Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
27Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
siklus estrus mencit

siklus estrus mencit

Ratings: (0)|Views: 3,377|Likes:
Published by Walad Mustasyfaini

More info:

Published by: Walad Mustasyfaini on Jun 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
BAB I
 
PENDAHULUAN
 1.
 
Latar Belakang
 
Siklus estrus merupakan sederetan aktivitas seksual dari awal hingga akhir dan terus berulang.Panjang waktu siklus estrus pada tikus putih (
 Rattus norvegicus
L.) yaitu 4 sampai 5 hari. Siklus inidibedakan dalam 2 tingkatan yaitu fase folikuler dan fase luteal. Fase folikuler adalah pembentukanfolikel sampai masak sedangkan fase luteal adalah setelah ovulasi sampai ulangan berikutnya dimulai.Siklus estrus pada hewan berasal dari folokel graff ke korpus luteum (Bowo. 2008).Siklus estrus merupakan waktu antara periode estrus. Betina memiliki waktu sekitar 25-40 hari padaestrus pertama. Mencit merupakan poliestrus dan ovulasi terjadi secara spontan.durasi siklus estrus 4-5hari dan fase estrus sendiri membutuhkan waktu. Tahapan pada siklus estrus dapat dilihat pada vulva.Fase-fase pada siklus estrus diantaranya adalah estrus, metestrus, diestrus, dan proestrus. Periode-periodetersebut terjadi dalam satu siklus dan serangkaian, kecuali pada saat fase anestrus yang terjadi pada saatmusim kawin (Marcondes, 2002).
 2.
 
Rumusan Masalah
 Apakah siklus Estrus itu ?Bagaimanakah tahapan yang terjadi pada siklus estrus ?3.
 
Tujuan
 Praktikum ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kejadian serta tahapan-tahapan yangterjadi pada pada siklus estrus ?4.
 
Manfaat
 
 
Praktikan mengetahui dan mengerti tentang siklus estrus, serta dapat memakai fasilitaslaboratorium untuk pembelajaran.
 
BAB II
 
TINJAUAN PUSTAKA
 
Pada fase estrus yang dalam bahasa latin disebut oestrus yang berarti “kegilaan” atau “gairah”,
hipotalamus terstimulasi untuk melepaskan gonadotropin-releasing hormone (GRH). Estrogenmenyebabkan pola perilaku kawin pada mencit, gonadotropin menstimulasi pertumbuhan folikel yangdipengaruhi follicle stimulating hormone (FSH) sehingga terjadi ovulasi. Kandungan FSH ini lebihrendah jika dibandingkan dengan kandungan luteinizing hormone (LH) maka jika terjadi coitus dapatdipastikan mencit akan mengalami kehamilan. Pada saat estrus biasanya mencit terlihat tidak tenang danlebih aktif, dengan kata lain mencit berada dalam keadaan mencari perhatian kepada mencit jantan. Faseestrus merupakan periode ketika betina reseptif terhadap jantan dan akan melakukan perkawinan, mencit jantan akan mendekati mencit betina dan akan terjadi kopulasi.Mencit jantan melakukan semacam panggilan ultrasonik dengan jarak gelombang suara 30 kHz
 – 
 110kHz yang dilakukan sesering mungkin selama masa pedekatan dengan mencit betina, sementara itumencit betina menghasilkan semacam pheromon yang dihasilkan oleh kelenjar preputial yangdiekskresikan melalui urin. Pheromon ini berfungsi untuk menarik perhatian mencit jantan. Mencit dapatmendeteksi pheromon ini karena terdapat organ vomeronasal yang terdapat pada bagian dasar hidungnya.Pada tahap ini vagina pada mencit betinapun membengkak dan berwarna merah. Tahap estrus padamencit terjadi dua tahap yaitu tahap estrus awal dimana folikel sudah matang, sel-sel epitel sudah tidak berinti, dan ukuran uterus pada tahap ini adalah ukuran uterus maksimal, tahap ini terjadi selama 12 jam.Lalu tahap estrus akhir dimana terjadi ovulasi yang hanya berlangsung selama 18 jam.
 Pada dasarnya dua jenis siklus yang berbeda ditemukan pada mamalia betina. Manusiadan banyak primata lain mampunyai siklus menstrtuasi (menstrual cycle), sementara mamalialain mempunya siklus estrus (
estrous cycle
). Pada kedua kasus ini ovulasi terjadi pada suatuwaktu dalam siklus ini setelah endometrium mulai menebal dan teraliri banyak darah, karenamenyiapkan uterus untuk kemungkinan implantsi embrio. Satu perbedaan antara kedua siklus itumelibatkan nasib kedua lapisan uterus jika kehamilan tidak terjadi. Pada siklus mnestruasiendometrium akan meluruh dari uterus melalui serviks dan vagina dalam pendarahan yangdisebut sebagai menstruasi. Pada siklus estrus endometrium diserap kembali oleh uterus, dantidak terjadi pendarahan yang banyak (Campbell, 2004).
Siklus estrus dibedakan dalam 2 tingkatan yaitu fase folikuler dan fase luteal. Fase folikuler adalahpembentukan folikel sampai masak sedangkan fase luteal adalah setelah ovulasi sampai ulanganberikutnya dimulai. Siklus estrus pada hewan berasal dari folokel graff ke korpus luteum. Siklus estrusdapat dibedakan menjadi 4 fase, yaitu :
 1.
 
Fase proestrus.
 
Ditandai dengan adanya sel-sel epitel normal. Terjadi pembentukan folikel sampai tumbuhmaksimum. Pertumbuahan folikel ini menghasilkan estrogen sehingga dinding uterus menjadi lebih tebaldan halus serta lebih bergranula. Selain itu digetahkan cairan yang agak pekat yang dinamakan cairanmilk uteria. Struktur histologis epitel vagina pada fase proestrus adalah sebagi berikut : Berlapis banyak (10-13), stratum korneum kornifikasi aktif, leukosit sedikit,dan mitosis aktif.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->