Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul Rancangan Pelayaran. Smt Vii Nautika

Modul Rancangan Pelayaran. Smt Vii Nautika

Ratings: (0)|Views: 489 |Likes:

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2013

pdf

text

original

 
1
RANCANGAN PELAYARANPENDAHULUANA.
 
U m u m :Berbicara tentang rancangan adalah, bagaimana , mengerjakan sesuatu , untukmencapai suatu tujuan yang memberi mamfaat, bagi yang melakukannya seseorangatau sekelompok orang .Kemudian yang dimaksud dengan pelayaran : adalah melakukan pelayaran dari suatutempat ketempat yang lain, dengan aman , dan effisienDalam membuat suatu rancangan pelayaran harus dibuat sedemikian baik agar tercapaisuatu hasil yang maksimal yaitu kapal sampai ditempat tujuan. Kapal merupakan suatuNegara kecil yang dihuni oleh manusia
 –
manusia yang terdiri dari berbagai budaya danbangsa,dan tentu mempunyai keterampilan yang berbeda satu sama lain.Kapalmerupakan barang yang bergerak ,dimana dapat dimuati dengan barang-barangdengan jumlah yang tidak sedikit serta diawaki oleh manusia- manusia yang tidakternilai harganya,oleh sebab itu perlu dibuat suatu rancangan pelayaran yang baikdengan menggunakan instrument- instrument yaitu peta-peta laut , buku kepanduanbahari, serta alat-alat navigasi lainnya .Dalam membuat rancangan pelayaran inibiasanya dilakukan oleh mualim II atas perintah nakhoda. Sebelum membuat suaturancangan pelayaran terlebih dahulu disusun peta-peta mulai dari pelabuhan tolak kepelabuhan tiba. Dalam membuat suatu pelayaran harus pula diperhitungkan bahaya-bahaya navigasi ,serta arus laut yang kuat, keadaan cuaca yang dilalui ,serta ramainyapelayaran dan daerah-daerah yang rawan terhadap bajak laut ( Pirate ).sebaiknyadilayari pada siang hari agar tidak membahayakan bagi kapal serta awak kapal.Perlupula diperhitungan malam hari pada tempat
 –
tempat yang sempit dan arus kuat.Dalammembuat rancangan pelayaran tidak terlepas dari ,human, peralatan dan informasiB.
 
Log book = Buku jurnal.Jurnal kapal dapat dibagi dua jenis yaitu :1.
 
Jurnal Deck : untuk mencatat setiap kejadian yang terjadi dideck,dan mesin.2.
 
Junal mesin : Untuk mencatat setiap kejadian yang terjadi hanya dimesin.Dalam kitab undang-undang hukum dagang dalam pasal 34b menetapkan bahwanakoda harus mengusahakan penyelenggaraan buku harian kapal.Nakhoda dapatmengerjakan sendiri,tetapi dapat pula mewakilkan salah seorang awak kapal ( biasanyamualim I) ,walaupun demikian nakhoda berkewajiban untuk mengawasi agar bukuharian ini dapat diisi sesuai kebenaran ,lengkap dan berdasarkan peraturan-peraturan.Seorang nakhoda kapal Indonesia yang tidak menyelenggarakan buku harian kapalmenurut peraturan-peraturan atau tidak mempertunjukkan buku itu pada waktu
 
2
diisyaratkan dapat dikenakan sanksi denda sesuai pasal 562 KUHP pidana ( sebaagaipelanggaran pelayaran )Sedangkan perbuatan tidak mengerjakan buku harian kapal menurut pearturan-peraturan dengan maksud menguntungkan diri atau orang lain atau menutupiperbuatan tersebut adalah tergolong kejahatan pelayaran dan dapat dikenakan sanksipidana penjara selama-lamanya tujuh tahun( pasal 466 KUHP ) dan pasal 348 KUHD
menyinggung mengenai pengisian buku harian kapal…. Dalam mana dicatat dengan
cermat segala peristiwa yang cukup penting,yang terjadi dalam pelayaran.,Buku hariankapal merupakan document yang sangat penting sekali yang harus memuat semuapenjabaran pelayaran yang dapat dipercaya dengan catatan yang dipertimbangkansecara saksama serta disusun secara teliti ,setiap kejadian yang dikemudian haridiperlukan untuk suatu pemeriksaan atau proses harus dicatat ,jelasnya buku hariankapal berfungsi sebagai bahanPEMBUKTIAN.Selanjutnya buku ini akan merupakansumber data bagi hakim jika terjadi sengketa ,sedangkan untuk pemerintah ,buku inidigunakan untuk alat pengawasan terhadap kapal dan Nakhoda ,serta para pelayar,dansecara hukum tata Negara bahwa apakah hukum ditaati atau tidak.Kekuatan pembuktian dari buku harian kapal tergantung pada keputusan hakim.Walaupun tidak dilarang secara khusus oleh undang-undang penyobekan halamanpenambahan halaman ,pengosongan halaman ,perobahan ,penambahan ,pencatatantambahan penggoresan dan tidak terbacanya isi ,kesemuanya itu dapat mengurangikekuatan pembuktian buku harian kapal.Penataan buku ini diatur oleh/atas namamenteri perhubungan pasal 349 KUHD.Penataan buku harian kapal diatur dalamperaturan kapal-kapal 1935 pasal 162. Kapal-kapal yang berukuran isi kotor 500 m3atau lebih harus menyelenggarakan buku harian kapal dan buku harian mesinSedangkan kapal-kapal yang diperlengkapi dengan pesawat teleponi radio ,yaitumempunyai buku harian radio.Buku jaga diselenggarakan disamping buku harian kapal dan dikerjakan oleh Perwira jaga.Kapal-kapal yang berukuran kurang dari 500 M3 menyelenggarakan buku jaga.Dalam buku harian kapal harus dicatat ( sejauh hal ini tidak dicatat dalam buku harianmesin ).Hal-hal yang perlu dicatat dalam buku harian kapal :1). Saat-saat pembukaan /penutupan pintu-pintu kedap air ,tingkap-tingkap, lubang-lubang dermaga /muat /tangga-tangga.2. Tiap latihan sekoci dan alas an mengapa latihan yang diisyaratka tidak dilaksanakan,tiap latihan /inspeksi pintu-pintu kedap air.3. Keadaan sumber tenaga darurat.4. Sarat kapal saat kapal bertolak yang harus dicatat pada alaman-alaman tersendiri.5. Alasan mengapa tidak memberikan pertolongan setelah menerima isyarat darurat.
 
3
6. Nama-nama nakhoda dan perwira dan setiap mutasi yang terjadi dikalangan mereka.7. Gerakan pesawat terbang diatas lautan terbuka dengan huruf panggilannya danketerangan lainya sebagai indentifikasi.8. Pengaturan Dinas dengar.Didalam buku harian kapal harus terdapat penunjuk halaman yang menyebut adanyaketerangan mengenai :a.
 
Kelahiran dan kematian dikapal.b.
 
Mutasi diantara awak kapal.c.
 
Kecelakaan dan kerusakana yang dialami.d.
 
Pengeringan dan perbaikan.e.
 
Pembukaan dan penutupan pintu-pintu kedap air.f.
 
Latihan-latihan berkala.g.
 
Pemuatanmuatan berbahaya.h.
 
Perangkat radio.i.
 
Catatan tentang pemuatan dan pembongkaran dimulai dan selesai,serta jumlah pekerja j.
 
Pembukaan dan penutupan Ram Door/Pintu kedap air.Dalam buku harian Mesin haruslah dicatat semua kejadian penting dan pekerjaansehubungan dengan alat-alat mesein ketel-ketel dan olah gerak kapal.Pada waktu memuat haruslah dicatat dalam buku harian kapal ,tentang tindakan-tidakan sesuai persyaratan masing-masing jenis muatanyang telah diambil.Dan padaakhir pemuatan haruslah dicatat ,bahwa pemadatan telah dilaksanakan sesuaiprocedure atau kecakapan pelaut yang baik.Dengan demikian telah dilaksanakanupaya-upaya untuk mencengah kerusakan pada muatan.Khusus pada waktu kapal mengalami keadaanluar biasa seperti cuaca buruk ,makapengisian buku haruslah seteliti mungkin karena akan diperlukan sebagai bahanpembuktian.Jika dari pihak penanggung ( asuransi ) dituntut ganti rugi ,maka pihak tertanggungharus dapat membuktikan bahwa kerusakan adalah akibat peristiwa laut.Dalam hal penanggung dapat membuktikan bahwa kerusakan adalah akibat tidak laiklautnya kapal atau kesalahan tertanggung sendiri.,maka ia tidak berkewajiban untukmembayar ganti rugi.Jelasnya pihak tertanggung berkewajiban membuktikan sebab-sebab kerusakan termasuk tertutup ( ditanggung oleh Asuransi ).
Perlihatkan buku harian kapal.
Nakhoda wajib menyerahkan buku harian kapal jika di minta oleh syahbandar ataukonsul sedikit-sedikitnya mencakup 6 bulan terakhir. Direktur Jenderal Perhubunganlaut menentukan saat-saat mana dan kepada siapa buku harian kapal harus diserahkan.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Munawar Saiman liked this
Senju Khasirama liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->