Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Anestesi II

Anestesi II

Ratings: (0)|Views: 517|Likes:
Published by Tami Budirejeki

More info:

Published by: Tami Budirejeki on Jun 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2013

pdf

text

original

 
1
ANESTESI
 Plastisitas neuron
Plastisitas neuron merupakan kemampuan sistem saraf untuk mengadaptasikan strukturalorganisasinya terhadap situasi baru baik dimasa perkembangan, perubahan lingkunganmaupun akibat trauma.Untuk mengembalikan fungsinya tersebut sistem saraf mengatur kembali (reorganisasi)sinapdengan regenerasi akson dan atau membentuk akson kolateral, atau denganmemperbaiki kembali koneksi sebelum trauma yang masih berpotensi untuk mengantarkanimpuls. Sebagai alternatif neuroplastisity mungkin melibatkan struktur neuron yang beradapada area yang tidak mengalami kerusakan untuk melakukan fungsi yang sama.
Hyperalgesia
Hyperalgesia : peningkatan sensitivas terhadap nyeri yang bersifat abnormal, yang dapatdisebabkan karena kerusakan nociceptor atau saraf periferHyperalgesia pada lokasi tertentu (focal form), discrete atau difuse pada seluruh tubuh.Hyperalgesia yang focal berkaitan dengan adanta trauma dan dibedakan menjadi dua:a.
 
Primary hyperalgesia : merupakan peningkatan sensitivitas terhadap nyeri di daerahlukab.
 
Secondary hyperalgesia : merupakan peningkatan senitivitas terhadap nyeri di daerahsekitar luka, dimana jaringannya belum mengalami kerusakan.Disamping itu juga dikenal hyperlagesia yang diinduksi opioid. Disebabkan karenapenggunaan opioid dalam jangka panjang pada penanganan nyeri kronis.
Allodinia
Merupakan yang nyeri yang timbul oleh suatu stimulus yag pada keadaan normal/ orangnormal tidak menibulkan nyeri .Allodinia dapat dibedakan menjadi dua yaitu :1.
 
Mechanical allodinia: dikenal juga sebagai taktile allodinia, dapat disebabkan karenaadanya tekanan yang ringan pada jaringan (static mecanical allodinia), atau akibatmemar (dynamic mecanical allodinia)
 
22.
 
Thermal allodinia : nyeri yang disebabkan karena kontak dengan suhu panas ataudingin pada bagian kulit yang secara normal tidak menimbulkan nyeri.Terjadiya allodinia dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, namun berkaitan dengansel nociceptor dan sensasi mekanik . terjadi pada pasien yang mengalami neuropati,postherpetic neualgia, fibromyalgia, migrain, spinal cord injury.
Pain is multifaced phenomenon
:nyeri dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan sosial
Penanganan nyeri menurut WHO
Menurut WHO penanganan nyeri dibedakan berdasarkan intensitas nyerinya. Analgesik yangdiberikan sesuai dengan keparahan nyeri, yaitu ringan, sedang atau berat1.
 
Untuk nyeri ringan : analgesik sederhana (non opioid)a.
 
Topikal atau oral analgesik non opioid sederhanab.
 
Dirambah dengan adjuvan seperti trisiklik antidepresan, antikonvulsan(pregabalin, gabapentin)2.
 
Nyeri sedang : opioid lemaha.
 
Opioid lemah, seperti tramadol, codein phosphat, atau dextropropoxypheneb.
 
Ditambah dengan adjuvan trisiklik antidepresan, anticonvulsan3.
 
Nyeri berat : opioid kuata.
 
Opioid kuat, misalnya morpin,
oxycodone
 b.
 
Ditambah dengan adjuvan
 
3
Gambar
. analgesic 3-step ladder WHO
Adaptasi anagesik ladder WHO.
Analgesic four lader merupakan modifikasi dari three ladder yang dibuat oleh WHO padatahun 1986. Hal ini karena three ladder memiliki kelemanan. Seringkali penanganan nyeriberdasarkan three ladder yang bertahap tidak mampu dan tidak efisien dalam penanganannyeri yang sangat hebat. Oleh karena itu diperlukan penanganan nyeri yang lebih cepatdengan menggunakan prosedur bedah saraf untuk menstimulasi otak, secara invasif melaluinerve block, neurolytic block therapi, dan stimulasi spinal.Prosedur infasif tersebut merupakan langkah (step) ke empat dalam modifikasi analgesik stepladdder WHO

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
choishinra liked this
Fadli Armi liked this
Yoga Yudhistira liked this
Cindy Rara' liked this
Rizca Maulida liked this
Radina Bi Ran liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->