Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Box Pen Gala Man

Box Pen Gala Man

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 14|Likes:
Published by sabarud

More info:

Published by: sabarud on Jan 07, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2009

 
Box-Box Pengalaman
a.Tidak Sesuai HarapanPembuatnya
Cerita lontho dari Tenganan
Ketika mengikuti latihan video pada tahun 2001, sedikitpun saya belum pernah memegangkamera, meski saya sudah sering melihat barang tersebut ditenteng oleh turis yang masuk kedesa saya. Pertama kali memang ragu-ragu, karena saya tahu bahwa alat-alat itu mahal. Jikarusak pasti saya tak mampu untuk menggantinya. Maklum, berapa sih pendapatan sehari hari jadi penulis lontar di Desa Tenganan. Namun keraguan itu tidak lama, karena pertama kalisaya justru diajarkan cara merawat, membersihkan dan memegang kamera.Keraguan yang sama juga terjadi saat menggunakan komputer untuk mengedit film. Maklumsaya hanya bersekolah hingga kelas 5 SD. Menyalakan saja belum pernah, apalagi mengenalistilah- istilah komputer. Setelah mencoba, ternyata tidaklah begitu sulit. Saya hanyakesulitan jika harus mengetik, karena tuts-tuts dalam keyboard belum begitu hafal letaknya.Untuk membuat video justru saya tidak mengalami kesulitan, karena yang saya bikin adalahtentang apa yang saya lihat dan rasakan di desa saya sendiri. Informasi yang belum diketahuisaya cari nara sumbernya dari desa saya sendiri. Dengan dibimbing oleh fasilitator, tanpaterasa bahwa informasi yang digali semakin lama semakin dalam.Belum sampai membuat video saja saya sadar bahwa banyak yang belum saya ketahuitentang desa saya. Inilah yang memacu saya untuk segera menyelesaikan video ini secara berkelompok. Begitu film jadi dan diputar, banyak sekali yang menonton. Mereka merasasenang dan puas. Hanya saya dan tim yang membuat video yang sedih, karena sebetulnya bukan itu tujuan saya membuat video. Saya sebetulnya ingin lebih dari itu. Yang salahdimana ya…
b.Menghidupkan Dedari
Cerita Pak Mirah organiser dari Nusa Ceningan
Di tempatku, hampir selama dua tahun selalu saja terjadi konflik berkepanjangan. Ada sajayang dijadikan alasan pemicunya. Kita sudah capek mengatasi penyebab semua itu. Sampaisuatu ketika ada orang yang mengatakan bahwa konflik itu akan terus terjadi karena banyak sekali tarian sakral (Sang Hyang Dedari) yang sudah hilang, tidak pernah lagidipertunjukkan di pura. Kami kemudian mencari orang yang masih ingat dengan tarian beserta iringan lagu acapelanya itu dan mengambil gambarnya. Ternyata orang itu hanyaingat sedikit lagunya. Video tanpa edit itu lalu saya bawa ke orang lain yang masih ingat.Hasilnya tidak saya duga, karena dengan cepat mereka meresponnya, untuk melengkapi laguitu. Tidak peduli bahwa mereka sedang berkonflik yang tidak jelas.Saya gunakan alat video ini untuk mengumpulkan mereka berlatih bersama, dengan janjiandai sudah bagus akan saya shot komplit. Selama pencarian tarian dan latihan inilah,mereka sebetulnya mulai saling berinteraksi. Tidak ada proses fasilitasi resmi yang kita
 
lakukan. Hanya saja begitu tarian sudah komplit ditemukan, dan kemudian saya shoot tanpadi edit. Mereka semua menonton dan menikmati hasil kerja kerasnya. Dan yang lebih penting lagi… konflik tiba-tiba berhenti dengan sendirinya. Semua sudah saling bertegur sapa. Entah apa yang dipikirkan oleh masing-masing yang berkonflik itu sebelumnya.
c.Gagal Membangun Cerita
Cerita dari Sibetan
Menentukan tema cerita yang hendak divideokan ternyata tidak mudah. Setelah melakukan pengamatan bersama, banyak sekali masalah yang kami temukan ada masalah harga salak yang terus menurun, kondisi pendidikan, sumber air yang malah tidak bisa dimanfaatkanoleh kami, banyak sekali yang terjerat utang dll. Kami menganggap bahwa semua itu pentinguntuk diangkat. Meski sudah disarankan untuk memilih salah satu prioritas supaya lebihfokus.Kami sangat kesulitan waktu itu untuk menentukan prioritas. Ada ketakutan diantara kita, jika satu ide digagalkan mungkin di kesempatan lain bukan dalam urusan video, merekaakan menggagalkan. Hubungan kami di desa yang cukup rumit. Ada banyak hubungan yangterjadi dan harus dipertimbangkan, mulai dari hubungan keluarga, tempat ibadah, trahleluhur, desa adat, tempat kuburan, suka duka, banjar/ dusun, pertanian, perdagangan, bahkan hubungan hutang piutang.Video adalah sesuatu yang baru bagi kami, dan kesan kami sebagai pembuat sangatlah besar.Makanya ketika semua mencurahkan ide, tak sampai hati kami untuk membuangnya.Biarpun mungkin tidak ada yang menolak bila dipaksakan untuk menggunakan ide tersebutuntuk video berikutnya. Tapi kami tidak melakukan itu. Rasa tidak enak hati lebih besar dari pertimbangan rasio untuk mencapai harmoni.Akhirnya kami memilih untuk memasukkan semua ide itu dalam video tentang sibetan.Hasilnya mereka senang karena banyak gambar dari mereka muncul. Ketika kami bertanyatentang apa isi film itu, jawabannya dapat diduga, sebagian besar menjawab tidak tahu, dansebagian lagi menjawab sesuai dengan perhatiannya.Untunglah hal ini tidak berlangsung lama, karena tim kami lalu menonton produksi videokomunitas desa lain. Dengan melihat itu, diskusi panjang tak ada lagi. Diam diam kami telah bersepakat untuk menjadi lebih bebas dalam proses pembuatan video dan memutuskannyauntuk produksi berikutnya
d.Malah Jadi Tukang ShotingManten
Cerita Gede Lama dari Nusa Ceningan
Awal membuat video, adalah hal yang amat menyenangkan. Banyak sekali berjumpa denganhal baru maupun ketrampilan baru. Tak ada rasa lelah aku untuk selalu menggali sehingga pengalamanku bertambah. Hal sulit yang aku rasakan dalam membuat video adalahmembuat cerita itu lebih menarik. Beberapa cara sudah aku coba, masih juga aku kesulitan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->