. Blok IP yang dipakaiadalah IP Private dengan awalan 192.168.1.xxx dimana xxx adalah 1 sampai254.
b.
Jika komputer lebih dari 254 unit, maka kita harus menambahkan routing agarblok IP lainnya dapat di kenal, dan untuk itu membutuhkan ethernet cardtambahan di PC Router.
c.
Dalam penentuan konfigurasi, sebaiknya PC Server berada di angka rendah,misalnya 192.168.1.2 dan kelompok komputer client dibuat mulai dari satuangka tertentu, tergantung jumlah komputer yang tersambung ke jaringanLAN Kantor Kota tersebut.Kalau memungkinkan, dibuat gambar konfigurasi komputer berikut nomor IP disetiaptitiknya, misalnya dibuat seperti gambar di bawah ini :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->