Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
32Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pancasila Sebagai Sistem Etika Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Di Indonesia

Pancasila Sebagai Sistem Etika Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 2,331 |Likes:
Published by Didin Lasaudju
aaaaaa
aaaaaa

More info:

Published by: Didin Lasaudju on Jun 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2013

pdf

text

original

 
PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA DALAM KEHIDUPANBERBANGSA DAN BERNEGARA DI INDONESIA
BAB I
 
PENDAHULUAN
 
A.
 
Latar Belakang
 Etika merupakan cabang falsafah dan sekaligus merupakan cabang dari ilmukemanusiaan (humaniora). Etika sebagai cabang falsafah membahas sistem danpemikiran mendasar tentang ajaran dan pandangan moral. Etika sebagai cabang ilmumembahas bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran moral tertentu. Etikasosial meliputi cabang etika yang lebih khusus seperti etika keluarga, etika profesi,etika bisnis, etika lingkungan, etika pendidikan, etika kedokteran, etika jurnalistik,etika seksual dan etika politik.Pancasila merupakan nilai dasar yang menjadi rambu-rambu bagi politik hukumnasional. Nilai-nilai dasar itu kemudian melahirkan empat kaidah penuntun hukumyang harus dijadikan pedoman dalam pembangunan hukum. Empat kaidah itumeliputi, pertama hukum Indonesia harus bertujuan dan menjamin integrasi bangsa,baik secara teritorial maupun ideologis.Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sebagaimana dikemukakan oleh HansKelsen merupakan
Grundnorm
ataupun menurut Teori Hans Nawiasky disebutsebagai
Staatsfundamentalnorm
. Dalam hal ini menurut A. Hamid S. Attamimisecara eksplisit bahwa Pancasila adalah norma fundamental negara
(Staatsfundamentalnorm)
Republik Indonesia.Pancasila memegang peranan dalam perwujudan sebuah sistem etika yang baik dinegara ini. Di setiap saat dan dimana saja kita berada kita diwajibkan untuk beretikadisetiap tingkah laku kita. Seperti tercantum di sila ke dua pada Pancasila, yaitu
“Kemanusian yang adil dan beradab”
sehingga tidak dapat dipungkiri bahwakehadiran pancasila dalam membangun etika bangsa ini sangat berandil besar.Oleh karena itu, penulis akan menjelaskan kedudukan dan implementasi Pancasilasebagai sistem etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia dalam
 
bentuk makalah dengan judul
“Pancasila Sebagai Sistem Etika dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia” 
.
 B.
 
Rumusan Masalah
 1) Apakah Pancasila sebagai nilai dasar Negara Republik Indonesia?2) Bagaimana implementasi Pancasila sebagai sistem etika dalam pelaksanaan pemiludan kehidupan sehari-hari?
C.
 
Tujuan Penulisan
 Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:1) Menjelaskan eksistensi Pancasila sebagai
 philosophishce groondslag
NegaraIndonesia; dan2) Menganalisis sejauh mana implementasi Pancasila sebagai etika dalam kehidupanbernegara berkaitan dengan pelaksanaan pemilu di Indonesia.
D.
 
Manfaat Penulisan
 Di samping itu, penulisan ini diharapkan memberikan nilai manfaat, baik dari segiteoretis maupun praktis, yaitu:1) Dalam tataran teoretis, diharapkan penulisan ini mampu merekonstruksi pemikirantentang Pancasila sebagai etika dalam kehidupan bernegara di Indonesia;2) Dalam tataran praktis, penulisan ini diharapkan dapat menjelaskan mengenai sejauhmana implementasi Pancasila sebagai etika dalam kehidupan bernegara di Indonesia.
BAB II
 
LANDASAN TEORI
 
A.
 
Kajian Teori
 
i.
 
Etika dan Norma Sosial
 
1. Pengertian Etika
 Sebagai suatu usaha ilmiah, filsafat dibagi, menjadi beberapa cabang menurutlingkungan masing-masing. Cabang-cabang itu dibagi menjadi duakelompokbahasan pokok yaitu filsafat teoritis dan filsafat praktis. Filsafat pertamaberisi tentang segala sesuatu yang ada sedangkan kelompok kedua membahasbagaimana manusia bersikap terhadap apa yang ada tersebut. Misalnya hakikat
 
manusia, alam, hakikat realitas sebagai suatu keseluruhan, tentang pengetahuan,tentang apa yang kita ketahui dan tentang yang transenden.Etika termasuk kelompok filsafat praktis dan dibagi menjadi
.
dua kelompok yaituetika umum dan etika khusus. Etika merupakan suatu pemikiran kritis dan mendasartentang ajaran-ajaran danpandangan-pandangan moral. Etika adalah suatu ilmu yangmembahass tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran moraltertentu, atau bagaimana kita harus menggambil sikap yang bertanggung jawabberhadapan dengan berbagai ajaran moral (Suseno, 1987). Etika umum merupakanprinsip- prinsip yang berlaku bagi setiap tindakan manusia sedangkan etika khususmembahas prinsip-prinsip itu dalam hubungannya dengan berbagai aspek kehidupanmanusia (Suseno, 1987). Etika khusus dibagi menjadi etika individu yang membahaskewajiban manusia terhadap diri sendiri dan etika sosial yang membahas tentangkewajiban manusia terhadap manusia lain dalamhidup masyarakat, yang merupakansuatu bagian terbesar dari etika khusus.Etika berkaitan dengan berbagai masalah nilai karena etika pada pada umumnyamembicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan predikat nilai "susila" dan"tidak susila", "baik" dan "buruk". Kualitas-kualitas ini dinamakan kebajikan yangdilawankan dengan kejahatan yang berarti sifat-sifat yang menunjukan bahwa orangyang memilikinya dikatakan
 
orang yang tidak susila. Sebenarnya etika banyak bertangkutan dengan
 
Prinsip-prinsip dasar pembenaran dalam hubungan dengan,tingkah laku manusia (Kattsoff, 1986). Dapat juga dikatakan
 
bahwa etika berkaitandengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia.
2. Nilai, Norma dan Moral dalam Kehidupan Bernegara di Indonesia
 Nilai
(value)
adalah kemampuan yang dipercayai yang ada pada suatu benda untuk memuaskan manusia. Sifat dari suatu benda yang menyebabkan menarik minatseseorang atau kelompok. Nilai bersumber pada budi yang berfungsi mendorong danmengarahkan (motivator) sikap dan perilaku manusia. Nilai sebagai suatu sistemmerupakan salah satu wujud kebudayaan di samping sistem sosial dan karya.
 Alport 
mengidentifikasikan nilai-nilai yang terdapat dalam kehidupan masyarakat padaenam macam, yaitu : nilai teori, nilai ekonomi, nilai estetika, nilai sosial, nilai politi

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
dhanda1 liked this
Mujitahid Afifa liked this
Novi Anie'x liked this
Winnerawan Tito liked this
Mas Duude liked this
Noer Lieziyana liked this
Eka Satriawan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->