Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
151Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dody Firmanda 2008 - Keselamatan Pasien (Patient Safety)

Dody Firmanda 2008 - Keselamatan Pasien (Patient Safety)

Ratings:

4.83

(12)
|Views: 6,689 |Likes:
Disampaikan pada Pelatihan Patient Safety di RSUD Kota Depok, Pemerintah Kota Depok Jawa Barat 26 November 2008.
Disampaikan pada Pelatihan Patient Safety di RSUD Kota Depok, Pemerintah Kota Depok Jawa Barat 26 November 2008.

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/05/2013

pdf

text

original

 
1
Keselamatan Pasien
(Patient Safety) 
di Rumah Sakit
Dr. Dody Firmanda, Sp.A, MAKetua Komite MedikRSUP Fatmawati, Jakarta.
Pendahuluan
WHO Executive Board pada tanggal 18 Januari 2002 telah mengeluarkansuatu resolusi untuk membentuk program manajemen resiko untuk
patient safety 
yang terdiri dari 4 aspek utama yakni
1,2,3 
1.
“Determination of global norms, standards and guidelines fodefinition, measurement and reporting in taking preventive action, and implementing measures to reduce risks; 
2.
Framing of Evidence-based Policies in global standards that will improve patient care with particular emphasis on such aspects as product safety, safe clinical practice in compliance with appropriate  guidelines and safe use of medical products and medical devices and creation of a culture of safety within healthcare and teaching organisations; 
3.
Development of mechanism through accreditation and other means, to recognise the characteristics of health care providers that over benchmark for excellence in 
patient safety 
internationally; 
4.
Encouragement of research into 
patient safety 
.” 
Awal Mei 2007
WHO Collaborating Centre for Patient Safety Solutions 
dengan
Joint Commissio
dan
Joint Commission International 
telahmeluncurkan suatu agenda mengenai
patient safet
yang dinamakan
Nine 
Disampaikan pada Pelatihan
Patient Safety
di RSUD Kota Depok, Pemerintah Kota Depok Jawa Barat26 November 2008.
1
US Department of Health and Human Services. US and UK sign agreements to collaborate on healthcare quality. 10 October 2001.
2
World Health Organization. World Health Organization Executive Board Resolution EB109.R16, 18January 2002.
3
Donaldson L. Championing patient safety: going global – a resolution by the World Health Assembly.Qual Saf Health Care 2002; 11:112.
 
2
Patient Safety Solutions – Preamble May 2007 
.
4
Kesembilan unsur dalamagenda tersebut terdiri dari:1.
Look-Alike, Sound-Alike Medication Names 
2.
Patient Identification 
3.
Communication During Patient Hand-Overs 
4.
Performance of Correct Procedure at Correct Body Site 
5.
Control of Concentrated Electrolyte Solutions 
6.
Assuring Medication Accuracy at Transitions in Care 
7.
Avoiding Catheter and Tubing Mis-Connections 
8.
Single Use of Injection Devices 
9.
Improved Hand Hygiene to Prevent Health Care-Associated Infection 
Pada tanggal 25 Juni 2008 lalu WHO
World Alliance for Patient Safety 
telahmeluncurkan program
Safe Surgery Save Lives 
dengan berbagai formatberupa
check lists 
(Gambar 1).Gambar 1. WHO
World Alliance for Patient Safety 
-
Safe Surgery Save Lives 
Departemen Kesehatan RI telah menerbitkan Panduan Nasional KeselamatanPasien Rumah Sakit
(Patient Safety) 
edisi kedua pada tahun 2008 ini.
4
WHO Collaborating for Patient Safety, Joint Commission and Joint Commission International.Patient Safety Solutions – Preamble May 2007
5
WHO
World Alliance for Patient Safety- Safe Surgery Save Lives 
, 25
th
June 2008.
 
3
Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit versi DepkesRI
6
Tediri dari 7 standar yakni:
6
1. Hak pasien2. Mendididik pasien dan keluarga3. Keselamatan pasien dan kesinambungan pelayanan4. Penggunaan metoda metoda peningkatan kinerja untuk melakukanevaluasi dan program peningkatan keselamatan pasien5. Peran kepemimpinan dalam meningkatakan keselamatan pasien6. Mendidik staf tentang keselamatn pasien7. Komunikasi merupakan kunci bagi staf untuk mencapai keselamatanpasienUntuk mencapai ke tujuh standar di atas Panduan Nasional tersebutmenganjurkan
Tujuh Langkah Menuju Kesematan Pasien Rumah Sakit’ 
yangterdiri dari:
6
1. Bangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien2. Pimpin dan dukung staf3. Integrasikan aktivitas pengelolaan risiko4. Kmbangkan sistem pelaporan5. Libatkan dan berkomunikasi dengan pasien6. Belajar dan berbagi pengalaman tentang keselamatan pasien7. Cegah cedera melalui implementasi sistem keselamatan pasienKe tujuh langkah tersebut dalam penerapannya dibuat dalam 2 tingkat yakniuntuk tingkat rumah sakit dan tingkat unit/tim melalui 3 fase yaitu fasepersiapan, fase pelaksanaan dan fase evaluasi.
6
Sedangkan tentang keselamatan di rumah sakit telah dimasukkan instrumenakreditasi rumah sakit sebagai standar dan parameter S3.P4, S3.P5, S5.P4,S7.P4, S2.P4, S7.P3, S6.P2 dan S7.P4
6
Depkes RI. Panduan nasional keselamatan pasien rumah sakit
(patient safety)
.Edisi 2, Jakarta 2008.

Activity (151)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
momocamui liked this
twobcom1 liked this
Wong Jhowo liked this
djawijah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->