Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
1Activity
×
P. 1
Judicial Review uu ky

Judicial Review uu ky

Ratings: (0)|Views: 441|Likes:

More info:

Published by: Afrinald Hart Rizhan on Jun 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/22/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Pendahuluan
Dalam kehidupan ketatanegaraan, undang-undang dasar sebagai hukumdasar tertulis adalah merupakan norma yang sangat fundamental bagi negara,karena mengatur hal-hal yang sangat mendasar dalam penyelenggaraannegara dan pemerintahan, meliputi bentuk dan susunan negara, alat-alatperlengkapaan negara yang satu dengan alat perlengkapan negara yang lain,serta jaminan perlindungan terhadap hak asasi manusia dan warga negara.
1
 Atas dasar hal tersebut, maka undang-undang dasar pada hakikatnyamerupakan puncak konseptualisasi pemikiran, cita-cita dan tujuan bangsa-bangsa yang bersangkutan dilengkapi dengan landasan-landasan ideal,struktural, dan landasan opersional pengelolaan kehidupan bangsa itu secaragaris besar (
broedlines
).
2
 Dalam kehidupan ketatanegaraan Indonesia, Undang-undang Dasar 1945yang merupakan sumber hukum tertinggi seolah-olah dianggap sakral dantidak dapat diganggu gugat. Demikian sebuah pemikiran yang terjadi dikalarezim orde baru masih berkuasa, nilai sebuah demokrasi seakan terabaikandengan adanya kekuasaan mutlak dari penguasa orde baru.
1
Marzuki,
 Reformasi Sistem Pemerintahan dan Ketatanegaraan antara PerubahanUndang- Undang Dasar 1945 Hasil Amandemen dan Usul Komisi Konstitusi,
dalam makalah
Seminar Sehari tentang “Reformasi Sistem Pemerintahan dan Ketatanegaraan antara Perubahan
Undang-
Undang Dasar 1945 Hasil Amandemen dan Usul Komisi Konstitusi” yang
diselenggarakaan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Sarjana Hukum Indonesia (Persahi) padaSabtu, 4 September 2004 di Balai Rasa Sayang 2, Hotel Polonia, Medan, hal.1.
2
 
 Ibid.
 
2
Berakhirnya kekuasaan pemerintahan orde baru yang ditandai denganruntuhnya rezim Soeharto, telah membuka tabir demokrasi di Indonesia, yangterpasung selama lebih kurang 32 tahun. Selama masa 32 tahun itu rakyattidak diberi kesempatan untuk berekspresi dalam menyampaikan pendapat,hal ini disebabkan karena kuatnya tekanan dari penguasa yang berimplikasipada tidak berjalannya demokrasi di Indonesia.
3
Tetapi setelah berakhirnyarezim orde baru, bangsa Indonesia memasuki babak baru dalam sejarahketatanegaraannya, yakni dengan adanya orde reformasi.Orde reformasi ini telah memberikan dampak yang sangat besar bagimasyarakat, dengan adanya kebebasan masyarakat dalam menyampaikanaspirasinya, salah satu dari sekian banyak aspirasi yang berkembang dalammasyarakat adalah amandemen (perubahan) terhadap konstitusi.
4
Denganadanya amandemen terhadap konstitusi atau Undang-Undang Dasar 1945maka praktek ketatanegaraan dalam konsep negara hukum terus berkembangdan berubah. Hal ini dapat dimengerti karena dalam praktek ketatanegaraanfaktor-faktor yang ada dalam masyarakat terus berubah menurut waktu dantempat dimana konsep ketatanegaraan itu diterapkan.Struktur ketatanegaraan Indonesia mengalami perubahan secarasignifikan setelah perubahan Undang-undang Dasar 1945 yang pertama,kedua, ketiga, dan keempat.
5
Perubahan ini meliputi cabang kekuasaan, baik 
3
Mexsasai Indra,
Komisi Konstitusi Indonesia: Proses Pembentukan dan PelaksanaanKewenangannya,
UIR PRESS, Pekanbaru: 2007, hal. 1.
4
 
 Ibid.
5
Amandemen atau perubahan terhadap Undang-Undang Dasar 1945 berlangsung selamaempat kali. Perubahan pertama disahkan pada tanggal 19 Oktober 1999, Perubahan Kedua
 
3
kekuasaan legislatif (
legislatif power/ 
pembuat Undang-undang), kekuasaaneksekutif (
executive power / 
pelaksana Undang-undang), maupun kekuasaanyudikatif (
 yudicial power/ 
kekuasaan kehakiman).Perubahan Undang-undang Dasar 1945 pada cabang kekuasaankehakiman khusunya, meliputi 4 (empat) macam perubahan, yaitu:
6
 
 Pertama,
 apabila sebelum perubahan Undang-undang Dasar 1945 jaminan kekuasaankehakiman yang merdeka hanya terdapat dalam penjelasannya,
7
maka setelahperubahan jaminan tersebut secara eksplisit disebutkan dalam batang tubuh.
8
 
 Kedua,
Mahkamah Agung tidak lagi menjadi satu-satunya kekuasaankehakiman (
 yudicial power 
), karena disampingnya ada Mahkamah Konstitusiyang juga berfungsi sebagai pelaku kekuasaan kehakiman.
 Ketiga,
adanyalembaga baru yang bersifat mandiri dalam struktur kekuasaan kehakiman,yaitu Komisi Yudisial yang berwenang mengusulkan pengangkatan HakimAgung dan mempunyai wewenang lain dalam rangka menjaga danmenegakkan kehormatan, keluhuran martabat serta perilaku hakim.
 Keempat
,adanya wewenang kekuasaan kehakiman dalam hal ini dilakukan olehMahkamah Konstitusi untuk melakukan pengujian Undang-Undang terhadapUndang-Undang Dasar, memutus sengketa lembaga-lembaga negara yangkewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar 1945, memutus
disahkan pada tanggal 18 Agustus 2000, Perubahan Ketiga disahkan pada tanggal 10 November2001, dan perubahan keempat disahkan pada tanggal 10 Agustus 2002.
6
A. Ahsin Tohari,
Komisi Yudisial dan Reformasi Keadilan
, ELSAM, Jakarta: 2004,hal.2.
7
Setelah amandemen atau perubahan, Undang-Undang Dasar 1945 hanya terdiri dariPembukaan dan Pasal-pasal, tanpa penjelasan.
8
Lihat lebih lanjut dalam Pasal 24 Undang-Undang Dasar 1945.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->